Adults · chapter · Couple · Drama · family · fanfiction · frienship · humor · Hurt · Life · Love · musik klasik · romance · sad · Teen Fiction

The Curse Of Alodia Chapter 1


Untitled-2

Note : Berhubung karena lapak ini sepi maka FF ini bakal aku protect di bab dua nanti. Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa main castnya bukan Jiyeon. Sebenarnya aku membuat cerita ini masih memikirkan Jiyeon dan kenapa dalam cerita ini diubah? Karena FF ini aku persembahkan untuk sahabat aku yang sedang berulang tahun. Jadi maklumi saja dan kalian boleh bebas membayangkannya mau itu jiyeon atau bukan aku mau semua orang menikmati tulisanku. Tapi kalau nanti ada yang minta untuk mengubah nama akan aku ubah nanti tergantung kalian. Mohon maaf untuk cover aku harus pairingin Jiyeon sama Park Hae jin karena aku kesulitan mencari pemeran tokoh prianya. Hehe. Lanjutkan membaca “The Curse Of Alodia Chapter 1”

fanfiction

Mystery Part 5


Title: Mystery (part 5)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

oh yah mian lama ngepostnya , maklum sibuk 😀 yaudah dari pada penasaran mending baca aja deh 🙂

Keesekokaan harinya dikamar Rin Mi, Il Sung dan kawan-kawan tengah sibuk dengan tugas masing-masing seperti misalnya Rin Mi dan Jae Min yang sedang berkomplotan dalam membasmi HAN RAE IN, juga Rae In yang sedang menancapokan tatapan horornya untuk melawan Rin Mi dan Jae Min sementara itu Hae Soo pun masih sibuk mengotak atik Hpnya sejak tadi malam, dan Il Sung pun hanya bisa menatap kelakuan teman-temanya

“AIGO coba kalian lihat kebodohan diri kalian itu” kata Il Sung

“aduh Il Sung aku dan Rin Mi sedang mencoba membasmi Rae In sebaiknya kau ikut denganku” kata Jae Min

“heeh enak saja kau berkata memangnya aku ini serangga apa pakai segala dibasmi” ketus Rae In

“MEMANG!! Kau ini kan bagaikan serangga yang mengangu hidup orang lain” balas Rin Mi

“heeh kau mengulanginya lagi kan, akan kubalas kau Rin Mi” pekik Rae In

“para permisa sebentar lagi kita akan melihat pertandingan antara Rae In dengan Rin Mi” kata Jae Min

“baiklah aku mendukungmu Rin Mi” kata Il Sung

“bagus kalau begitu aku juga mendukungmu Rin Mi” sambung Jae Min

“IL SUNG kau berani membantu Rin Mi!!! Pokoknya kau tidak boleh membantunya kau harus membantuku” pekik Rae In

“heeeh, itu namanya pemaksaan pokoknya leader tidak boleh membantumu titik” bentak Rin Mi

“benar leader kita Il Sung lebih memilih Rin Mi itu berarti dia hanya boleh memilih Rin Mi dan tidak boleh berpaling dari Rin Mi karena Il Sung hanya mau mendukung RinMi” kata Jae Min

“SAMA SAJA!! Itu namanya pemaksaan kalian sungguh jahat kepadaku ini tidak adil” pekik Rae In

“biarkan saja kau juga sama memaksa orang” kata Rin Mi

“aduh sungguh janbgan memperebutkan diriku nanti aku bisa mati bahagia saking senangnya” kata Il Sung

“BERHARAP SEKALI KAU IL SUNG” serentak semua teriak kecuali Hae Soo

“ahhh, kalian ini membuatku jadi bingung kan? Sudah ah aku tidak jadi ikut mendukung” sesal Il Sung “hyaa!! Hae Soo dari semalam kau tidak berhenti-henti mengotak atik Hpmu kau ini sebenarnya sedang apa sih?” tanya Il Sung

“iya, memang ada apa saja di Hpmu sampai-sampai tidak mau berhenti menatap Hpmu” tanya Jae Min bingung

“ada kue, ada roti, ada strawberry, ada jeruk, apel, pisang dan masih banyak lainnya” jawab Rin Mi yang kini sedang menyebutkan macam-macam makanan yang berada di meja sampingnya

“hyaaa Rin Mi kami tidak bertaya padamu” sambung Rae In

“iya nih kadang-kadang nih anak agak rada-rada” lanjut Jae Min

“haah rada? Rada bukannya yang buat masak yah?” tanya Rin Mi

“ITU LADA” serentak semua teriak

“atau jangan-jangan kau menyimpan video anak dibawah umur lagi” sambung Rae In

“hah video di bawah umur?? Memangnya video apa itu?” tanya Rin Mi

“video apalagi kalau bukan video adiknya Hae Soo” jawab Rae In

“dasar bodoh!!” ketus Il Sung

“wae??” tanya Rae In

“HAE SOO MANA PUNYA ADIK” teriak Il Sung

“oh iya aku lupa” lanjut Rae In

“ahhh sudah lupakan tentang Rae In!! Ayo Hae Soo katakan kepada kami kenapa kau terus menatap Hpmu? Kemarin ada kejadian apa? Tidak baisanya kau terus mengotak atik Hpmu?” tanya Rin Mi

“sebenarnya kemarin aku bertemu dengan Donghae SuJu” jawab Hae Soo, semua terdiam

“ANEH?? Kenapa aku tidak terkejut yah!!” kata Rae In

“iya aku juga berpikir seperti itu” sambung Il Sung

“hhaha, aku juga sama” lanjut Jae Min

“ya ampun Hae Soo? Apakah segitu inginya kau melihat SS4 sampai menghayal kau bertemu Donghae” tanya Rin Mi

“aduh kalian ini, aku tidak menghayal tapi ini nyata” pekik Hae Soo

“tapi menurutku ini aneh bukan nyata” sambung Jae min

“ya sudah kalau tidak percaya!! Aku ini tidak berbohong kau bisa memeriksa semua pesanku” pinta Hae Soo, semua kembali terdiam didetik pertama namun kemudian didetik ke 10 semua serentak berkata “MALDO ANDWAE”

“sungguh aku tidak bohong untuk apa pula aku bohong” jelas Hae Soo

“iya aku tahu tapi Hae Soo kau harus ingat kepada orang tuamu, kan kasihan mereka kalau tahu anaknya sudah mulai gila” jelas Rae In

“ya ampun sudah aku bilang berapa kali kalau aku itu sungguh bertemu dengan Donghae SuJu” jelas Hae Soo kembali

“makanya aku bilang kau jangan terlalu menghayal sekarang lihat apa yang terjadi padamu hae Soo” kata rin Mi

“apanya yang susah sih dari penjelasanku tadi?” tanya Hae Soo

“kalau aku bilang kata-katanya TIDAK masuk akal bisa dibilang susah NGGA??” tanya il Sung

“kalau aku jawab kalian orang susah nyambung ngga?” tanya Hae Soo

“TIDAK!!! Habisnya yang ngomong aja susah” jawab Rae In

“terus kapan TIDAK jadi susahnya?” tanya Hae Soo

“TIDAK AKAN PERNAH” serentak semua menjawab

“ya sudah tidak usah percaya juga tidak apa-apa lagian yang terpenting aku sudah berkata jujur pada kalain” balas Hae Soo

“sudahlah lupakan semua ini!! Aku lelah hari ini dan kemarin membuatku lelah, tenagaku juga sudah habis dipakai untuk memarahi kalian tadi malam jadi aku mau pergi keluar saja mencari udara segar” kata Il Sung

“ehhhh aku ikut dengan Il Sung, aku juga sama lelahnya berada dekat Rin Mi” sambung Rae In

“heeeh kalau begitu kalian tebus obat untuk Rin Mi yah” lanjut Jae Min

“eeeh Jae Min kalau Rae In yang menebus obatnya bisa-bisa nanti obatnya dimasukkan racun sama dia” kata Rin Mi panik

“tuh kan!! Aku juga tidak mau menebus obat kalau oranya tidak percaya sama aku” balas Rae In

“ihh, udah biarin aja Rin Mi mumpung dia lagi mau keluar” kata Jae Min

“ya sudah terserah tapi kalau nanti aku kenapa-napa kau yang harus bertanggung jawab” pinta Rin Mi

“iya iya!!” kata Jae Min “tuh Rae In orangnya sudah percaya kok” sambung Jae Min

“yasudah mana resepnya?” tanya Rae In sambil meminta dengan tangan kanannya

“ini” kata Jae Min sambil memberikan sebuah kertas

“yasudah kalau gitu Good Bye” kata Il Sung

Author POV end

***

Il Sung POV

“dsssssss” desiran angin yang sejuk membuatku merasa tenang setelah kejadian kemarin malam aku pun harus memikirkan lagi waktu yang tepat untuk mengerjakan tugas miniatur rumah “huuuft” aku menghela nafas sejenak

“dua bulan lagi?? Apakah aku snaggup mengerjakan miniatur perumahan itu dalam waktu singkat ditambah lagi Rin Mi yang sedang terluka” kataku lelah

“walaupun ini bukan tugas Rin Mi dan Hae Soo rasanya tetap saja tanpa mereka berdua itu akan amt mustahil” jelasku

“apa boleh buat lebih baik sekarang aku bersantai!!” kataku

“bersantai jau lebih enak sambil menonton video dilaptopku” kataku senang, akhirnya akupun mengeluarkan laptopku dan mulai menonton video

“hmm, nonton apa yah?” tanyaku bingung “reality show? Hmm?” aku pun melihat semua video yang ku simpan dilaptopku “aahhh!” teriakku dengan keras “eoteokhe?” yang tersisa hanya reality show SuJu semua” pekikku dengan keras

“aneh? Dimana-mana sekarang semua orang jadi demam SuJu?” tanyakku bingung

“tidak di KOREA tidak dinegara lain, dari dulu sampai sekarang demam SuJu mereka tidak pernah turun-turun” lanjutku “kalau begitu kapan mau sembuhnya?” pekiku dengan keras
“ya sudahlah dari pada aku pusing lebih baik dari sekarang aku memutuskan untuk jadi ELF sejati, jadi aku harus belajar melewati reality show mereka semua dari awal sampai akhir mudah-mudahan setelah ini aku tidak menjadi gila” begitulah keputusanku dan akhirnya tanpa basa basi aku langsung menonton semua reality show SuJu yang ku simpan di laptop

Kim Il Sung POV end

***

Author POV

“hahahhahahha” tawa Il Sung pun meledak

“perutku keram hahahhaha” kata Il Sung sambil tertawa

“eoteokhe? Hahha” tanya Il Sung sambil tertawa, Il Sung tidak sadar kalau di belakannya ada Yesung yang sedang mencoba tidur di bangku taman

“AIGO!! Samapi kapan reality show ini berakhir? Hahah” tanya Il Sung yang masih tertawa keras

“aduh barisik sekali!!” gerutu Yesung, namun Il Sung tidak sadar dengan suara yesung

“ya ampun!! sungguh BABO sekali mereka, hahahaha” kata Il Sung

“aduh!! sungguh menjengkelkan” pekik Yesung dan akhirnya ia terbangun karena tidak tahan lagi

“HYAAA, nona bisakah kau tertawa “bentak Yesung, namun Il Sung tidak terpengaruh ia pun tetaptertawa dan tidak mendengarkan laki-laki yang tengah membentaknya

“ya ampunn??? wanita ini sebenarnya nonton apa sih sampai-sampai tidak mendengarkan aku berteriak” tanya Yesung “padahal aku pindah ke taman ini untuk bisa tidur dengan tenang, eh malah terganggu tidak disini tidak di kamar Sungmin semuanya sama-sama heboh, aku jadi rindu kamarku yang nyaman” sesal Yesung

“HAHHAHAAH” tawa Il Sung makin meledak sejadi-jadinya “tolong aku!! Hahah, tolong hentikan” pinta Il Sung membuat Yesung pun penasaran dan ingin mencoba mencari tahu sebenarnya apa yang membuat wanita yang sudah membangunkannya tidak berhenti tertawa, karena Yesung pun tidak tahan ia pun langsung menghampiri yeoja yang berada di bangku belakangnya

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, perutku tambah keram ,pipiku jadi sakit, aku bertambah gila, tawaku semakin keras, HAHAHAHA,  apa lagi ya? ”tanya Il Sung sambil tertawa

“wajahu jadi merah dan kau juga semakin aneh” batas Yesung sehingga berhasil menghentikan tawa Il Sung

“MWO?” teriak Il Sung sehingga membuat Yesung tersentak kaget

“waah! Hebatnya dirimu, aku bisa sadar hanya dengan kata-kata aneh” kata Yesung

“siapa kau? Datang-datang mengatai orang yang sedang asik tertawa” pekik Il Sung dengan sinis

“ya ampun nona, tawamu itu mengundang banyak orang coba kau lihat sekelilingmu!!” jelas Yesung

“memangnya kenapa? Tidak suka? Kau terus mau apa?” bentak Il Sung keras

“aku? Aku sih maunya kau berhenti tertawa dan pindah ke tempat lain” balas Yesung sengit, Il Sung yang merasa bukan saatnya yang tepat untuk menonton video pun mencoba menghentikan dan menutup laptopnya

“dengar yah? Ini itu taman jadi siapapun bebas untuk berada disini” tegas Il Sung

“kau ini sudah menganggu ketenangan orang lain jadi untuk apa kau berada disini?” pekik Yesung

“heeeeeeh, seenaknya kau berkata!! Kau juga sama saja menganggu kesenangan orang lain saja” balas Il Sung

“heeh, ngga usah pakai nyolot bisa ngga!!” bentak Yesung

“kalau aku jawab TIDAK mau diapain” tanya Il Sung

“kalau aku ambil lakban buat mulutmu bisa berhenti nyolotnya tidak?” tegas Yesung

“TIDAK JUGA!! Habisnya yang ngomong juga bikin kesal orang saja” balas Il Sung

“eeh!! Kau ini sungguh membuatku kesal!!” kesal Yesung

“kau juga sama!!” balas Il Sung

“BABO!!” kata Yesung

“aneh” balas Il Sung

“micheoseo” balas Yesung kembali

“neo!!” teriak Il Sung

“neo!!” balas Yesung

“husssssst” tiba-tiba semua orang menegur Yesung dan Il Sung

“diamlah disini itu rumah sakit”

“iya, kalau mau bertengkar jangan disini”

“sudah tahu rumah sakit pakai segala berisik”

“kau sih” kata Yesung

“ihh kau juga sih ngajak ribut orang” balas Il Sung

“mangkanya berhenti bikin orang kesal” pekik Yesung

“hussssssst, diamlah disini rumah sakit tahu” tegas Il Sung

“oh iya, iya aku akan diam” kata Yesung

“maksudku tidak usah terlalu diam juga!! Tapi cukup tenang” tegas Il Sung kembali

“tapi kalau mau tenang harus diam kalau ngga bukan tenang namanya” jelas Yesung

“tapi tenang sama diam itu berbeda”

“aduuh!! Bilang aja iya biar cepat selesai” pekik Yesung

“tidak bisa begitu!! Semua ini mesti dilurusin dulu biar tidak salah paham!!”

“kenapa kau berbicara seperti ingin menjelaskan semua kesalahpahaman kepada kekasihmu?” tanya Yesung

“haaaah? Masa sih?” tanya Il Sung balik

“pikirin aja sendiri?” jawab Yesung “ngomong-ngomong aku boleh bertanya tidak?” pinta Yesung

“hmmmm? Tanya apa?”

“kenapa dari tadi kau tertawa? Memangnya kau sedang apa?”

“nonton video”

“singkat sekali jawabannya?” tanya Yesung

“memangnya kau ingin aku menjawab sepanjang apa?” tanya Il Sung balik

“minimal sepanjang tembok China lah” jawab Yesung

“HAHHAHAHHA, kau ini sedang bercanda yah?”

“bercanda apanya?” tanya Yesung bingung

“sudahlah lupakan kata-kataku tadi?” kata Il Sung “bagaimana kalau sekarang kita nonton video bersama, yah itupun kalau kau mau?” bujuk Il Sung

“yasudah deh daripada aku diam tidak ada kerjaan” angguk Yesung tanda setuju

“yasudah tunggu sebentar ya” kata Il Sung sambil membuka laptopnya, sambil mencari video yang ingin iya cari ia pun mendekatkan laptopnya kepada Yesung

“oh iya aku lupa” pekik Il Sung

“wae?” tanya Yesung, Il Sung oun hanya diam dan memberikan laptopnya kepada Yesung “peganglah sebentar”

“ada apa?” tanya Yesung bingung namun Il Sung diam ia pun mengaduk-aduk tasnya untuk mencari sesuatu

“ini dia” celetuk Il Sung sambil mengeluarkan makanan atau bisa dibilang cemilan tepatnya

“ya ampun, aku ingin pergi piknik ya?” kata Yesung

“memangnya aku mau piknik, sekarang aku kan lagi di Jinan dan suasananya mendukung sekali untuk piknik bersama kaya di drama 49 Days tapi gara-gara salah satu temanku yang ceroboh pikniknya jadi dirumah sakit deh!! Padahal aku sudah senang sekali memikirkan piknik ditengah taman yang dipenuhi rumput hijau ditemani dengan orang yang kucintai tapi masalahnya ada banyak” jelas Il Sung

“oh begitu memangnya apa yang menjadi permasalahannya?” tanya Yesung

“yang pertama aku tidak bisa memutuskan makanan apa saja yang cocok untuk piknik, yang kedua aku juga bingung memilih hari yang tepat untuk memualai ritual pikniknya, yang ketiga aku juga tidak bisa memutuskan pakaian apa yang harus aku pakai untuk acara pikniknya, yang keempat yaitu sampai sekarang aku tidak bisa menemukan MC untuk acara pembukaan pikniknya” jelas Il Sung kembali membuat Yesung pun menepuk jidatnay mendengar kata-kata terakhir wanita disampinya

“hmmm? Hmmm? Memangnay sejak kapan di acara piknik ada Mcnya?” tanya Yesung iseng

“ya ampun?? Kau ini jadl banget sih!!” pekik Il Sung “sekarang itu jaman sudah semakin maju seiring berjalannya waktu!! Ya ngga ada yang mustahil dong acara piknik ada Mcnya!! Emang Cuma reality show aja yang bisa ada Mcnya” jelas Il Sung sehingga membuat Yesung menjadi melamun memikirkan kata-kata Yeoja yang ada disampingnya

“masa sih bisa begitu? Aku sih memang aneh tapi seaneh-anehnya aku, aku juga masih normal dan tahu kalau acara piknik tidak mungkin ada Mcnya!! Terus gimana mau ada Mcnya orang yang piknik Cuma dia seorang aja ya mungkin bersama pacarnya” pikir Yesung dalam hati

“heey kau kenapa melamun?” tanya Il Sung sambil menggerakkan tangan kananya ke kanan dan ke kiri

“ohhh! Aku tidak melamun” jawab Yesung “hanya saja aku bingung” tambah Yesung

“ya sudah lupakan saja. Ini makan kue saja dulu” suruh Il Sung sambil memberikan kue kepada Yesung

“tidak apa-apa aku makan kue?” tanya Yesung

“tidak apa-apa kok, aku tidak pernah meracuni orang lewat kue” kata Il Dung dengan seulas senyuman “hanya saja aku pernah bikin kue buat temanku dan setelah itu dia jadi koma dirumah sakit” tambah Il Sung

“hah? Yang benar apa mungkin karena kue buatanmu mengandung semacam bahan kimia yang disebut racun?” tanya Yesung

“bukan itu” balas Il Sung

“ahhhh, pasti gara-gara tidak enak!! Mangkanya saking tidak enaknya temanmu jadi pingsan dan koma dirumah sakit dan tidak mau bangun soalnya takut nyicipin kuemu lagi kan?” tanya Yesung

“enak aja kalau ngomong, temanku koma bukan karena kueku mengangdung racun sama tidak enak” bantah Il Sung

“terus kalau gitu kenapa bisa koma? Padahal menurutku racun didalam kue berpadu langsung dengan rasa kuemu yang mengerikan dan akhirnya jadilah kue kutukan pembawa malapetaka” jelas Yesung

“heeeeeeh seenaknya kau berbicara!! Dengar yah kue itu rasanya sudah enak dan aku juga tidak pernah meracuni temanku lagi pula untuk apa aku membuat kue kutukan pembawa malapetaka kaya tidak ada kerjaan lain saja” bentak Il Sung

“lah terus kalau bukan begitu apa lagi” kata Yesung

“dia koma karena dia lupa operasi begitu” jelas Il Sung dan sekali lagi membuat Yesung menepuk jidatnya

“memangnya ada orang lupa operasi?” tanya Yesung

“ihh mangkanya jangan nonton film drama mulu!! Cari dong berita-berita penting!! Kaya guruku yang namanya pak fauzi” pekik Il Sung

“memangnya temanmu masuki berita apa?” tanya Yesung

“bagaimana sih? Kan tadi aku sudah bilang temanku itu masuk rumah sakit karena masuk angin bukan masuk berita” tegas Il Sung

“yasudah ah! Sini kuenya aku juga lapar” kata Yesung sambil mengambil kuenya “kalau nanti aku koma, bilang sama entertainment kalau aku tidak masuk angin dan lupa operasi tapi karena tidak tahan sama kamu” tegas Yesung sambil mencoba memakan kue yang diberikan yeoja disampingnya

“nah gitu dong”

“terus apa lagi masalah piknikmu? Sampai berapa banyak masalah” tanya Yesung kembali

“oh iya!! Aku lupa!!” pekik Il Sung “yang terakhir ini adalah pokok masalah dari semua cabang masalah yang terus bertumbuh dan masalah ini benar-benar masalah penting” kata Il Sung dengan serius sehingga membuat Yesung ragu untuk makan kue dengan lahapnya

“masa? Apa masalah yang penting itu?” tanya yesung

“yaitu sampai saat ini pula aku tidak tahu mau piknik dengan siapa karena aku juga tidak punya kekasih” jelas Il Sung “yang ada juga Cuma patung replika Seungho MBLAQ dan aku masa disuruh teman-temanku untuk piknik dengan patung itu kan itu masalah besar bagiku!! Bagaimana jadinya aku ditaman nanti kalau semua itu terjadi!! Yang ada aku disangka orang gila lagi” tambah Il Sung dan dari penjelasan Il Sung tadi Yesung pun menjadi tersendak dengan benar-benar merasa menyesal sudah menanggapi semua ini secara seriosa eh ralat tapi secara serius

“ngomong-ngomong kapan kita nonton videonya?” tanya Yesung berusaha untuk mengalihkan topik pembicaraan yang sepertinya tidak penting

“maunya kapan?” tanya Il Sung balik

“kalau bisa sekarang selagi makanan yang kau berikan masih utuh ditempat” tegas Yesung

“yasudah kalau begitu mana laptopnya?” pinta Il Sung

“ini” kata Yesung sambil memberikan laptop kepada sang pemilik

“changkaman!! Aku mau mencarinya jadi sabar yah” kata Il Sung sambil mengotak atik laptopnya

“ehhh! Tunggu” pekik Yesung

“wae?” tanya Il Sung

“bolehkah aku melihat folder fotomu itu yang berada diujung kiri, aku mau tahu” kata Yesung sambil menunjuk ke laptop

“oh tentu boleh tapi jangan terkesan dengan kecantikanku ya?”

“MWO??” teriak Yesung

“tidak kok!! Oh iya sebentar aku akan membukanya” kata Il Sung sambil membuka folder yang berisi foto-foto kumpulan dirinya bersama teman-temannya

“banyak sekali fotomu dan juga teman-temanmu” celetuk Yesung

“memang!! Kau tidak tahu kan seluruh teman-temanku memiliki kelainan yang bermacam-macam lihat saja dari banyaknya foto!! Tidak ada satupun temanku yang bergaya baik kebanyakan aneh semua” jelas Il Sung

“termaksud kau kan?” sambung Yesung

“kau bosan hidup yah? Atau kau ingin ribut lagi denganku?” tanya Il Sung dengan tatapan membunuh

“oh kalau begitu kau pasti yang paling normal kan? Sudahlah lupakan semua pertanyaanku aku ingin tahu siapa itu?” tanya Yesung kembali mencoba mengalihkan topik pembicaraan

“yang ini foto temanku Jae Min dan Rin Mi saat masih di SMP yang sedang iseng berfoto di kamar mandi” jelas Il Sung sambil menunjukkan laptopnya

“memangnya tidak ada tempat lain apa selain kamar mandi?” tanya Yesung

“yah biar lebih kreatif dikitlah, soalnya kalau berfoto backgroundnya tempat-tempat bagus kan sudah bikin bosen” jelas Il Sung secara asal

“lalu yang ini siapa?” tanya Yesung sambil menunjuk kembali ke laptop

“ini Rin Mi dan Rae In yang sedang berpose sedih di kebun” jelas Il Sung kembali

“kelihatannya suasananya sangat tidak mendukung” celetuk Yesung

“memang!!” ketus Il Sung

“lalu ini”

“ini Hae Soo dan Jae Min yang sedang berebutan poster Super Junior di pinggir sungai” jelas Il Sung

“wah kalau yang ini foto yang paling mengesankan!!” kata Yesung senang

“masa kalau kataku ini foto orang kerajinan, saking rajinnya rebutan poster di pinggir sungai mending sungainya jernih tapi yang ini udah keruh tingkat dewa” jelas Il Sung

“kata siapa? Orang sungainya masih kelihatan jernih” bela Yesung

“gimana kelihatan jernih, orang sungainya aja ketutupan poster” sambung Il Sung

“hehehhe maksudku kekurangan dari sungai itu bisa tertutupi oleh poster Super Junior yang orangnya tampan-tampan” jelas Yesung

“seleramu bagus!! Tapi sayang alasanmu tidak bagus” kritik Il Sung

“yasudah!! Terus mana foto-fotomu?” tanya Yesung

“ini yang sedang beramai-ramai di tangga sekolah” jelas Il Sung sambil menunjuk ke foto yang dituju “ini aku, ini Jae Min, lalu Rin Mi, terus Rae In dan ini Hae Soo” jelas il Sung

“ohhh!! Iya iya iya” kata Yesung mengerti, namun Il Sung pun terdiam sejenak ketika selesai memperkenalkan temannya

“hyaa!! Kau kenapa?” tanya Yesung, Il Sung pun mengubah posisi duduknya menghadap Yesung

“masa temanku Hae Soo berkata kalau dia kemarin bertemu Donghae Super Junior” jelas Il Sung

“hah yang benar?” tanya Yesung

“ya aku tidak tahu benar atau tidak, tpi aku tidak percaya sungguh tidak percaya masa dia bertemu dengan Donghae!! Memangnya Donghae itu betah apa sama Hae Soo” jawab Il Sung

“memangnya kenapa? Kau iri? Bukannya kau juga sudah bertemu dengan salah satu member Super Junior yang berbakat” tanya Yesung

“kata siapa aku sudah bertemu dengan member Super Junior yang berbakat? Ada juga aku sudah pernah bertemu dengan MBLAQ tapi didalam mimpi” jelas Il Sung

“terserah katamu saja lebih baik lanjutkan nonton video sajalah” pekik Yesung

“tapi aku masih tidak percaya dengan temanku yang satu itu. Jangan-jangan dia mulai gila lagi!” kata Il Sung panik

“seharusnya kau itu memberiksa temanmu itu bila memang dia bertemu Donghae SuJu pasti ada buktinya” tegas Yesung

“tadinya aku berpikir seperti itu, tapi aku tetap tidak percaya” jelas Il Sung

“kenapa? Siapa tahu temanmu itu benar-benar bertemu” sambung Yesung

“habisnya dari pada aku cemburu lebih baik pura-pura tidak percaya” jelas Il Sung

“dasar bodoh!! Jawaban macam apa itu!!” ketus Yesung “oh iya ngomong-ngomong siapa namamu?” tanya Yesung

“jonen KIM IL SUNG IMNIDA” jelasnya “neo??” tanya il Sung balik, Yesung pun hanya dia terbingung sebab percuma saja ia menjelaskan kepada yeoaj disampinya karena dari awal bertemu ia tahu pasti akan sulit menyakinkan yeoja yang berada disampingnya kalau dirinya adalah Yesung Super Junior

“hyaaaaaaaa, aku bertanya kepadamu!!” pekik Il Sung

“hmmmmmm?? Bagaimana kalau nanti saja aku beri tahu namaku setelah kita menjadi teman” kata Yesung mencoba meyakinkan, Il Sung pun menatap Yesung dari atas kebawah lalu keatas lagi

“ada apa??” tanya Yesung

“mencurigakan!!” ketus Il Sung

“kau meragukanku?”

“sejujurnya iya, lagi pula kau yakin sekali bisa menjadi temanku” jelas Il Sung

“bagaimana kalau setiap hari kita bertemu di taman ini kebetulan temanku sedang dirawat dirumah sakit” kata Yesung

“kenapa kau tidak langsung saja beri tahu siapa namamu?”

“jadi kau tidak mau berteman denganku?” sambung Yesung

“bukannya tidak mau tapi kau ini sungguh aneh, masa hanya demi nama saja aku harus menjadi temanmu! Sudah kaya selebritis saja yang identitasnya ketahuan” jelas Il Sung

“memang iya” celetuk Yesung tanpa sadar

“MWO??” teriak Il Sung terkejut “kau seorang artis?” tanya Il Sung

“ohh! Aniyo!!” jelasnya “sudahlah Il Sung lebih baik kita lanjut nonton video ya?” bujuk Yesung mencoba mengalihkan perhatian Il Sung, namun Il Sung pun tetap menatap heran namja disampingnya

“siapa bilang kau boleh memanggil namaku seenanknya? Dengar yah sudah 3x kau berusaha mengalihkan pembicaraan dari awal kita bertemu!! Dan yang ini sungguh mencurigakan, katakan poadaku kau berasal dari Entertainment mana? Apakah kau anggota BoyBand atau seorang aktor? Atau mungkin kau seorang penguntit?” tanya Il Sung panjang lebar

“kau ini!! Mana mungkin aku seorang aktor?” kata Yesung

“biar aku tebak kau berasal dari SM ENTERTAINMENT dan kau salah satu member Super Junior yang namanya? Namanya? Siapa yah namanya?”

“ya ampun nona itu tidak benar!! Aku ini hanya belum bisa memberi tahu siapa namaku karena alasan pekerjaan” sambung Yesung “padahal sebenarnya kau benar aku memang takut identitasku ketahuan, bisa-bisa kau mengancamku yang macam-macam lagi” kata Yesung dalam hati

“oh begitu, bilang dong dari kemarin!! Kan kau begitu aku jadi ngerti!”

“hehehhe iya iya!” kata Yesung setuju “kalau begitu lanjutkan nonton videonya” kata Yesung

“oh tentu, tapi ada satu masalah lagi” jelas Il Sung

“apa lagi kok banyak banget sih?” tanya Yesung

“sebenarnya tadi aku sedang nonton reality shownya Super Junior, kalau aku sih tidak masalah tapi kau bagaiman?” tanya Il Sung

“masalah banget” bentak Yesung

“kenapa?” tanya Il Sung

“soalnya bisa membunuhku” umpat Yesung dalam hati “ngga!! Ngga kenapa-napa kok. Yasudah tidak apa-apa nonton aja aku setuju kok” jelas Il Sung “tapi bisa tidak nonton video itu wajahku di sensor” pinta Yesung dalam hati

“ok!! Kalau begitu ayo kita mulai!!” kata Il Sung sambil menekan tombol play di video yang ingin dia tonton

“aku berharap  kau tidak menyadariku” kata Yesung dalam hati

Author POV end

fanfiction

Mystery Part 4


Title: Mystery (part 4)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

Author POV

“braaak….” Kyuhyun membuka pintu kamar “nan tro..ou…ou…ou..ble..trouble…troublemaker HAHHAA” begitulah akhir nyanyian Troublemaker versi Kyuhyun “HAHHAHA senangnya menjadi TROUBLEMAKER” kata Kyuhyun senang “seharusnya aku mendaftar menjadi bintang di MV Troublemaker, ckckckc!! Sayang sekali tidak ada yang sempat mengetahui bakatku sebagai TROUBLEMAKER” sesal Kyuhyun

“ngomong-ngomong kenapa disini sepi tidak ada orang dan sangat senyap dimana seluruh penonton yang ada?” tanya Kyuhyun bingung

“hyung?? Hyung ada dirumah atau tidak?” teriak Kyuhyun keseluruh ruangan

“kalau ada buatkan aku minuman hyung, aku haus belum minum selama 3 hari hyung” pinta Kyuhyun

“kenapa tidak ada yang menjawab? Apa aku salah masuk rumah?” tanya Kyuhyun, Kyuhyun yang bingung pun sgera menjelajah kesegala penjuru ruangan kecuali ruangan atas

“baiklah sepertinya semua orang sedang piknik kalau tidak untuk apa disini sepi tidak ada orang yang menemani seperti judul lagu saja” kata Kyuhyun sambil tersenyum girang “baiklah kalau begitu aku harus segera ke dapur mengambil makanan untuk piknik dan segera menyusul mereka yang sedang piknik” tegas Kyuhyun sambil berjalan menuju dapur dan kini Kyuhyun pun tengah sibuk mengobrak abrik isi kulkas yang penuh dengan makanan lezat

“selesai akhirnya kulkas ini menjadi kosong para penonton hehehe” kata Kyuhyun sambil tertawa kecil” tiba-tiba Kyuhyun terdiam menyadari kalau dari tadi sebenarnya didapur ada orang lain selain dirinya “aneh? Sejak kapan ada patung mirip Sungmin hyung yang sedang memegang kaki seperti orang sedang yoga saja” kata Kyuhyun

“hya, aku ini Sungmin” tegas Sungmin sehingga membuat Kyuhyun kaget

“oh hyung ini kau? Aku kira tadi patung replika dirimu habisnya mirip sekali seperti patung” kata Kyuhyun

“aku ini sedang menderita kau ini bukannya menyadari malah mengajak bercanda, kemana saja kau dan hyung dari tadi enak sekali kalian pergi tanpa mengajakku?”

“hehhehe mengejar anak kucing, oh iya hyung kenapa kau mengangkat kaki kirimu apa hyung sedang melakukan pemanasan?” tanya Kyuhyun

“kau ini tidak mendengar apa yang aku katakan tadi kalau aku ini sedang menderita”

“sejujurnya tidak!!”

“hyaa, kau ini membuatku kesal apa kau tidak melihat kakiku ini sedang terluka?”

“hyaa, hyung kau membuatku menjadi kesal kembali memangnya hyung tidak tahu kalau aku juga menderita dan terluka” bentak Kyuhyun

“tubuhmu baik-baik saja dan tidak ada yang luka” jelas Sungmin

“harusnya hyung peka coba hyung lihat hatiku yang paling dalam, aku ini sedang sakit hati karena seorang B2UTY dan itu membuat hatiku terluka, terluka sampai kerelung hatiku”

“lukaku dan lukamu jauh lebih parah lukaku lagi pula aku ini terluka jauh lebih dalam dari relung hatimu yang keras seperti batu itu, coba kau lihat kakiku ini” pekik Sungmin

“jangan samakan hatiku dengan batu! Memangnya batu apa yang sekeras dengan hatiku?”

“batu kali!! Kan biasanya besar-besar dan sulit dihancurkan dengan apapun”

“hyaa, hyung kau membuatku tambah sakit tahu” tegas Kyuhyun

“memangnya kau pikir aku juga tidak bertambah sakit apa berdebat dengan dirimu” jelas Sungmin

“hah, hyung ini membuatku terlambat piknik kan?” sambung Kyuhyun

“piknik apa? Memangnay kau anak TK apa masih pakai segala terlambat lagi pula kau ini ingin piknik dengan siapa? Kau mau selingkuh dariku?” pekik Sungmin

“tadi pas aku masuk ruangan ini sepi mangkanya ku pikir tidak ada orang jadi mungkin sedang piknik begitu” jelas Kyuhyun

“maknae ini tadi habis kecelakaan mobil lagi yah? Jelas-jelas tadi kalian saling kejar-kejaran bersama-sama berempat-empat pula tidak ada aku dan bisa-bisanya kau baru datang”

“masa? Memang sih aku dan Leeteuk hyung sedang kejar-kejaran tapi Yesung hyung dan Donghae hyung aku tidak tahu” jelas Kyuhyun

“makannya kalau kalian sedang bertengkar perhatikan sekeliling, tadi Yesung hyung baru saja kembali dari supermarket denganku dan ketika dia ingin minum dengan gelas tiba-tiba kalian menabraknya dari belakang hingga membuatnya terlempar bersama gelasnya” jelas Sungmin

“yang benar? Masa sih? Sejak kapan? Jam berapa? Menit dan detik keberapa? Dimana dan apa kejadian sebenarnya?”

“hyaa, Kyuhyun yang evil tidak bisakah kau menolongku saja kakiku ini sakit”

***

“aawwww… appooo…” teriak Rin Mi

“hyaaa, Rin Mi diamlah dari tadi kau berisik sekali ini rumah sakit tahu bukan rumah makan” bentak Rae In, Rin Mi pun menatap Rae In sinis

“heeeeeeeeh, kau ini enak sekali berkata seperti itu, kau lihat kakiku ini aku sekarang kesakitan karena kau tahu” bentak Rin Mi kepada Rae In, Rae In pun membalas tatapan Rin Mi lebih sinis

“hahaahah rasakan memangnya enak” kata Rae In senang

“hahhahaha, tidak ada yang lucu dan itu tidak enak tahu” kesal Rin Mi

“makannya kalau punya kaki itu dijaga” ejek Rae In

“heeeeeh kau ini sebenarnya anak siapa sih? Bisa-bisanya kau mengejekku ingat yah aku terluka seperti ini karenamu, aku juga bertambah sakit karenamu lalu masuk rumah sakit ini karenamu, kakiku diperban karenamu, dan aku harus menunggu agar bisa berjalan normal selama 1 bulan juga KARENAMU HAN RAE IN” jelas Rin Mi

“ahhh, baru 1 bulan belum 1 tahun” sambung Rae In dengan senyuman mengembang

“hyaaa, jadi kau berharap aku tidak bisa berjalan sampai satu tahun lamanya” bentak Rin Mi

“bukan berharap tapi mendoakan hahah” lanjut Rae In

“sialan kalau begitu sekalian saja aku koma biar kau senang” balas Rin Mi

“ya ampun aku ini hanya bercanda tidak mungkin aku sejahat itu menginginkan kau terluka begiru parah, tapi kalau memang bisa koma satu tahun tidak apa-apa aku sangat ikhlas sekali karena dengan begitu artinya temanku yang BABO berkurang satu” jelas Rae In

“lebih baik kau diam saja mendengar kata-katamu yang terakhir rasanya membuatku langsung sakit” balas Rin Mi

“hahhah, aku sennag melihatmu menderita biarkan saja kau ini memang BABO tahu, diantara keempat temanku, aku rasa hanya aku yang normal” kata Rae In dengan senyum berbinar-binar

“lalu kalau begitu kami semua BABO termaksud AKU?” tanya Rin Mi

“iya memang begitu” jawab Rae In

“terus kalau begitu aku terbabo keberapa dari keempat orang yang kau anggap BABO” tanya Rin Mi

“dengarkan baik-baik yah Rin Mi khusus untukmu saja pangkat ini aku berikan dari gelar yang kau tanyakan tadi, hmmmm…hmmmmmmmm…hmmmmmmm, sebenarnya kau ini temanku terBABO PERTAMA dari keempat temanku” jelas Rae In

“sudah kuduga kau bakal berkata seperti itu sudahlah lebih baik kau diam rasanya seluruh temanku menganggapku begitu BABO membuatku menjadi tambah sakit” tegas Rin Mi

“kau ini memang sakit sampai belum masuk rumah sakit kau juga sudah sakit bahkan sejak dilahiran kau ini memang sudah sakit dan intinya kau ini ditakdirkan untuk SAKIT” jelas Rae In

“sepertinya kau ini memang senang melihatku sakit memangnya aku sakit apa?” tanya Rin Mi

“tuh namanya penyakit itu penyakit BABO, mama menurut Jae Min sudah akut pula bukan itu sakit namanya” jelas Rae In

“sama seperti yang berbicara memangnya kau ini tidak merasa sakit apa? Mengharapkan nonton KONSER SUPER JUNIOR, kau ini kan sedang galau dan bingung dalam mencari keputusan untuk nonton konser atau tidak” jelas Rin Mi

“dengar ya Rin Mi aku ini seorang ELF jelas saja aku galau ingin nonton konser Super Junior, yang kuharapkan SS4 itu bisa aku tonton bersama-sama dengan kalian eh tapi itu hanya bisa menjadi harapan kecuali kalau pas sebelum konser nanti dimulai masalahku sudah selesai dan aku bisa segera mendapatkan uang tabunganku”

“mangkannya kau iyu juga sama sakitnya salah sendiri kau jahat pada adikmu sekarang rasakan akibat ulahmu yang BABO itu!! Untung saja aku bisa melihat KONSER BEAST BEAUTIFUL SHOW, mana Yoseob imut sekali hahha” bentak Rin Mi

“heeeh, kau ini kurang ajar seklai!!! Kau mengataiku BABO!! Sebelum kau ingin mengatai orang lebih baik kau berkaca dulu Rin Mi atau dirumahmu tidak ada kaca saking kayanya, kalau begitu mulai besok kau berkaca saja dirumahku atau mau aku belikan kaca yang besar khusus untukmu agar kau sadar” balas Rae In sambil menutup mulut Rin Mi, disaat itu juga pintu kamar tempat Rin Mi dirawat pun terbuka dengan kasar

“BRAAAAAAAAAAAK” seluruh isi ruangan menjadi sunyi saat Il Sung, Jae Min dan Hae Soo melihat Rin Mi dan Rae In seperti orang yang sedang berpelukan, karena kejadian itu akhirnya pertengkaran antara Rae In dan Rin Mi yang saling memproklamirkan kata-kata BABO pun terhenti dan karena Rae In merasa situasi ini serasa cinta lokasi ia pun melepas dekapan tangannya berharap agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan Rin Mi

“tolong katakan padaku kalau yang kulihat barusan itu tidak benar” pinta Il Sung

“kalian berdua ini sebenarnya masih normal atau tidak?” tanya Jae Min

“atau sebanrnya saat ini yang sakit itu bukan hanya Rin Mi tapi kalian berdua yang sakit” tambah Hae Soo

“MWO? AKU? DIA?” serentak Rae In dan Rin Mi saling menunjuk diri dan mengacungkan tangan ke samping secara bersamaan “MALDO ANDWAE” serentak Rae In dan Rin Mi membantah

“aigo, aigo, aigo!! Sudahlah tidak apa-apa kok kalau kalian berdua memang memiliki hubungan, aku sudah biasa kok mendengar hal seperti itu hehehhe” kata Jae Min dengan senyuman mengembang membuat Rae In dan Rin Mi saling bertatap sinis dan setelahnya saling membuang muka

“baiklah sepertinya bertambah lagi temanku yang tidak normall” kata Hae Soo

“hiih, dengar yah apa pun yang kalian lihat itu tidak ada yang benar, dan aku juga tidak sudi kalau tidak normal dengan orang ini, siapa juga yang kenal dengan orang ini ciih sungguh tidak sudi” kata Rae In sambil berteriak di telinga Rin Mi

“memangya siapa juga yang mau kenal denganmu hiiiih aku juga tidak sudi” bantah Rin Mi didepan Rae In “dan aku juga masih normal mungkin yang disampingku saja yang tidak normal” tambah Rin Mi

“heeeeh, berani sekali kau mengataiku tidak normal dengar yah aku kan tadi sudah bilang kalau diantara kalian aku ini yang masih normal” kata Rae In membela diri

“jadi kalau begitu dari tadi kalian diam-diam juga mengatai kamu tidak normal” tanya Jae Min

“termaksud aku juga begitu?” tambah Hae Soo

“iyaaaaaaaaaaaaaaa” kata Rae In dengan nada panjang

“HAN RAE IN juga sampai kau membuatku harus membuka semua aibmu” balas Jae Min

“biarkan saja dia berbuat semuanya RAE IN itu memang seperti itu” sambung Rin Mi

“tenanglah Rin Mi biarkan aku yang membuka semua aibnya biar dia tambah sadar diri” bela Jae Min

“hahhaha silahkan saja memangnya aku punya aib apa? Lagi pula aib kalian jauh lebih nyata adanya dan aku juga bisa membukanya didepan kalian” lanjut Rae In

“HYAAAAAAA!! BAE RIN MI, LEE JAE MIN, PARK HAE SOO, dan kau HAN RAE IN” suara Il Sung tiba-tiba terdengar ditengah keributan “dari pada kalian bertengkar tentang kejelekan diri kalian lebih baik kalian pergi ke tukang salon untuk saling bertanya apakah diantara kalian semua masih ada yang normal” bentak Il Sung

“dengar yah ini rumah sakit dan sekarang jam sudah menunjukan pukul 20.00 KST dan itu berartiu waktunya jam tidur jadi lebih baik kalian simpan masing-masing kejelekan diri kalian ARRASO?” bentak Il Sung dengan keras membuat seluruh ruangan terdiam dan takut untuk memulai berbicara

“bagus bila sudah mengerti semua!!” tegas Il Sung

***

“MWO!! 1 BULAN” serentak Leeteuk, Yesung, Donghae, dan Kyuhyun teriak

“iya dan karena itu sepertinya untuk saat ini sungmin harus di rawat” jelas dokter itu kepada member Super Junior

“MWO!! DI RAWAT!!” serentak semua teriak kembali kecuali Sungmin dan Uisa

“iya maka dari itu saya berharap agar dia tidak melakukan apapun selama kakinya masih diperban” kata Uisa sambil menunjuk ke arah Sungmin yang baru diperban

“MWO!! DIPERBAN JUGA!!” kembali mereka serntak berteriak

“HYAAA, berisik sekali kalian berempat!! Membuat telingaku panas saja, ini sudah malam semua pasien butuh tidur jadi lebih baik kalian DIAM!! Karena dengan kalian diam itu bisa membantukku, ARRASO!!” bentak Sungmin

“iya tidak apa-apa jaga diri anda baik-baik bila ada sesuatu yang anda butuh kan silahkan panggil saya” jelas Uisa yang kemudian langsung pergi ke luar kamar Sungmin

“ne, nan arro” jawab Sungmin “kamsahamnida Uisa” lanjut Sungmin kembali

“tolong maafkan mereka Uisa maklum masa kecil mereka belum ke rumah sakit sampai sekarang kecuali magnae Super Junior yang sudah menetap di rumah sakit yah kurang lebih setengah tahun” jelas Sungmin dengan senyum manisnya

“maksudmu masa kecil kami tidak pernah kerumah sakit itu apa Sungmin?” balas Leeteuk

“memangnya aku salah? Lagian siapa suruh kalian teriak begitu seperti mendengar berita kalau aku terkena kanker yang sudah stadium 4 dan divonis hanya bisa hidup kurang lebih 1 bulan saja” jelas Sungmin

“dari pada hanya diam lebih baik seperti tadi, kan kau yang bilang sendiri kau tidak suka kalau aku tersenyum evil atau hanya menatap evil yakan? Ya sudah aku ikut kaget saja hitung-hitung belajar acting” lanjut Kyuhyun

“iya itu benar apa kata Kyuhyun, kan sudah lama tidak beracting yah biar kita mengenang saat-saat dulu kita membuat mini drama m net hanya saja yang ini jauh lebih nyata hahha” kata Donghae dengan seulas senyuman

“jadi maksudmu kau senang melihatku seperti ini? Mentang-mentang ini sungguhan kalian memakai kesempatan ini untuk latihan acting untuk acara kita nanti begitu?” tanya Sungmin

“sebenarnya kami tidak bermaksud seperti itu dan tadinya aku juga tidak tega sih kepadamu tapi karena ingin tahu aku jujur katakan kepadamu bahwa ‘MEMANG ITU YANG KAMI MAKSUD’” jelas Yesung dengan nada panjangnya yang indah melengking keluar dengan merdu di akhir kalimat

“menyedihkan sekali hidupmu hyung harus mendengar kenyataan pahit tadi sambung Donghae

“sepertinya lebih baik kalian pergi dari kamarku aku tidak mau di jenguk dengan kalian lagi itu membuatku menjadi gila” kata Sungmin sambil menggerakkan tangan seperti mengusir lebah “huss huss huss pergilah pahit pahit pahit pahit” kata Sungmin

“hyung, kau ini sedang mengusir kami ata mengusir hantu?” tanya Kyuhyun

“kalau kau sadar kau itu terkenal dengan evil devil magnae jadi aku bukan mengusir hantu tapi mengusir SETAN” jelas Sungmin

“iya benar mangkanya Kyuhyun kau keluar sana ada setan special tuh” kata Leeteuk sambil berbicara seperti iklan mie sedap

“aigo aigo aigo, yang benar seperti ini, ya suda keluar dulu sana tuh ada mr evil yang lagi sengsara tentunya, BEGITU” jelas Donghae sementara yang lain sibuk menirukan iklan, Sungmin pun langsung memegang kepala tanda kalau dia merasa sudah gila

“aigo kepalaku rasanya mau pecah mendegar kalian mana diatas kepalaku banyak bintang kecil dilangit yang biru amat banyak muncul di atas kepalaku” jelas Sungmin sambil bernyanyi

“haah hyung aku tahu tuh ada lagunya” sambung Kyuhyun

“jangan teruskan kepalaku sedang sakit” cegah Sungmin

“bukannya kakimu yang sakit masa bisa jadi kepalamu yang sakit??” tanya Leeteuk

“oh bisa kan kepala pundak lutut kaki lutut kaki, kepala pundak lutut kaki lutut kaki” balas Yesung sambil bernyayi dan menari sesuai lirik lagu

“sepertinya temanku sudah tambah gila berarti Super Junior jadi tambah gila lama-lama aku juga bisa gila kalau begitu harusnya dulu aku minum obat anti gila biar tidak ketularan gila seperti ini” jelas Sungmin’

“sudahlah sesama orang gila tidak boleh saling sungkan” tambah Donghae

“iya iya aku paham kok” kata Sungmin menyerah “terus ngomong-ngomong kalian kemana saja kenapa kalian saling kejar-kejaran tadi?” tanya Sungmin

“oh iya hyung mana hadiahnya?” tanya Donghae

“hadiah? Hadiah apa?” tanya Leeteuk

“aigo hyung tadi kan kita berempat habis berlomba lari masa hyung lupa sih?” jawab Donghae

“lomba? Lomba lari? Memangnya tadi kita lomba lari yah?” tanya Yesung

“aigo jangan pura-pura cepat berikan hadiahnya” pinta Donghae

“tapi kami tidak berpura-pura Donghae, lagi pula aku juga tidak punya hadiah yang bisa ku berikan hanyalah ancaman kematian untuk Kyuhyun” kata Leeteuk sinis kepada Kyuhyun

“hehehe bagaimana enakkan jalan-jalannya” jawab Kyuhyun senang

“hahaha iya senang banget kok sampai aku pegal-pegal dan gara-gara kau aku jadi merusak kamera orang lain” balas Leeteuk

“jadi tadi bukan lomba lari dong? Terus kalau begitu buat apa aku repot-repot memikirkan tempat piala” sesal Donghae

“sudahlah jangan kecewa begitu!!” hibur Kyuhyun “kau masih mending tidak dapat apa-apa tapi aku? Ditengah perjalanan aku malah dapat cacian yang amat dalam hiks hiks hiks” jelas Kyuhyun sambil bersedih

“oh Kyuhyun begitu malang nasib kita berdua hiks hiks hiks” kata Donghae yang mulai mengeluarkan air matanya, Kyuhyun pun menatap Donghae sedih

“hyung salah apa kita sampai diberikan cobaan seperti ini” tanya Kyuhyun

“Kyuhyun” tatap Donghae ke Kyuhyun

“hyung” tatap Kyuhyun ke Donghae

“BERPELUKAN” dan akhirnya mereka saling berpelukan satu sama lain

“aigo lohatlah mereka itu sungguh membuatku ingin muntah” kata Leeteuk

“sepertinya kata-kata tadi tidak ada di dalam naskah deh” kata Yesung bingung

“Sungmin kau kenapa? Kenapa kau jadi murung kembali?” tanya Leeteuk

“aaahhh mungkin kau masih belum menemukan sapu tanganmu kan?” sambung Yesung namun Sungmin menggelengkan kepalanya

“lalu kalau begitu kau kenapa?” serentak Leeteuk dan Yesung bertanya

“aku cemburu melihat pasangan couple ku dipeluk orang lain hyung” GUBRAK jawaban Sungmin tadi membuat Leeteuk dan Yesung trauma untuk khawatir lagi pada Sungmin sementara Kyuhyun dan Donghae masih berpelukkan, dan Sungmin punmmasih terdiam disudut pojok kamar “suramnya hidupku ini” begitulah kata Sungmin

“aigo aigo apa yang harus aku lakukan Yesung? Sebagai seorang Leader aku amat sangat pusing melihat memberku berlaku sperti ini” tanya Leeteuk

“jangan bertanya kepadaku!! Aku saja bingung kenapa saat ini suasananya jadi aneh? Bahkan lebih aneh dari pada sifatku” jawab Yesung

“sebagai seorang leader kenapa aku harus memiliki member yang sifatnya begini yah?” tanya Leeteuk bingung

“sudahlah tidak usah menyesali apa yang sudah terjadi!!” kata Yesung sambil menyemangati hyungnya yang putus asa

“mereka memang suka begitu kok yang penting kita fokus saja dalam wamil nanti” jelas Yesung

“”yesung kau benar-benar pengertian sekali” kata Leeteuk

“hyung juga begitu pengertian kepadaku” balas yesung dan akhirnya kini mereka berdua melakukan hal yang sama yang dilakukan Kyuhyun dan Donghae yaitu berpelukan ditengah kamar Sungmin, sementara Sungmin masih tetapp berada dipojok kamarnya “aku sudah bilang bukan kalau hidupku suram” sesal Sungmin

TBC

fanfiction

Mystery part 3


Title: Mystery (part 3)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

Donghae POV

“aduh lama-lama aku bisa terkena STROKE nih” kataku dengan tampang yang begitu melas, oh Tuhan ini membuatku jengkel, jangan katakan hidupku akan berakhir di taman yang indah ini

“memangnya kau punya penyakit STROKE yah? Kalau begitu kenapa kau bisa terlihat sehat?”

“tuh…kan!!!, kau membuatku menjadi gila”

“aahhhh…. aku lelah begini salah, berpikir begini tidak boleh menjawab itu selalu tidak benar lama-lama aku bisa mati kecewa karenamu” katanya dengan kesal

“ini semua juga bukan kehendakku menjadi seperti ini, seumur hidupku baru kau saja yang sulit ku tangani dari banyaknya fans”

“jangan salahkan sifatku sebagai seorang fans, lalu memangnya apa salah aku berlaku begini terhadap orang yang tidak aku kenal” bela yeoja didepanku ini

“haah ini jadi tidak seru” kataku dengan wajah yang begitu lelah

“iya benar ini jadi tidak seru lagi, tapi memangnya apa yang membuat seru sih?” tanyanya bingung

“karena intinya kita sama-sama sedang kecewa” jawabku

“memangnya kita sedang kecewa kenapa?”

Donghae POV end

Author POV

“jadi…?? kita sedang kecewa begitu” kata Hae Soo

“kau sudah mengulangi kata itu hampir 5 kali agasshi” sambung Donghae

“biar aku perjelas kata-kataku ini, mungkin ada yang kurang dari pernyataanku tadi!!” lanjut Hae Soo kembali

“iya tidak apa-apa lagi pula kata-katamu tadi ada yang diulang hampir 6 kali, paling-paling nanti kau berkata itu lagi” kata Donghae pasrah, sementara saat ini Hae Soo sedang berkomat-kamit lagi Donghae pun hanya mengganguk-angguk pasrah ini semua dimulai dari dirinya kini ia menyesal, coba tadi ia tidak menyimpulkan kata-kata itu, pasti yeoja ini sekarang akan benar-benar menjadi patung yang tak berdaya

“berarti saat ini kita sedang kecewa bukan?” kata Hae Soo kembali

“ngomong-ngomong kau sudah tahu siapa aku?” tanya Donghae

“ohhh iya………!!!, katanya kau ingin melepas topimu, kacamata dan maskermu juga kalau begitu cepat kau ini lama sekali” bujuk Hae Soo kepada Donghae

“tuh kan apa kau bilang sepertinya kesalahan bukan kepada author tetapi kesalahan terjadi pada yeoja ini” kata Donghae dalam hati

“ayo cepat kenapa kau malah memandangi aku, aku tahu aku cantik dan manis tapi kau tidak perlu terpesona begitu!!” kata Hae Soo dengan senyum menggembang

“ada apa denganmu ini? Sepertinya programmu sedang error” sambung Donghae

“apa?” tanya Hae Soo

“aku bingung denganmu sebenarnya sejak kecil kau diprogram untuk apa sih?” tanya Donghae

“kau sedang mengejekku ya? Kau pikir aku ini robot apa?” bentak Hae Soo

“sudahlah, sekarang pejamkan matamu” bujuk Donghae

“untuk apa??” tanya Hae Soo

“kau ingin tahu siapa aku kan? Lebih bcepat kau memejamkan matamu, maka lebih cepat kau tahu siapa aku”

“oh yaudah aku akan memejamkan mata sekarang” Hae Soo pun mulai memejamkan mata tanpa ragu-ragu

“tumben dia nurut!!” kata Donghae dalam hati

“kau janagna kaget begitu tahu siapa aku?” kata Donghae sambil melepas topinya kemudian kacamata dan maskernya “sekarang kau boleh melihat aku” kata Donghae

“baiklah, siapa atau tidak aku akan membuka mata” Hae Soo pum tanpa ragu membuka matanya perlahan-lahan dan ketika matanya terbuka ia terdiam melihat wajah Donghae

“-___________-“

“bagaimana nona? Kau sudah mengenaliku?” kata Donghae dengan senyum mengembang

“eoteokhe?” kata Hae Soo cemas

“ada apa?” tanya Donghae “tuh kan!! Rata-rata pasti setiap orang yang bertemu denganku berkata begitu smentara yang lain berteriak histeris lalu langsung berlari memeluk yang lain tapi Cuma aku yang berbeda tidak ada yang memperlakukanmu seperti itu” kata Donghae dalam hati

“wajahmu? Wajahmu? Hae Soo pun melihat Donghaee dengan penuuh perhatian kembali, didekatinya namja yang ada didepannya perlahan-lahan “hmmm? Tidak salah lagi” kata Hae Soo

“tidak salah apa??” kata donghae gugup, Donghae pun menelan ludah “sepertinya ini jauh lebih mendebarkan dari pada film horor” kata Donghae dalam hati

“haaaaaaah!!!! Kau pasti kembarannya Donghae SuJu kan? Wajahmu mirip sekali dengannya” jawab Hae Soo

“kau tidak pernah nntn entertainment ya? Donghae SUJU mana mungkin punya kembaran dan A….aku!! adalah DONGHAE” tegas Donghae

“SSSSSSSSSSSSSSSSSSTTTT!!!” kata Hae Soo dengan telunjuk kanannya dimulut Donghae “kau ini jangan mnenyebar fitnah yah??” tambah Hae Soo membuat Donghae diam

“sudah kubilang berkali-kali kesalahn bukan pada Author tapi kepada ceritanya” kata Donghae dalam hati

“aku tahu kok kau berkata apa?” lanjut Hae Soo “kesalah bukan kepada ceritanya tapi semua ini terjadi begitu saja” kata Hae Soo

“heii, sejak kapan kau bisa membaca pikiran orang lain?” tanya Donghae

“sudahlah pokoknya kau ini jangan menyebar fitnah!! aku tahu kok Donghae tidak punya kembaran jadi cepat buka topengmu jangan sampai aku mulai bernyanyi hanya untuk meminta kau membuka topengmu” tegas Donghae

“ck…ck…ck… aigo aigo aigo tidak bisahkah kau melihat wajahku baik-baik hya!! Agasshi, kau terlalu banyak menonton film mana mungkin aku memakai topeng”

“lalu kalau bukan kenapa wajahmu mirip dengan Donghae SuJu?” kata Hae Soo

“itu karena aku ini Donghae!!!” jelas Donghae meyakinkan

“bohong, kau bohong!! Kau tidak mungkin Donghae, aku yakin kok kau BOHONG!! Geotjimal, geotjimal!!” tegas Hae Soo

“tapi ini memang aku, dan aku tidak berbohong!!”

“tidak kau pasti berbohong, kalau kau Donghae coba sebutkan lagu-lagu Super Junior dari album kelima terbaaru SuJu”

“itu mudah sekali, apa aku harus menyebutkan semuanya?” tanya Donghae

“huh, sombongnya dirimu itu!!” kata Hae Soo sambil melirik sinis Donghae

“aku? Sombong!!” balas Donghae “hahahha” Donghae pun tertawa lepas

“cihhhh, kenapa orang ini kenapa diaa sudah gila karnaku?” pikir Hae Soo dalam hati

“dengarkan aku nona!! Orang setampan dan sebaik aku tidak pantas sombong, seorang Donghae sangat digemari orang karena sifatku yang baik” sambung Donghae

“SSSSSSSTTTTTTT” Hae Soo pun mengualnginya dengan telunjuk kanan dimulutnya “sudah kubilang kan kau jangan menyebar fitnah!! Kasihan tahu Donghae oppa ia pasti akan bersedih karenamu!”

“tanpa kau bilang begitu nasibku saat ini sedang mengalami kemalangan” balas  Donghae

“sssssssttt!! Lebih baik cepat kau sebutkan album kelimanya!!” suruh Hae Soo

“mau album yang A, B, C, D atau mau sampai yang ke Z sekalian biar kau puas” sambung Donghae geram

“hahhahaha kalau album SuJu yang ke 5nya sampai Z pasti seluruh dunia akan mati kegirangan karena itu hahaha dan saat iniu aku pasti sudah berada di Rumah Sakit karena itu, bukan Cuma aku mungkin seluruh orang saat ini akan berjatuhan ke Rumah Sakit”

“iya bukan cuma kau saja, mungkin aku dan kesembilan memberku yang lain saat ini sudah mati kelelahan” sambung Donghae “lagi pula sejak Super Junior dibentuk kami juga sudah memikirkan album-album kami sampai sekarang dan kalau album kami yang ke lima benar-benar samapi Z bisa-bisa seluruh dunia menjadi runtuh hingga isinya karena itu” lanjut Donghae

“HYAA!!” bentak Hae Soo “jangan berbicara seperti itu, aku ini malah senang amat sangat senang kalau albumnya sampai sebanyak itu, bahkan saking senangnya aku rela gila karena itu”

“jadi kau juga senang aku dan teman-temanku menjadi langangan Rumah Sakit?” runtuk Donghae

“kalau kau Donghae harusnya kau senang karena seorang ELF seperti aku rela menjadi langangan psikolog karena albumnya sebanyak itu, sudah lebih baik cepat sebutkan saja seluruh lagu-lagu yang terdapat di album ke 5 SuJu” tegas Hae Soo

“Mr Simple, A-cha, Superman, Memories, Andante, Strom dan lain-lain” jelas Donghae sambil menyebutkan lagu-lagu SuJu hingga membuat Hae Soo terpaku “itulah lagu-lagu SuJu dari album ke 5 kalau masih kurang aku akan mengadu kepada ahjussi untuk memperbanyak albumnya, bila nanti ada berita anggota SuJu kritis di rumah sakit kau harus bersiap-siap membawa tissue  yang banyak karena aku tidak mau kamarku kebanjiran karena air matamu” jelas Donghae, Hae Soo pun juga berada disampingnya hanya menatapnya diam dan tidak bergerak mendengar kata-kata Donghae tadi, ia tahu benar kalau semua lagu yang disebutkan pria disampingnya itu benar dan tidak ada yang salah dan terlupakan hingga detail-detailnya

“nona, kau mendengarku?” kata Donghae sambil melambaik-lambaikan tangan kanannya di wajah Hae Soo, Hae Soo pun tetap diam tak merespon apa-apa

“nona, apa kau masih hidup atau kau sudah meninggal?” tanya Donghae kembali, hingga membuat Hae Soo sadar

“neo jeongmal Donghae Super Junior?” tanya Hae Soo dengan terbata-bata

“ne” jawab Donghae dengan senyuman manisnya hingga membuat Hae Soo sesak nafas melihatnya

“aku ingin bertanya” kata Hae Soo sambil memegang dadanya dengan tangan kanannya

“apa???”

“bo-boleh-bolehkah aku pingsan disini sekarang?” pinta Hae Soo

“tapi aku tidak kuat rasanya jantungku ingin keluar dari tubuhku ini”

“jangan tidak boleh nanti kau bisa mati bila jantungnya keluar daari tubuhmu” pinta Donghae

“hukum aku” kata Hae Soo

“mwoo?”

“hukum aku karena tidak bersikap baik padamu” pinta Hae Soo

“aku tidak mau menghukummu” tegas Donghae

“tidak!!! Aku sungguh jahat dan babo jadi tolong hukum aku!!” pinta Hae Soo

“kalau tidak!!” sambung Donghae

“aku akan menampar pipiku sampai kau mau menghukumku” tegas Hae Soo

“heeeeeeeh!! Tidak boleh!! Baik-baik kalau begitu berikan Hpmu!!”  pun perintah Donghae

“untuk apa? Aku kan minta dihukum” tanya Hae Soo

“berikan saja!” kata Donghae sambil meminta HP Hae Soo dan Hae Soo hanya menurut dan memberikan Hpnya kemudian Donghae pun mengutak-atik HP Hae Soo entah apa yang dilakukan Donghae, Hae Soo pun tidak tahu

“ini Hpmu aku sudah selesai” kata Donghae sambil berdiri untuk segera pergi

“kau mau kemana?” tanya Hae Soo, Donghae pun hanya tersenyum manis membalas Hae Soo dan kemudian pergi meninggalkan Hae Soo

Author POV end

***

Kyuhyun POV

Aku melihat jarum jam yang bergerak sama seperti waktu yang bergerak terus dan kini jarum jam itu tepat kembali ke angka 12, aku pun mulai menghitung kembali 1 detik, 5 detik, 10 detik, 15 detik, namun tetap ada yang aneh

“sebenernya apa yang salah yah?” akupun melihat kembali jamku yang dari satu jam lalu kupandangi, aku terus berkutat pada jamku yang kurasa telah membuatku merasa kesal sampai pada menit pertama aku hanya diam, menit kedelapan aku mulai menyadari sesuatu menit ke lima belas mataku sudah mulai panas dan menit kedua puluh resmilah sudah aku menjadi laki-laki terbabo

“haaaissh, jam bodoh!! Kau membuatku menyadari tentang diriku yang sebenarnya” teriakku dengan keras “sejak tadi aku terus menunggu ada satu gerakan besar karena itu aku melihatmu tapi ternyata aku yang tidak bergerak sama sekali” kataku dengan keras hingga membuat seluruh orang yang berada di sekitarku menjadi bingung dan melihatku dengan tatapan aneh

“baiklah lebih mungkin lebih baik aku masuk saja kedalam Hotel” karena aku merasa lelah ditambah dengan kejadian bersama yeoja tadi serta kebodohan diriku barusan aku pun memutuskan untuk masuk dan beristirahat, selangkah demi selangkah kakiku berjalan menuju drom dan terus tersenyum melewati pintu-pintu kamar yang tertutup “pintu yang bagus” kataku sesekali sambil terus tersenyum “hmmm? Rasanya aku menjadi teringat sesuatu mengenai pintu ini” pikirku sambil terus menatap pintu-pintu kamar

“HAHAHAHAHHAHAHAHHAHA” tawaku pun menjadi jadi “aku ingin tahu bagaimana keadaan hyung saat ini ya HAHAHHA” kataku sambil tertawa lepas

“aku lupa kalau tadi sesudah bermain kejar-kejaran dengannya” kataku sambil terus melangkah menuju kamar hotel namun aku kembali menghentikan langkahku “Hyung sudah pulang atau belum ya?” tanyaku

“hah sudahlah mungkin dia belum pulang, mungkin saja dia lupa mengejar aku ditengah jalan terus bertemu dengan penggemarnya dan asik berfoto-foto, yah pasti dia lupa” tegasku

“lebih baik aku cepat-cepat masuk ke kamar” kataku sambil terus melangkah menuju kamar hotel

“heheheh pintunya benar-benar bagus beli dimana yah??”

Kyuhyun POV end

TBC

fanfiction

Mystery Part 2


Title: Mystery (part 2)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

Author POV

Seorang wanita yang tengah terlihat asik mengerjakan tugasnya ditengah taman terlihat begitu serius sampai-sampai ia tidak menyadari bahwa dari tadi ia diperhatikan oleh seorang pria yang bernama Leeteuk

“waah aggashi gambar yang bagus sekali” kata Leeteuk terkesan, Jae Min yang sedang menggambar pun melihat ke asal suara dengan tatapan yang bingung ia melihat namja di depannya

“kau siapa??” tanya Jae Min bingung. Leeteuk tidak tahu kalau yeoja dihadapannya tidak mengenalinya karena kupluk dan kacamatanya yang membuat wajahnya berbeda

“kau tidak mengenaliku??” tanya Leeteuk kembali

“apa kau memiliki gangguan pendengaran?” tanya Jae min kepada Leeteuk

“tidak, buktinya aku tahu kau bertanya tentang gangguan pendengarankan?” jawab Leeteuk

“mulai besok aku coba periksa kembali dirimu sepertinya kau tidak bisa mencerna kata-kataku dengan baik” saran Jae Min

“apa maksudmu?” Leeteuk tambah bingung

“bila aku bertanya kau siapa jelas-jelas aku tidak mengenalmu, eknapa kau bertanya balik kepadaku, kau yakin sekali aku mengenalimu dasar namja terlalu percaya diri!” ejek Jae Min

“oh, benar juga ya? Sepertinya kau benar, aku juga meraa tidak sehat” sambung Leeteuk

“dasar namja aneh” umpat Jae Min dalam hati, Jae Min pun melihatnya dengan tatapan sinis

“sungguh mencurigakan? Jangan-jangan dia seorang penguntit lagi” Jae Min pun merasa was-was, buku gambarnya pun ia cepat-cepat sembunyikan beserta barang-barang berharganya

“kau kenapa? Kenapa harus menyembunyikan buku gambarmu? Aku kan sedang melihatnya menurutku gambarmu bagus sekali” puji Leeteuk

“jeongmal??” tanya Jae Min

“ne, jeongmal” jawab Leeteuk sambil tersenyum “kau pintar sekali menggambar tidak seperti anak gaib sialan itu yang bisa-bisanya mencoret-coret fotoku” tambah Leeteuk lagi

“nugu? Yang kau bilang anak gaib itu?” tanya jae Min heran

“seorang manusia yang benar-benar BABO!! Eh ralat tapi seorang IBLIS yang sangat BABO!!” ejek Leeteuk

“IBLIS yang BABO itu memangnya ada??” tanya Jae Min “aku jadi bingung kalau temenku yang benar-benar BABO sekali sampai tidak bisa ketolong sih ada, namanya Bae Rin Mi” jelasnya

“hahhahaha” tawa Leeteuk pun meeldak seketika mendengar kata-kata yeoja yang ada di sampingnya” kau ini lucu sekali, yah maksudku irang itu adalah temanku sepertinya nasib temanmu dan temanku sama, tapi temanku yang BABO itu aslinya pintar” jelas Leeteuk

“ohhh, kalau begitu beruntung sekali karena temanmu aslinya pintar tapi kalau temanku yang bernama Rin Mi itu BABOnya sudah sampai stadium 3 sebentar lagi juga mencapai kritis dan akhirnya susah disembuhkan” sambung Jae Min

“kau ini membuatku benar-benar ingin tertawa terbahak-bahak” kata Leeteuk sambil tersenyum

“ihh tapi aku benar-benar tidak bohong temanku itu sungguh-sungguh BABO, apa aku perlu mengejanya?” kata Jae Min dengan tampang serius

“sudah tidakk perlu lebih baik kau teruskan menggambarmu” saran Leeteuk

“oh iya benar juga aku terlalu asik mengobrol denganmu sampai-sampai aku lupa dengan tugasku, bagaimana ini sudah hampir siang tapi aku belum selesai mewarnainya”

“sini biar aku bantu” Leeteuk menawarkan diri “karena aku, kau jadi tidak menyelesaikan tugasmu” sesal Leeteuk

“kau baik sekali, aku jadi menyesal” kata Jae Min

“wae, memangnya kau menyesal karena apa?” tanya Leeteuk

“ku pikir kau penguntit, habisnya kau kelihatan mencurigakan sih” jelas Jae Min malu-malu

“hahah, wajar kau merasa takut lagi pula aku datangnya juga secara tiba-tiba” jelas Leeteuk

“kalau begitu aku terima permintaan maafmu” sambung Jae Min

“permintaan maaf?” sambung Leeteuk

“anggap saja tawaranmu membantku adalah syarat permintaan maaf” kata Jae Min

“tapi lebih baik kau tidak perlu membantukku biar aku saja yang mengerjakan, kau lihat saja ya?” saran Jae Min

“oh iya baiklah jika itu maumu” jawab Leeteuk tanda setuju

“tapi kau akan membayarku kan?” tanya Jae Min

“MWO??” tanay Leeteuk kembali

“kau akan membayarku kan? Melihat aku menggambar?” tanya Jae Min kembali

“melihat orang menggambar juga bayar ya? Memangnya sekarang jaman apa? Melihat orang menggambar saja harus bayar?” tanya Leeteuk heran “jangan-jangan nanti buka baju juga disuruh bayar lagi?” tambah Leeteuk

“hahahha, aku hanya bercanda kok, tenang saja  jaman masih sama hanya teknologinya saja yang makin cangih, kau boleh melihat kok” jelas Jae Mn, akhirnya Jae Min pun melanjutkan kegiatannya sementara Leeteuk hanya diam melihat Jae Min mewarnai sketsanya tetapi terkaddangpun Leeteuk ikut membantu Jae Min bila Jae Min membutuhkan sesuatu, detik demi dekit berganti, menit demi menit Jae Min berdua bersama Leeteuk di taman mengahbisakan waktu untuk menggambar dan sekarang pukul 13.30 KST tidak terasa waktu berjalan cepat dan akhirnya Jae Min pun selesai mengerjakan tugasnya

“akhirnya selesai juga” kata jae Min lega “oh iya apa kau lapar?” tanya jae Min

“aku tadi memang belum makan sih” jawab Leeteuk

“kalau begitu ayolah kita makan bersama, aku membawa bekal loh, ini bekal buatanku tadi pagi sebelum datang kesini” Jae Min pun mengeluarkan bimbab dari dalam tasnya untuk dimakan bberdua

“tidak apa-apa aku makan? Kau tidak menyuruhku membayar kan?” tanya Leeteuk

“tidak tenang saja sudah makanlah, tidak perlu khawatir aku tidak akan meracunimu kok” sambung Jae Min

:”oh iya boleh aku tanya?” tanya Leeteuk kepada Jae Min sambil memakan bimbabnya

“mau tanya apa?” jawab Jae Min

“kau pasti anak SMA wajahmu terlihat muda” jelas Leeteuk

“hahaha, tidak aku sudah kuliah kok” jawab Jae Min

“MWO???” Leeteuk tersentak kaget “sudah kuliah” katanya tak percaya

“ne, aku sudah kuliah di Seoul National University Of Art” jelas Jae Min

“MWO??” Leeteuk pun tersentak kaget kembali “itu kan temapt kuliah Sungmin” pikirnya dalam hati

“ada apa??” tanya Jae Min

“berarti kau tinggal di Seoul kan?” tanya Leeteuk

“ne, benar” sambung Jae Min

“aku juga tinggal di Seoul kok” sambung Leeteuk

“jinjjayo??” kata Jae Min antusias

“nde, kau tinggal dimana Seoul?” tanya Leeteuk

“aku??” sambil menunjuk diri sendiri “aku tinggal didekat sebelahnya kanan pinggiran sedikit ketengahnya Seoul, itu loh Pekapuran kau tau kan?” jelas Jae Min

“-____-“ diam beberapa detik “dimana-dimana?” tanya Leeteuk lagi

“PEKAPURAN!!” eja Jae Min

“Pekapuran?? Dimana itu?? Aku baru mendengar namanya?? Memangnya ada ya? Dimananya?” tanya Leeteuk bertubi-tubi sambil menggaruk-garuk kepalanya yang diyakini tak gatal

“HAHAHAHAHAHAHA” tawa Jae Min

“eeeeh” gumam Leeteuk seolah-olah bertanya-tanya mengapa orang ini tiba-tiba tertawa

“HAHAHHAHAHHAHHAHAHHAHAHHAHAH” tawa Jae Min masih belum berhenti

“k-kau kenapa?? Ada yang lucu?” tanya Leeteuk sedikit panik

“AHAHAH kau lucu sekali.. masa tinggal di Seoul tidak tahu Pekapuran” kata Jae Min sambil tertawa

“ta-tapi aku memang tidak tau dimana itu Pekapuran” jawab Leeteuk

“HAHAHHAHHAHAHHAHHAHAH” tawa Jae Min makin meledak kini bahkan matanya mengeluarkan air mata

“kenapa ah?? Ada apa sih??” tanya Leeteuk pada diri sendiri

“hey hey nyebut-nyebut” lanjut Leeteuk sambil berusaha menenangkan gadis aneh didepannya ini “kau kesambet ya?? Apa komplek ini angker? Masa siang bolong begini ada yang kesambet???” tanya Leeteuk sambil memandang kesekitar kompleks

BUUK, “awww… YA APPO…” kata Leeteuk sambil mengelus bahunya yang dipukul oleh Jae Min

“aku ini tidak kesambet tahu” jelas Leeteuk

“terus kenapa kau tertawa seperti itu?? Tiba-tiba lagi, aku kan jadi takut”

“hehehhe habis kau lucu sekalu”

“lucu kenapa??” tanya Leeteuk

“mana ada Pekapuran di Seoul HAHAHHA kau mudah sekali ditipu HAHAHHA”

“sialan, kau menipuku rupanya” gumam Leeteuk

Semakin lama Leeteuk dan Jae Min jauh semakin akrab mereka bercengkrama dan tertawa bersama bukan hanya tertawa membicarakan kota asal mereka tetapi juga tertawa membicarakan teman mereka yang smaa-sama babonya itu. Hingga langit lama kelamaan berubah menjadi senja.

“hahahhaha… eh ngomong-ngomong jam berapa sekarang??” tanya Jae Min sambil melirik ke jam tangannya “ommo jam 6.. astaga bagaimana ini” kata Jae Min  panik karen sudah sangat terlambat, dia janji berkumpul di tempat biasa dengan teman-temannya pukul 4 sore tapi sekarang sudah jam 6 sore

“eothokae, eothokae, eothokae” panik Jae Min sambil membereskan barnf-barangnya yang berantakan

“w-wae wae?” tanya Leeteuk

“aku punya jani dan aku sudah sangat terlambat, bisa kau tolong aku” pinta Jae Min

“tolong apa?” tanya Leeteuk bingung

“kau bereskan kameraku ya, aku bereskan crayon, pensil dan semua ini.” Jelas Jae Min

Jae min pun membereskan crayon sambil bergumam seperti “warna kuning lalu biru, lalu ungu, lalu putih, dan merah…merah…merah… mana warna merahku?” kata Jae Min pada diri sendiri sambil berusaha mencari wrna merahnya “itu dia” sambil menunjuk ke arah kaki Leeteuk

“mana?? Dimana??” kata Leeteuk

“itu dikakimu” jawab Jae Min, Leeteuk pun mengambil crayon itu, tapi…

PRAANG *anggap suara kamera jatuh*

“yaaah…….. aduuh bagaimana ini??” gumam Leeteuk dalam hati dengan panik

“k-kameraku” teriak Jae Min

“m-mmianhae, mian, mian” kataLeeteuk sambil memberi kamera rusak itu pada Jae Min

“huuuft” Jae Min menghela nafas

“a-aku akan menggantinya.. janji” jelas Leeteuk dengan terbata-bata tapi cepat

“bagaimana caranya??” tanya Jae Min

“2 hari lagi… 2 hari lagi aku akan menggantinya, kita bertemu ditempat ini” jelas Leeteuk

Author POV end

Kim Il Sung POV

“akhirnya selesai juga” kataku dengan wajah berseri-seri “lebih baik aku segera ke taman tempat biasa kami berkumpul karena kurasa barang-barang sudah terkumpul” pikirku

“tapi, kok semakin lama semakin berat ya? Tas punggungku semakin berat karena bahan-bahan ini, aku heran apa isi tas ini? Beratnya sampai berpulu-puluh kilogram aku jadi merasa membawa batu-batu” keluhku

“ahh, seharusnya aku tadi membawa mobil” pikirku “enak sekali Rin Mi kepasar dengan membawa mobil sendiri, sementara yang lain jalan kaki” sesalku

“babonya diriku, sungguh babo!!!” kataku sambil memukul ringan kepalaku

“haaah, sudahlah lebih baik aku cepat pulanh” karena keperluan yang kubeli sudahh terkumpul akhirnya kuputuskan untuk pergi keluar toko

“eh ada Vending Mechine tuh, kebetulan aku sedang haus mampir sebentar deh” kulangkahkan kakiku menuju mesin itu kumasukkan soin dan kupilih minuman favoriteku yaitu juice strawberry

“TRAAAK” suara mesin minuman itu berbunyi

“hah ini saatnya aku minum” aku pun meneguk minuman itu hingga tak tersisa “hah ternyata segitu hausnya aku samapai minuman ini habis dengan seketika” pikrku

“HHAAAAAAAAH kenapa harus menonton SUPER JUNIOR lahi pula aku kan mau melihat si tampan Sanghyun” gerutuku

“AHHH sial” kataku sambil menendang kaleng minuman yang sudaah habis tadi

“PLEETAAAK” kaleng itu justru mngenai seseorang

“upss mian” batinku

Kim Il Sung POV end

***

Author POV

Saat ini Yesung sedang bingung mencari kedua orang yang benar—benar sudah membuatnya jengkel, iyap kedua orang itu tak lain dan tak bukan sang Leader Leeteuk dan sang Magnae kyuhyun

“dasar, kemana kedua orang itu” tanyanya “sungguh menyebalkan selalu saja seperti ini jika 2 orang menyebalkan itu sudah bertengkar” umpat Yesung sambil melanjutkan pencariannya

Yesung berlari kecil mencari mereka matanya meihat dan mencari kesegala arah sudut kota ini. Siapa tau dia menemukan 2 makhluk ciptaan Tuhan yang aneh-aneh itu, yang 1 dari Surga dan 1 lagi dari Neraka. Surga dan Nerak memang tidak bis adisatukan

“haaaish aku mulai gila, kemana mereka lari sebenarnya?” gerutu Yesung

“AAAAAAAAHHHHHHHH!!” katanya sambil menghentikan langkahnya

“AAAAAAAAHHHHHHHH!!, percuma punya kepala besar tapi tidak bisa mikir, dasar Yesung babo” sambil memukul kepalanya pelan

“kenapa tidak aku tunggu dihotel saja, toh kemanapun 2 orang itu pergi pasti akan kembali kehotel lagi” akhirnya Yesung pun memuutuskan untuk kembali kehotel, dia balikkan badannya dan sontak dia melihat ada benda melayang tepat kearahn ya

“PLEEETAAK” nyaringnya bunyi suara kaleng tepat mengenai kepala Yesung

“awww, appo” ringis Yesung sambil memegangi kepalanya

Author POV end

Il Sung POV

“PLEEETAAK” kaleng itu justru mengenai seseorang

“ups, mian” batinku sambil berlari kecil menghampiri orang itu

“ketampananku ketampananku… yah ketampananku luntur” katanya sambil memegangi kepalanya

“ihs, tampan… tampan… tampan dari mana?” sindirku

“aku ini tampan tau” belanya

“tampan dari mana, muka aneh seperti alien kaya kamu kok tampan?” ejekku

“kurang ajar, selain tampan aku ini populer tau” balas namja didepanku

“kau populer dari mana? Kalangan apa? Alien?”

“dasar wanita kurang ajar, kalangan manusialah masa alien?” bentaknya

“oh kalangan manusia? Ku pikir kalangan alien soalnya kepalamu besar dan badanmu kecil mirip sekali seperti alien” ejekku sambil memperthatikannya dari ujung rambut sampai ujung kaki

“emang kamu tidak mengenalku” tanyanya

“kenal? Kenal dari mana? Baru juga ketemu disini, masa sudah kenal dasar namja aneh”

“terus terus saja ejek aku, bukannya minta maaf malah mengejek” bentaknya

“hehhehe ne ne mian, sini-sini biar aku bantu liat lukannya parah atau tidak” kataku sambil menyibak poni panjangnya

“HAAAAAAAAAAAAH!!” sontakku sambil menutup mulutku dengan kedua tanganku

“wae? Ada apa? Apa lukannya parah? Tanyanya

“hmm hmm” sambil menggelengkan kepala

“ada apa sih?” tanyanya penasaran

“ji-ji-jidatmu…. LEBAR SEKALI HAHAHAHA” tawaku meledak

“hahaha” tawanya dengan tampang mengejek “nappeunyeo”

“HAHAHHAHA, kau tahu jidatmu itu lebar sekali, sampai-sampai mengalahkan lebar jidat temanku si bedul” ejekku

“-_____-“

“dan satu lagi lebar jidatmu itu bisa mendaratkan pesawat pribadiku disana” ejekku lagi

“ya terserah kaulah mau bicara apapun, aku tidak peduli” kesalnya dan pergi berlalu meninggalkanku

“ya jangan pergi kau” teriakku

Il Sung POV

Yesung POV

“ya terserah kaulah mau bicara apapun, aku tidak peduli” kesalku dan berlalu pergi meninggalkan yeoja aneh itu

“ya jangan pergi kau” teriaknya, tetapi aku hanya mendiamkannya, benar-benar sial aku bertemu dengan yeoja aneh itu, “semoga aku tidak bertemu dengan dia lag” runtukku

“semua orang sangat mengidolakanku dan memuji-mujiku, sedangkan yeoja itu? Apa dia tidak menyadari dan mengenaliku, kalau aku ini YESUNG LEAD VOCAL SUPER JUNIOR, member paling TAMPAN, BAIK, LUCU dsb!!”

“lebih baik aku kembali kehotel, menunggu 2 manusia yang membuatkuy marah, si Leader Leeteuk dan si Magnae Kyuhyun!!”

Yesung POV end

***

Donghae POV

“seribu dua ratus tiga puluh delapan, seribu dua ratus tiga puluh sembilan, seribu dua ratus empat puluh” begitulah jumlahh langkahku sekarang, aku terus berlari dan terus berlari meneruskan jumlah langkahku sampai melewati garis finish yang akan kulalui

“hah..hah..hah..hah dimana hyung-hyung kenapa dari tadi aku tidak melihat mereka bukankah saat ini kita sedang lomba lari” kataku sambil terus melangkah menelusuri taman

“apa mereka sudah sampai garis finish duluan yah?” pikirku sesaat

“ahh, tapi aku tidak percaya” sangkaiku “aku tidak yakin mereka mampu berlari secepat itu” pikirku kembali, “jangan-jangan aku terlaru cepat berlari lagi dan mungkin aku sudah jauh meninggalkan mereka dibelakang” ppikirku sekali lagi tanpa menghentikan langkahku

“ini gawat, sungguh gawat!!!” kataku dengan nada yang begitu panik sehingga dapat menghentikan langkah kakiku

“itu berarti sebentar lagi aku akan menang dan menjadi juara baru” pikirku kembali

“taaapi???? Setelah kupikir-pikir itu tidak masalah lagi pula itu artinya aku bisa menggeser posisi Eunhyuk, karena menurutku dia sangat cepat dalam nerlari” kataku dengan senangnya saking senangnya aku melanjutkan langkahku kembali untuk segera memenangkan lomba

“hahaha aku tidak sabar menjadi juara” kataku sambil berlari menyelusuri jalan

“tapi tunggu setelah kupikir-pikir Eunhyuk kan tidak ada sini? Kalau begitu aku tidak jadi bergembira dan menggeser posisi eunhyu dong!!” pikirku dengan keras sehinggga menghentikan langkahku kembali

“tapi tidak apa-apalah karena mungkin aku lebih baik dari Leeteuk hyung, Yesung hyung dan juga Kyuhyun” pikirku kembali

“ehh, tunggu…?” aku melihat ke sekitar tempatku berdiri “rasanya aku sudah jauh berlari hingga hitungan yang kesekian ribu, lalu ngomong-ngomong dimana gasri finishnya??” tanyaku bingung

“percuma saja dong dari tadi aku mengerahkan tenagaku tapi aku tidak tahu dimana garis finishnya?? Lalu untuk apa aku susah-susah memikirkan tempat piala dan apa gunanya aku bersenang-senang selama ini?” sesalku karena telah percaya diri

“apa aku harus bertanya dimana garis finishnya?? Mungkin lebih baik aku menelpon mereka” pikirku sesaat

“tunggu, kalau aku melakukan itu nanti mereka bisa mengerjaiku lagi, lebih baik aku mencari-cari garis finishnya sendiri” pikirku kembali

Karena saat ini aku sedang bingung ingin keman aku pun kembali berlari ke sevuah taman kali aja garis finishnya ada disana, tapi saat aku melintasi taman itu aku terdiam sejenak mendengar seorang yeoja sedang bernyanyi

Donghae POV end

Author POV

Seorang yeoja sedang duduk sambil bernyanyi dengan sebuah earphone berwarna biru ditelinganya

“naega sesangeseo hanabakke eomneun geurobeseo” Donghae pun yang sedang berlari melintas melewati taman itu seketika menghentikan langkahnya mendengar seorang yeoja sedang bernyanyi dan tidak jauh dari tempatnya berdiri “meotjige chumeul chugo
yunikeu han eurpjoribeul halttae” Donghae pun yang sadar akn lirik lagu itu menghampiri yeoja itu dan duduk disampingnya “sesang modeun yojeongdeuri, hmm apalagi yah aku lupa lagi liriknya” kata yeoja itu yang bernama Park Hae Soo langsung

“sesang modeun yojeongdeuri naege
banhae banhae naegero dallyeowa dallyeowa dallyeowa
i sunganeul hamkke jeulgyeobolkka, itu terusan lagunya” kata Donghae sambil menyanyikan lagunya, Hae Soo pun menjadi heran seketika orang yang tidak dikenalnya dapat melanjutkan lagu yang menurutnya sulit

“siapa kau? Kenapa kau bisa melanjutkan lirik lagu itu?” tanya Hae Soo

“kau tidak mengenaliku?” tanya Donghae bingung

“tidak, memangnay siiapa kau? Terus bagaimana kau bisa lancar menyanyikan lirik lagu itu, aku saja yang sudah sebulan menghapal lagu itu belum tentu hafal”

“ya iyalah aku hafal, aku kan seorang penyanyi”
“penyanyi? Kok aku tidak pernah melihat tampangmu?”

“akukan member paling-paling ganteng dan terkenal dari semua member-member di Boy Bandku”

“memangnya kau dari Boy Band mana? MBLAQ, BEAST, 2AM, INFINITE, 2PM, BOYFRIEND, B1A4, SHINEE, BIG BANG, TEEN TOP, U-KISS, T-MAX, SS501, DBSK, JYJ, ZE:A, EXO, dll dan pastinya kau bukan salah satu dari anggota SUPER JUNIOR kan?”

“kau ini sebenernya suka Boy Band apa sih? Terus saja kau sebutkan semua Boy Band yang ada di Korea” runtuk Donghae

“tentu saja aku suka Boy band SUPER JUNIOR” kata Haee Soo senang

“nah… kalau begitu, ayo tebak siapa aku?” suruh Donghae

“kau ini membuatku bingung, mengenalmu saja belum apalagi tau namamu?” tanya Hae Soo bingung

“ahhh, kau ini tidak asik masa kau tahu seluruh Boy band juga termaksud SUPER JUNIOR tapi kau tidak tau siapa aku?” tegas Donghae

“memangnya aku tidak tahu, datang dan muncul tiba-tiba didepanku dan langsung menyanyikan lagu SUPERMAN secara lancar dan fasih, itu saja yang ku tahu” jelas Hae Soo

“kau yang aneh masa kau tahu lagunya tapi tidak tahu orang yang menyanyikannya” tegas Donghae lagi

“ah, tentu saja aku tahu siapa penyanyinya” seru Hae Soo

“kalau begittu cepat kau tebak siapa aku!!” suruh Donghae

“kau..kau?” Hae Soo pun kembali melihat orang yang ada didepannya dengan penuh perhatian dari atas sampai bawah

“kau pasti penggemar beratku kan?” jawab Hae Soo

“aduuh rasanya semua yang kau katakan itu dusta besar?” sambung Donghae “ dimana-mana pastinya orang yang ngefans denganku bukan aku yang menjadi fans beratmu” jelas Donghae

“lalu?? Aku harus menjawab apa?” tanya Hae Soo

“makanya tebak dulu siapa aku?” bujuk Donghae

“beri aku petunjuk dulu agar aku bisa menebak siapa dirimu” suruh Hae Soo

“ya ampun begitu sulitkah kau menebak jati diriku sampai-sampai harus diberi petunjuk, aggashi ini bukanlah suatu kasus pembunuhan yang memerlukan petunjuk memangnya apa yang tidak bisa kau tebak?” pekik Donghae

“aku..?? aku..?” Hae Soo pun berpikir mencari jawaban namja yag saat ini duduk disampingnya

“tuhkan diulang lagi….?” pekik Donghae

“habisnya kau membuatku bingung tahu?” sambung Haee Soo

“memangnya apa yang membuatmu bingung?” tanya Donghae

“sebenarnya tidak ada tapi tampangmu saja kurasa begitu sulit kutebak

“maksudmu wajahklu kurang begitu jelas begitu?” bentak Donghae

“ti-ti-tidak kok” jawab Hae Soo terbata-bata

“lalu apa? Bukankah itu yang membuatmu bingung” bentak Donghae lagi

“hyaa, jangan memebentakku bagaimanapun jelas aku tidak mengenalimu kalau kau memakai topi dan kaca mata serta masker” pekik Hae Soo membuat Donghae tersadar jauh

“ohhh begitu toh!! Bilang dong dari tadi kau ini hampir membuatku mati menangis tau” sambung Donghae dengan seyuman

“lalu kalau kalau sudah tahu cepat buka topi, kaca mata dan maskermu!!!”

Author POV end

Park Hae Soo POV

Aku terus beragumen bersama namja aneh ini yang sedang menyuruhku menebak jati dirinya  seperti dectetive conan saja lagi pula memang jati dirinya amat teristimewaa apa?

“nah perhatikan baik-baik nona karena kau ini seorang yang beruntung” katanya sambil mencoba melepas topi, kacamata dan maskernya

“eh tunggu dulu sebelum aku melepas topi dan kacamataku ini kau harsu memejamkan matamu dulu!” jelasnya kembali

“untuk apa? Aku tidak sedang berulang tahun jadi aku tidak mau ah”

“jangan membantah, lagi pula kau ini terlalu percaya diri tahu!! Siapa juga yang ingin memberikan kejutan untukmu” katanya seolah-olah ia tahu apa yang aku pikirkan

“ya sudah tapi kau tidak akan macam-macam kan?”

“jadi sudah berapa lama kau meiliki sifat buruk ini”

“apa? Apa maksudmu?”

“iya sudah berapa lama kau memiliki sifat tidak baik yaitu  suka berprasangka buruk”

“sudah berapa lama yah?” aku yang menjadi tersadarpun berpikir keras memangnya aku memiliki sifat itu yah?

“tuh.. kan aku bilang juga apa? Kau ini membuatku menjadi jengkel setiap kali aku bertanya selalu saja berpikir lama, lalu bagaimana nanti bila ada yang melamarmu?? Pasti kau juga sama seperti ini, ku beri tahu yah namja itu tidak berpikir dengan perasaan seperti dirimu” bentaknya kembali mebuattku menjadi cemberut saja

“kau ini juga sama, tidak sabaran memangnya kau tidak berpikir kalau soal-soal yang kau berikan ini tidak ada di buku manapun!!”

“ya ampun? Jelas tidak adalah karena pertanyaanku tidak bersifat khusus seperti dibuku, aduh lama-lama aku bisa terkena STROKE nih” jelasnya lagi

Park hae Soo POV

Uncategorized

Fakta Tentang Sungmin


1. 이성민 adalah Hangeul untuk Lee Sungmin.
2. Lahir pada tanggal 1 Januari 1986. Golongan darah A. Tingginya 175.
3. Sebelum Sungmin bergabung dengan SJ, waktu tahun 2002, Sungmin bareng Eunhyuk dan Xiah Junsu tadinya akan dibuat satu grup. Kalau tidak salah nama grupnya Typhoon, Rose, dan Attack (TRAX) yang masih project grup.
4. Sungmin pernah 2 kali kehilangan dompetnya. Dompet pertama tidak ketemu, tapi dompet kedua dikembalikan oleh seseorang.
5. Sungmin ingin pergi jauh dan ingin tinggal di pulau tidak berpenghuni.
6. Sungmin ingin cepat – cepat menikah dan mempunya banyak anak.

7. Sungmin adalah pecinta warna pink.Dia punya berbagai barang-barang berwarna pink mulai dari Kamera, Tas, Topi, HP, Gantungan HP, Earphone, dan Mug. Setiap Sungmin ingin membeli sesuatu, dia tidak memikirkan kualitas atau desainnya. Kalau itu berwarna pink,  dia pasti akan membelinya. Pernah sesekali Sungmin memutuskan untuk mengubah gaya dan tidak mengenakan warna pink. Tetapi ketika dia membuka lemarinya, Sungmin menyadari bahwa kebanyakan pakaiannya berwarna pink, dia akhirnya tidak jadi dengan niatnya itu.

8. Sungmin terkaya ke-2 setelah Siwon.
9. Member dengan incharge of Aegyo atau Cuteness. Punya nickname Danhobak atau sweet pumpkin karena hobinya makan buah ini. Jago masak dan suka beres – beres. Tidak hanya rasa makanan yang diperhatikan tetapi juga keindahan potongan dan piñata masakannya.
10. Sungmin sangat dekat dengan Sunny SNSD, saking dekatnya Sunny pernah di teror oleh ELF KOREA dan akhirnya Sungmin angkat bicara dengan nada marah.
11. Sungmin adalah orang yang mengajarkan Sunny “SNSD” main gitar. Saat bersama, Sungmin dan Sunny sering tanding main game.

12. Di Intimate Note, di acara “ Girl Competiton “ saat pembagian tugas dari 4 orang, Sungmin memilih Ryeowook untuk membantunya berdandan jadi cewek SMU. Mulai dari memilih pakaian, rok, dll. Dan hasil pekerjaan Ryeowook saat itu luar biasa sampai membuat Hangeng berkomentar “ Aku mau muntah “. Dan saat Sungmin menggodanya dengan nakal, muka Ryeowook langsung bersemu merah dan tidak berani menatap Sungmin.

13. Semua orang tahu, Sungmin meski sering dianggap cewek karena sifatnya yang sedikit feminim berbeda dengan Ryeowook, Oppa orang yang susah menitihkan air mata. Sungmin member SJ yang susah dibuat menangis. Bahkan di Super Show sekalipun, di saat semua orang tidak kuasa menahan tangis saat menyanyi “Marry U” ekspresi Sungmin tidak bergeming.

14. Kata Lee So Man, Sungmin yang paling cakep diantara member SJ yang lain pada saat di promo SJ Sorry Sorry.
15. Sama halnya dengan Siwon, Sungmin berasal dari keluarga yang berada. Ayahnya adalah pemilik Perusahaan Sendbill.
16. Sungmin membuat lagu buat perusahaan ayahnya, Sendbill. Jingle iklan sepanjang 58 detik ini dia nyanyikan bareng Kyuhyun dan Ryeowook. Terus untuk pembuatan gambarnya, dia juga ngajak Leeteuk, Eunhyuk, Shindong and Yesung untuk tampil.

17. Sungmin punya penyakit anemia
18. Kalau ada yang bertanya “Super Junior adalah ?” kepada Sungmin, maka dia akan menjawab “Super Junior adalah taman hiburan”.
19. Kalau Sungmin ultah, dia ingin dapet hadiah “cinta” dari Fans.
20. Kalau bertemu fansnya, Sungmin selalu berterimakasih karena merasa dicintai sama fansnya.
21. Sungmin paling suka iklan Fanta, karena dia bisa loncat ke kolam renang terus terbang.
22. Sungmin pengen jadi spiderman.
23. Sungmin suka banget hari Jumat.
24. Sungmin paling suka ngabisin harinya sendirian, tapi kalo disuruh milih sama siapa dia pengen ngabisin harinya, dia milih Eunhyuk. Tapi kalo Sungmin udah punya pacar, dia bakalan milih pacarnya itu.
25. Sungmin kalau lagi bawa mobil, suka ngeberhentiin mobilnya dulu sudah perfect atau belum. Dan kalau Sungmin ngelap ban mobilnya, dia tidak pakai lap, tapi pakai tisu.
26. Sungmin bilang kalau dia punya pacar, pacarnya itu tidak boleh sedih, tidak boleh sakit dan harus selalu gembira.
27. Sungmin memberi nama kucingnya Hyaku yang berarti 100 tahun karena kucing tersebut adalah kucing 100 hari.
27.Saat SNSD diboikot di Dream Concert, Sungmin meminta pada para fansnya ELF untuk mendukung SNSD karena SNSD adalah bagian dari SM Family.
28.Gossip tentang Sunny dan Sungmin diciptakan oleh para member SJ, untuk mendongkrak acara Sunny dan Sungmin. Sayangnya setelah acara mereka selesai gosip tentang mereka tetap ada. Hal ini terungkap saat mereka jadi peserta di SGB.
29.Sungmin adalah orang yang mengajarkan Sunny main gitar.
30.Saat bersama Sunny dan Sungmin sering tanding main game.

fanfiction

Mystery Part 1


Title: Mystery (part 1)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

Note: mian kalau ff ini gaje banget dan bahasanya kurang bagus , maklum amatiran hehe 🙂 gomawo juga yang udah baca ff gaje kita ini , *bow*

Author POV

“pletak…pletak…gubrak…gubrak” begitulah suasana drom Super Junior yang begitu nyaring bunyinya.

“hufft” hembusan nafas Leeteuk pun keluar begitu saja, ia melihat seluruh pun keluar begitu saja, ia melihat seluruh member-membernya yang pontang panting dengan kesibukan sendiri sebut saja kedua Lead Vocal Super Junior Ryeowook dan Yesung yang sedang bernyanyi nyaring ditengah-tengah ruangan dengan lagu Memories yang kurasa begitu galau, lalu Donghae yang sedang asik sendiri dengan ritual sulapnya bersama bunga mawar sambil mengucapkan kata-kata rayuan gombal, disisi lain Eunhyuk dan Shindong sedang heboh sendiri seperti orang yang tidak pernah kerasukan dan sekalinya keraskukan mereka kini ada di dapur mengambil beberapa perlatan untuk acara mereka, lalu disudut lain Leeteuk melihat Siwon yang sedang asik berdandan dikaca sampingnya terdapat Kyuhyun sang Maknae yang asik bercengkrama dengan PSPnya, lalu ada sungmin yang sibuk menata barang-barang baru full color pink.

“hyaaaaaaaaaaaaah, kenapa kalian masih sibuk dengan acara masing-masing” tanya Leeteuk. Ia pun menghampiri teman-temannya ”apakah kalian lupa hari ini kita dipanggil olehnya” jelasnya dengan singkat. Akhirnya seluruh member Super Junior berhenti seketika mengingat kata-kata Lee So Man kepada mereka

“memang ada kejadian apa sampai-sampai harus memanggil kita?” sambung Siwon sambil berbalik dari kaca dan mengubah posisinya menghadap Leeteuk

“iya, bahkan kemaren wajahnya lebih seram dari pada permainan yang sedang ku mainkan ini” sambung Kyuhyun, seketika seluruh member yang ada di ruangan terdiam dan serentak mereka melihat ke arah Kyuhyun

“hmmm, maksudku ia jauh lebih seram dari ku bahkan menurutku wajahnya mirip hantu di Insidious yang berwarna merah itu” begitulah penjelasan yang kurang jelas bahkan tidak jelas intinya

“Kyuhyun yang kau maksud itu kau apa dia?” tanya Eunhyuk, semua member terdiam semua pun terdiam kembali memikirkan pertanyaan Eunhyuk tidak lama pada detik ke 10 serentak mereka menjawab jawaban yang sama

“KYUHYUUUUUN!!!” begitulah jawaban mereka dengan keras tampa rasa bersalah

“mungkin karen insiden itu” celetuk Yesung

“maldo andwae” kata mereka serentak “tidak mungkin dan mustahil” seluruhnya berpikir begitu

“tapi bisa saja dia mengetahui kejadian itu” kening Leeteuk berkerut mengingat kejadian tentang saat-saat itu beberapa detik seluruh member Super Junior diwarnai kecemasan yang amat sangat menakutkan seluruh pikiran bertabur tanda tanya bagaimana ia tau tentang itu, bagaimana kalau dia marah besar, dan apa yang akan terjadi nanti bila mereka sudah menghadap Lee Soo Man

“haaaaaaaaaaaaaah!!” teriakan Sungmin membuat seluruh ruangan yang tadi hening ikut berteriak keras sehingga masing-masing anggota Super Junior refleks memeluk orang yang ada disamping mereka kecuali Sungmin

“wae,wae?”

“hyung,,,,,,,,,” suara memelas Sungmin keluar dan membuat seluruh memberr menelan ludah

“aku kehilangan sapu tangan kesayanganku” rengek Sungmin membuat member Super Junior ingin melempar panci yang ada ditangan Eunhyuk begitu juga dengan Eunhyuk, Donghae yang memegang mawar juga ingin rasanya menghilangkan duri yang ada di batangnya dan melemparnya ke arah Sungmin, Siwon yang menghadap membelakangi kaca pun juga melemparnya sementara yang lain hanya ikut mendukung namun sungmin sudah berlari menuju kamar mandi dengan alasan ingin mandi.

“sudah-sudah lebih baik kita bersiap ke SM” usul Leeteuk membuat suasana jadi tegang kembali

***

“mwo!!!!!” pekik Leeteuk, Yesung, Sungmin, Donghae dan Kyuhyun

“iya, kalian berlima terpilih untuk mengisi acara ini jadi aku akan mengirim kalian ke Jinan  untuk fokus berlatih menyiapkan semua ini

“tapi kenapa harus kami?” tanya Donghae

“lalu aku harus memilih Shindong dan Eunhyuk, atau Ryeowook yang akan izin mungkin Siwon yang sedang bersiap menghadiri acara lain atau Heechul yang sedang wamil!! Aku memilih kalian karna hanya kalian yang dapat aku pilih lagi pula kalian emang cocok” jelas Soo Man dengan tampang menyakinkan, Soo Man pun langsung meghampiri Leeteuk sambil membawa sebuah dokumen dan kemudian menyerahkannya “kau akan tetap menjadi Leadernya” Soo Man melihat Yesung “lalu kau akan tetap menjadi Lead Vocal bersama Kyuhyun” dan dilanjutkan dengan menghampiri Donghae “sementara aku mepercayai kau sebagai Lead Dance” kemudian ia pun kembali ketempatnya “oh ya besok aku akan mengirimkan alamat ketempat kalian nanti akan tinggal sementara di Jinan, aku harap kalian mempersiapkan barang-barang yang akan kalian bawa besok, “baiklah kalian boleh pergi”

***

“baiklah teman-teman akku sudah memutuskan besok kita akan mencari bahan yang akan dipakai untuk kerja kelompok besok dan temanya adalah membuat konsep rumah” usul Kim Il Sung kepada teman-temannya

“lalu?” tanya Bae Rin Mi

“aku akan membagi tugas, Han Rae In kau yang mencari bahan-bahan seperti cat warna, kuas, papan, dan hiasan lainnya, Lee Jae Min kau yang akan mendesain bentuk dari rumah, Bae Rin Mi kau dan Park Hae Soo yang akan mencari bahan-bahan masakan untuk kelompok kita sementara sisanya biar aku yang mencarinya” jelas Il Sung

“hmm, bagaimana dengan biayanya?” tanya Jae Min

“oh iya benar juga kalau begitu Park Hae Soo yang akan beertanggung jawab dalam pengeluaraan biaya jadi  kau tidak  perlu mencari bahan makanan bersama Bae Rin Mi dan sebaiknya Hae Soo yang memutuskan segala macam biaya untuk keperluan  besok dengan uang kelompok kita” llanjutnya kembali

“baiklah, lalu kapan kita mulai mencari?” tanya Hae Soo kau harus sudah memberikan data pengeluaran kas kita besok serta data bahan-bahan yang kita gunakan, ada yang ingin ditanyakan kembali?” tegas Il Sung

“hmmmmmm, tidak sudah cukup jelas dan aku mengerti” sambung Rae In

“bagus, karena aku sudah lelah dan tidak sanggup lagi berbicara” jelasnya dengan nafas terengah-engah “kalau begitu rapat kali ini selesai. Besok kita lanjutkan lagi, apabila kata-kataku kurnag lebihkan sendiri tapi bila lebih kurangi saja bila bisa”

***

“ahhh, kenapa harus kita yang terpilih?” rengek Donghae sambil menjatuhkan punggung ke sofa

“apa ahhjussi tidak tahu schedule kita sudah tidak dibendung lagi: pikir Leeteuk

“kenapa tidak anak SHINee saja yang terpilih” Donghae pun bertanya bingung, Kyuhyun dan Sungmin pun datang menyadarkan diri ke  sofa

“sudahlah apapun itu lebih baik kita menata dan keperluan kita untuk besok” usul Yesung sambil menuju kamar, Kyuhyun yang masih asik bermain dengan PSPnya melihat keanehan hyungnya

“hyung, kenapa kau terlihat tidak bersemangat dengan rencana acara ini” tanya Kyuhyun kepada Yesung, Yesung pun membalikan tubuh menghadap  ke 4 member Super Junior “aku khawatir bila aku pergi ke Jinan lalu bagaimana dengan nasip Ddangkoma, Ddangkomi, Ddangkoming dan kura-kura baruku Morahaji?” gubraakk ke empat member Super Junior langsung jatuh bangun

“hyaa, hyung kami pikir kau sedang terkena virus Kyuhyun yang dingin aku hampir menangis melihat kau tidak bersemangat” jelas Donghae

“iya benar karena musiim ini dingin virus Kyuhyun pun cepat menyebar” sambung Leeteuk

“hyaa, seenaknya saja memang kalian pikir aku ini apa bisa-bisanya aku disamakan dengan hewan-hewan yang bisa menyebarkan virus mematikan” kesal Kyuhyun kepada hyung-hyungnya itu

“hyung, lalu kau kenapa darri tadi aku juga melihatmu diam saja” lanjut Donghae kepada Sungmin

“aku…………”  baru saja ingin menjelaskaan tapi Donghae memotong kata-kata Sungmin

“changkaman-changkaman aku tahu jangan-jangan kau sedang sakit” Donghae pun menyentuh dahi Sungmin dengan tangan kanannya dan tangan kirinya diletakkan didahinya

“wah hyung kau panas pasti karena Kyuhyun ada disampingmu, Kyuhyun pergilah nanti hyung bisa mati karenamu” suruh Donghae “hyung lihatlah, Sungmin hyung sedang menderita” kedua member Super Junior Leeteuk dan Yesung segera menghampiri Sungmin panik

“Sungmin gwenchana?” tanya Leeteuk dan Yesung

“mungkin hyung gugup bila dekat dengan Kyuhyun” dengan tatapan horor plus sinis ke tiga member Super Junior kecuali Sungmin meneror Kyuhyun dan mampu mengalahkan tatapan menyeramkan Kyuhyun

“apa-apaan mereka semua dalam sekejap menyalahkanku dan menjatuhkanku ke jurang yang tidak ada dasarnya” desah Kyuhyun dalam hati

“stop hentikan ini aku bukan sakit tapi aku cemas dan masih sedih karena sapu tanganku masih belum ketemu” gubraakk lagi kali ini keempat member Super Junior shock dan menyesal merasa khawatir kepada Sungmin

“aku harus membuat pengumuman bagi yang menemukan sapu tanganku aku akan memberikan hadiah yaitu ucapan selamat anda telah beruntung” GUBRAAKK tiga kali rasanya semua keempat member Super Junior mau benar-benar melempar keluar Sungmin dari drom

Keesokan harinya di drom Leeteuuk terbangun dan mulai menjajah dapur segala perlengkapan dapur dimulai dari piring, panci, penggorengan, gelas, spatulla, tidak lupa dengan sendok dan garpu dan “pleetaak…  gubraaak… pleetaak… taang… ting… tong… gubraaak… jegeer….” bunyi menghebokan yang dibuat oleh Leeteuk  membangunkan seluruh member SuJu, Siwon keluar membawa seluruh perlengkapan penuh Angry Bird, Donghae pun keluar dengan masih memeluk guling, Sungmin pun keluar membawa boneka beruang, Eunhyuk dan Shindong keluar membawa pemukul baseball, sementara Yesung yang saking paniknya keluar membawa Ddangkoma, Ddangkomi, Ddangkoming dan Morahaji beserta aquariumnya.

“wae…..wae?? ada apa ?” seluruh member SuJu panik dan bertanya-tanya

“iya ada apa hyung, apa hyung tidak tahu aku sedang bermimpi tentang pernikahan ddangkoma padahal aku sedang memakaikan baju pengantin untukknya” pekik Yesung membuat seluruh penghuni Drom menatap Yesug heran.

“hehehhehem tidak ada apa-apa” kata Leeteuk dengan senyum mengembang tanpa rasa bersalah

“HYAA, kalian kenapa masih tidur ayo cepat kalian bersiap-siap pergi ke Jinan” tegas Leeteuk

“hhyaa hyung kami tidak ikut kenapa kami juga dibangunkan?” protes Siwon

“sallah sendiri kenapa kalian terbangun kan aku hanya berniat membangunkan Yesung, Sungmin, Donghae dan Kyuhyun” jelas Leeteuk

“hah hyung kalau begitu aku akan pergi tidur” sambung Ryeowook sambil menuju ke kamar disusul Eunhyuk, Shindong dan juga Siwon.

“kalau begitu kami juga akan kembali tidur” sambung Donghae yang juga bergegas masuk ke dalam kamar disertai Yesung dan Sungmin

“hyaaa kalian bertiga tidak boleh kembali tidur cepat mandi dan siap-siap berangkat” tegas Leeteuk “tunggu dimana Kyuhyun magnae babo itu?” tanya Leeteuk heran karena saking herannya keempat member SuJu tersebut pun pergi menghampiri Kyuhyun ke kamar dan GUBRAAK ia masih tertidur lelap tanpa terganggu dengan suara nyaring tadi

“KYUHYUN BABO CEPAT BANGUN!!!” semua serentak berteriak

***

Author POV

Keesokan harinya diruma Rin Mi yang berada di Jinan Il Sung, Rin Mi, dan Rae In akan bersiap-siap pergi ke taman menunggu Jae Min yang pulang mengambil kamera yang di pinjam oleh sodaranya dan Hae soo yang pulang ke rumah mengambil uang persediaan mereka yang disimpan dirumahnya

“hyaa Rin Mi cepat kau panggil Jae Min dan Hae Soo jangan sampai kita menjadi telah” suruh Il Sung

“okay akan aku panggil….” tidak lama setelah itu Rin Mi pun berteriak memanggil nama mereka “JAE MIN…. HAE SOO…. CEPAT KEMARI!!!” teriak Rin Mi ditempat membuat Il Sung dan Rae In menepuk jidat

“HYAA, maksudku bukan begitu Rin Mi yang neomu-neomu yeppo atau kebalikannya maksudku coba telephone mereka berdua” jelas Il Sung

“sudalah bair aku saja yangg melakukannya” sambung Rae In

“oh ya sudah” setuju Il Sung dan Rin Mi sementara Rae In bersiap menelepon Jae Min dan Hae Soo

“oh iya by the way liburan nanti bagaimana jika kita pergi menonton konser MBLAQ aku ingin sekali melihat Sanghyun oppa” pinta Il Sung

“tidak aku tidak setuju bagaimana kalu kita menonton BEAST saja” usul Rin Mi

“aku ingin bertemu dengan suami tercintaku Yang Yoseob” pinta Rin Mi kembali

“hah, maksudmu si boncel Yoseob” ejek Rae in

“hya jangan salah dia itu adalah Main Vocal you know?” bela Rin Mi

“makannya lebih baik kita menonton MBLAQ” rengek Il Sung

“AAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNDWAAAAAAAAAAAAAE”          teriak Jae Min dan Hae Soo yang tiba-tiba sehingga mengejutkan seisi ruangan

“Hyaa kapan kalian datang?” tanya Rae In “aku baru saja mau menelepon kalian” lanjut Rae In

“oh, baru saja” sambung Jae Min

“iya baru saja jantungku hampir keluar dari tubuhku karena teriakkanmu” jelas Il Sung

“hehehe mian” kata Jae Min dengan seulas senyuman” lebih baik kita menonton konser SUPER JUNIOR” saran Jae Min kemudian

“oh aku setuju sekali aku ingin bertemu dengan suami tercintaku Choi Siwon” bals Rae In

“aku ingin bertemu Leeteuk oppa siapa tahu aku dapat foto bersama dengannya” sambung Jae Min

“sementara aku ingin beretemu dengan Donghae oppa yang imut, kali saja aku dapat nomer telephonenya” lanjut Hae Soo

“lalu kami bertemu dengan siapa?” tanya Rin Mi dan Il Sung serentak

“tentu saja dengan SUJU!!” balas Rae In

“tapi aku tidak terlalu mendalami member SuJu” sambung Rin Mi membuat Il Sung mengangguk anggukan kepala tanda setuju

“bagaimana bila bertemu dengan Eunhyuk?” saran Hae Soo

“jadi kau menyarankanku agar aku bertemu dengan King Of Yadong” jawab Il Sung sinis

“oh iya bener juga nanti kau bisa ikutan yadong” angguk Rae In

“bagaimana bils bertemu dengan Sungmin dia itu baik loh” sambung Jae Min

“kau pikir aku ini suka dengan King Of Aegyeo itu” jawab Rin Mi

“ya sudah bagaimana kalau Heechul, Yesung, Shindong, Ryeowook dan Kyuhyun mereka semua ngga kalah ganteng loh” jelas Rae In

“hyaaa Heechul sedang wamil, Yesung terdengar mengerikan, Shindong terlalu gemuk” tambah Rin Mi

“iya benar sementara Ryeowook gayanya seperti yeoja walaupun jago masak dan Kyuhyun begitu petakilan tidak bisa diam terllihat mengerikan dengan tatapan evilnya jadi kalau aku bertemu Kyuhyun bisa-bisa aku mati padahal aku masih ingin hidup panjang” jelas Il Sung

“ya sudah lupakan saja susah berbicara dengan kalian berdua pokoknya kalian harus ikut menonton konser SuJu titik dan tidak boleh ditambah koma”

Author POV end

***

Bae Rin Mi POV

“baiklah teman-teman kalian sudah mengetahui tugas masing-masing sekarang kita mulai mencari bahan-bahan untuk tugas kita” jelas Il Sung kepada kami semua

“oh iya kalau begitu kita mulai sekarang” sambung Rae in dan mulailah aku pergi kepasar mencari bahan-bahan makanan untuk aku masak

“ahh aku senang sekali bisa kebagian tugas ini, hmmm? Baiknya aku buat apa yah?? Mungkin ddokkbuki atau ramyeon, kimbab, bimbab, bimbimbab ahh pokoknya aku harus memasak yang enak lebih baik aku belanja saja dulu” akhirnya aku pergi dan ketika sesampainya aku dipasar aku melihat banyak pedagang-pedagang yang begitu sibuk sekali disana lalu ada banyak sekali macam-macam makanan yang dijual disini sebut saja sayuran, buah-buahan, ikan juga daging, bumbu masak dan masih banyak lagi

“waah sayang sekali aku jarang ke Jinan ternyata aku selalu melewatkan belanja disini” sesalku sesekali melewati para pedagang yang sibuk melayani pembeli

“ahh aku juga harus beli” kataku “oh iya dimulai dari sana” akhirnya aku belanja mencari semua bahan-bahan yyang kurasa perlu ku beli dari ujung kiri pasar sampai ke ujung kanan pasar dan 2 jam kemudian aku keluar dengan keadaan yang begitu merepotkan dan itu bisa dilihat dari tangan kananku yang membawa 2 kantong penuh yang satu berisi sayuran yang satu berisi buah-buahan dibahu kananku juga terdapat tas yang berisi bumbu masak dan yang satu berisi daging dan ikan

“ya ampun ternyata aku membeli semua bahan makanan kenapa aku bisa membeli ini semua  yah? Ah tapi tidak apa-apa lagi pula besok masih bisa digunakan lagi” pikirku

“tapi ini semua begitu berat bagaimana caranya aku bisa sampai ke mobil tanpa beban ini” pikirku lagi, tapi tiba-tiba sesuatu menabrakku

“BRUUUK!!”

Bae Rin mi POV end

Author POV

“hufft, akhhirnya tiba juga” Kyuhyun menyadarkan diri di jok mobil dan membuka sabuk pengaman untuk keluar mobil

“hyaa Kyuhyun lama sekali kau kenapa baru datang sekarang” tanya Donghae

“itu karena aku mengalami kesulitan saat kemari, lagian siapa suruh kalian berangkat tanpa menungguku” jawab Kyuhyun

“heheheh sengaja memangnya siapa suruh kau tidak bangun” ejek Donghae

“hyaa yesung hyung aku ingin melihat lirik dari lagu yang akan kita nyanyikan nanti” kata kyuhyun sambil membuka pintu

“Kyuhyun kenapa kau baru datang?” tanya Yesung sambil memberi sebuah kertas berisi lirik lagu, Kyuhyun pun datang menghampiri hyungnya “itu panjang ceritanya kalau aku beritahu sampai kapan akan selesai” tegas Kyuhyun, sambil membawa pergi kertas berisi lirik lagu Kyuhyun pun menuju kamar Leeteuk meninggalkan Yesung

“BRAAAAK” Leeteuk menggebrak pintu kamarnya membuat Kyuhyun tersentak kaget

“hyung kenap kau tiba-tiba membuka pintu kamarmu dengan keras? Hyung ingin membuatku jatuh kaget” kesal Kyuhyun pada Leeteuk namun Kyuhyun menyadari ada yang berbeda dengan hyungnya ini

“hyung kau kenapa??” tanya Kyuhyun cemas

“CHO KYUHYUN!! Coba jelaskan apa maksudnya ini” tanya Leeteuk sambil menujuk sebuah foto kepada Kyuhyun

“apa hyung tidak lihat jelas-jelas itu foto mu bagaimana menurutmu baguskan dengan sedikit hiasan berbenttuk macam-macam wajahmu jadi terlihat lucu!” jelas Kyuhyun dengan senyum jahilnya

“hyaaa CHO KYUHYUN berani-beraninya kau membuat foto diriku menjadi lebih konyol dengan penuh coret-coretan tidak jelas ini” teriak Leeteuk “CHO KYUHYUN aku masih bisa menerima semua yang kau lakukan saat berada di Jepang tapi karena hal ini aku menarik kembali semua ini sekarang mati aku” jelas Leeteuk sehingga membuat Kyuhyun kabur dan lari menuju ruang tamu diruang tamu ada Yesung yang sedang minum namun Yesung harus mempertahankan minumannya karena Kyuhyun yang datang menabraknya secara tiba-tiba

“BRUUKK, eh eh eh jangan jatuh minumanku” panik Yesung “hyaa Kyuhyun cobalah kau berhati-hati apa ahjussi tidak mengajarkanmu kalau tidak boleh berlari-lari di dalam rumah” umpat Yesung kesal karena kejadian tadi akhirnya ia pun kembali mencoba meneguk minumannya namun tiba-tiba “BRUUK PRAANG” Yesung terlempar beserta minumannya dan gelasnya pun ikut pecah karena dengan Leeteuk yang juga datang secara tiba-tiba

“HYAA CHO KYUHYUN BABO jangan lari kau!!” pekik Leeteuk dengan keras

“hyaa hyung, magnae, kalian berdua harus bertanggung jawab atas pecahnya gelas minumanku karena kalian aku tidak jadii minum, hyaa… jangan kabur”teriak Yesung kini Kyuhyun sudah keluar dari rumah dan pergi begitu saja disusul Leeteuk yang juga masih mengejar Kyuhyun dengan tampang yang begitu kesal ditengah jalan Donghae pun bingung melihat mereka berdua sedang kejar-kejaran. Donghae pun mencoba memanggil mereka

“hyung, Kyuhyun………..” panggilnya dengan keras namun mereka masih tetap kejar-kejaran dan tidak mendengar Donghae meemanggil “apa mereka sedang berlomba lari ya?” pikirnya kemudian tidak lama setelah itu Yesung pun keluar mengejar Leeteuk dan Kyuhyun

“hyaa kalian berdua jangan kabur” umpatnya

“sepertinya mereka memang sedang berlomba, lalu kenapa aku tidak diajak sunggu keterlaluan hei HYUNG TUNGGU AKU!!” katanya sambil berlari mengejar hyung-hyungnya beserta magnae SuJu tersebut

Author POV end

***

Cho Kyuhyun POV

“hoosssh…hossshh…hoosssh… ah lelahnya diriku apa hyung masih mengejarku ya?” aku yang sedang dalam keadaan tidak aman berhenti melihat kebelakang

“hooossh…hoooosssh….” itu kan hyung saking paniknya aku berlari menuju pasar tetapi karena aku berlari sambil melihat kebelakang dan tiba-tiba “BRAAAK!!” aku menabrak seseorang ia sedang membawa banyak belanjaan namun secepat kilat aku akhirnya bisa menangkap belanjaan yang terlempar “huh syukurlah aku dapat menyelamatkan seluruh barang belanjaan ini” lega kyuhyun

“BRAAAK!!” ADAW…..” teriak agasshi yang tersungkur jatuh kebawah

“hyaaa….. agasshi neo gwenchana?”

“akuu…. hehehe tentu saja aku TIDAK BAIK-BAIK SAJA, ARRASSO!!” teriak yeoja itu dengan keras

“mian aku tidak sengaja kau masih bisa berdiri?”

“kau tidak mendengar atau pura-pura tidak tahu?” ancam yeoja ini, cih apa-apaan yeoja ini, dia sungguh galak sekali

“ADAAWW… kakiku oh kakiku sepertinya terkilir, eoteokkhe?”

“ini barang belanjaanmu sudah ya aku mau pergi”

“ANDWAAE” cegah yeoja itu sambil menarik kakiku “kau tega sekali apa kau tidak melihat kakiku, lihatlah ini terjadi karenamu, kau harus bertanggung jawab” katanya sambil sesekali menunjuk kakinya, bodohnya diriku sampai tidak menyadari kalau semua orang kini tengah melihat kami

“hyaa, agasshi bisakah kau melepas tanganmu dari kakiku lihatlah karena ulahmu sekarang kita menjadi tontonan semua orang menjadi salah paham” bentakku sepelan mungkin

“LALU?” teriak yeoja ini “kau sungguh tega meninggalkan seorang yeoja yang kesakitan hikss..hiksss..hikss.. malangnya nasibku ini” rengek nona ini

“kasihan sekali agasshi itu”

“iya kasihan sekali”

“sungguh kejam namja itu”

“benar kejam sekali”

Yeoja ini sungguh membawa bencana untukku haissh sungguh sial sekali nasibku ini

“hikss…hikss”

“baik-baik apa kau membawa mobil?”

“mobil, oh tentu itu mobilku yang berwarna silver yang kuparkir disamping toko kecil itu” katanya sambil menunjuk ke sebuah toko kecil

“berikan kunci mobilnya padaku” pintaku kepadanya

“untuk apa? Apa kau bisa dipercaya? Bagaimana bila kau membawa lari mobilku?”

“kau ingin aku tolong atau TIDAK, sudah cepat berikan kuncinya” kataku sambil mengacungkan tangan kananku

“ini kuncinya, tapi kau tidak akan membawa lari mobilku kan?” bisiknya

“sudah cepat berikan barang belanjaanmu”

Cho Kyuhyun POV end

***

Author POV

“sudah cepat berikan barang belanjaanmu” pinta Kyuhyun kepada Baer Rin Mi

“ini barangnya, sekali lagi aku tanya kau tidak akan membawa lari mobilku kan?” kata Rin Mi dengan senyum menggembang, Kyuhyun pun menepuk jidat ia tidak mengerti mimpi apa dia sampai-sampai harus bernasip sesial ini

“hyaaa aku bertanya padamu” Kyuhyun pun menatapnya dengan tatapan sinis

“iya, iya sekarang aku percaya lebih baik sekarang kau ke mobilku” kata Rin Mi dengan gugup karena saking takutnay, Kyuhyun pun pergi menuju mobil dengan membawa barang belanjaan. Sementara Rin Mi sibuk mengupat pria yang saat ini pergi meninggalkannya

“hih, pria yang aneh dari atas sampai bawah sih ia terlihat keren dengan topi dikepala dan syal abu-abu di leher tapi pria tadi cukup sinis eh bukan tapi sangat sinis mengalahkan temanku Rae In” pikir Rin Mi “DASAR NAMJA YANG ANEH” teriak Rin Mi

“siapa yang kau panggil ‘NAMJA ANEH HAH’ sambung Kyuhyun tiba-tiba

“ohh bukan siapa-siapa tadi ada seorang pria yang aneh baru saja lewat” jawab Rin M, Kyuhyun yang masih melihat Rin Mi tersungkur di bawah mencoba mengubah posisi berdirinya ke posisi jongkok “naiklah aku akan menggendongmu ke mobil” seru Kyuhyun

“apa kau yakin merasa kuat? Badanku lumayan berat loh” kata Rin Mi meyakinkan

“kau mau cepat pulang atau tidak?” bentak Kyuhyun

“ne ne” akhirnya Kyuhyun pun menggendong Rin Mi sampai ke mobiil sesampainya di sana Rin Mi pun masuk ke mobilnya

“kau masih bisa menyetirkan?” tanya Kyuhyun

“hmmm?? Sepertinya tidak…” jawab Rin Mi deengan singkat

“kalau begitu ‘CEPAT KAU PINDAH’” bentak Kyuhyun kepada Rin Mi yang duduk di kursi depan dekat setir mobil

“tidak bisakah kau baik kepadaku? Ini ‘MOBILKU’ arraso!!”

“mangkanya kau pindah kau mau aku antar atau aku tinggalkan” bentak Kyuhyun lagi

“Huh, iya iya tapi bisakah kau tidak begitu dingin kepadaku?” pinta Rin Mi sambil pindah ke jok mobil yang satunya, namun Kyuhyun tetap diam dan tidak merespon pertanyaan Rin Mi ia lelah karena kejar-kejaran tadi energinya pun terkuras habis dan ditambah perdebatan dengan Rin Mi ini hampir membuat seluruh tenagannya jadi terkuras sepenuhnya dari sisa tenaganya dan ia harus menghemat sisanya ini untuk dapat membela diri di depan hyungnya nanti

“dimana ruamhmu??” tanya Kyuhyun

“oh rumahku di Jinan” kata Rin Rin Mi dengan seulas senyuman, sekali lagi Kyuhyun menepuk jidat

“aku tahu rumahmu di Jinan apa kau tahu ini ‘JINAN’ maksudku dimana alamat rumahmu?”

“oh alama rumahku ada didepan jokmu kau bisa lihat sendiri” jelas Rin Mi

“dasar yeoja aneh” umpat Kyuhyun dalam hati, disepanjang perjalanan Rin Mi dan Kyuhyun hanya diam saja, sementara Kyuhyun sedang fokus menyetir Rin Mi melihatnya degan tatapan bertanya-tanya

“kenapa kau melihatku dengan tatapan begitu? Aku tahu wajahku begitu tampan dan keren tapi tidak bisahkah kau berhenti melihatku, membuatku risih” tegas Kyuhyun seolah-olah mengetahui kegiatan Rin Mi

“aku tidak melihatmu aku hanya melihat tampangmu menurutku kau begitu mencurigakan tapi mungkin itu hanya perasaanku” jawab Rin Mi, beberapa detik kemudian suasana kembali terdiam dan pada detik ke 30 Rin Mi berceloteh sendiri

“eoteokkhe… apa yang harus aku lakukan, hei bisakah kau memberi aku saran?” tanya Rin Mi

“kau berbicara dengan siapa?” jawab Kyuhyun

“DENGAN IBLIS!!” sambung Rin Mi

“maksudmu apa?” lanjut Kyuhyun

“sudah lupakan baiknya aku harus bagaimana yah masa seluruh teman-temanku ingin aku menonton konser SUPER JUNIOR padahal aku kan cintanya dengan BEAST” curhat Rin Mi kepada Kyuhyun yang tidak mengenali Kyuhyun karena topi dan syalnya tersebut

“hmm itu pilihan yang bagus loh” sambung Kyuhyun

“kau ini tidak memiliki selera yang bagus sekali, aku lebih suka BEAST dari pada SUPER JUNIOR kalau aku menonton konser SuJu siapa nanti yang akan aku teriaki namanya? Aku kan lebih suka BEAST yang personilnya lebih keren dan imut seperti Yang Yoseob juga Dongwoon yang ganteng” jelas Rin Mi

“harusnya kau berkaca, jelas-jelas SuJu itu KING OF POP KOREA” protes Kyuhyun

“iya, aku tau kok tapi lagi pula aku tidak terlalu mendalami SuJu masa aku harus memilih Heechul? Dia kan sedang wamil lagi pula kalau pun ia sudah pulang nanti bisa-bisa aku ditembak mati lagi dia kan juga seram bila sedang marah” jelas Rin Mi, Kyuhyun pun menahan tawa dan berusaha tidak tertawa dan berpura-pura diam

“lalu?” sambung Kyuhyun

“iya sudah begitu Eeunhyuk juga begitu dijuluki sebagai King Of Yadong kalau aku menyebut namanya bisa-bisa aku ikut YADONG juga lagi, terus Shindong dia terlalu gemuk buatku aku tidak mau bersama orang gemuk” lanjut Rin Mi sehingga membuat Kyuhyun benar-benar hampir melepas tawa namun ia berusaha tetap diam, tetapi tidak bisa dia akhirnya tangan kirinya pun terpaksa ia tarus dimulutnya untuk menahan tawa

“lalu apalagi?” sambung Kyuhyun dengan seulas senyum tanya

“itu sih Sungmin aku sebenarnya suka pribadiannya yang baik tapi dia terlalu begitu, terus Yesung dia juga begitu menuurut seluruh membernya dia terdengar mengerikan, lalu Ryeowook aku tidak terlalu suka gayanya seperti wanita tapi aku salut dia jago masak” jelas Rin Mi kembali

“oooh…” angguk Kyuhyun

“dan yang ini perlu yaitu si maknae “ kata rin mi sambil menggerakkan jari telunjuk ke wajah kyuhyun “ aku akui wajahnya begitu tampan TAPII dia itu orangnya petakilan terus tidak bisa diam seperti anak yang kurang perhatian, terus yang lebih mengerikan si MAKNAE CHO KYUHYUN itu dia memiliki tatapan yang efil seperti iblis, yah mirip dirimu lah. Teman ku saja Il Sung sampai takut apabila bertemu dengannya, nanti bisa bisa nyawa aku melayang kabur lagi dari tubuhku ihh seram sekali” jelasnya panjang lebar dah seketika senyum diwajah Kyuhyun menjadi lenyap karena cerita yeoja yang ada disampingnya.

“sepertinya hidupnya benar benar mengerikan” sambungnya

“ya benar jadi ku sarankan jangan, ANDWAE jangan sekali-kali menyukai CHO KYUHYUN atau jangan bertemu dengannya bisa BAHAYA untuk kelangsungan hidupmu” saran Rin Mi

“MWO???” Kyuhyun pun menghentikan mobil secara mendadak dan tiba-tiba

“BRUUK” kepala Rin Mi membentur kaca “ADAAAW…” pekik Rin Mi

“HYAAA, apa yang kau lakukan kau membuat lukaku semakin bertambah YOU KNOW??” bentak Rin Mi

“dengar yah menurutkku ‘MAKNAW SUJU’ itu sangat baik asal kau tahu saja ya dia itu adalah salah satu lead vocal dari ketiga ‘lead vocal SuJu’ dan dia juga sangat ‘TAMPAN’ YOU KNOW??” bela Kyuhyun dengan membentak Rin Mi

“kau ini kenapa jadi sinis begitu sih!!” tanya Rin Mi, “jangan-jangan” Rin Mi pun mendekati wajah kyuhyun dan Kyuhyun pun perlahan-lahan menghindari Rin Mi

“MWO ada apa?” tanya Kyuhyun

“jangan-jangan kau ini….” Rin Mi melihat dari atas sampai bawah

“apa kau menyadari tentang diriku” kata Kyuhyun “bagus harusnya dari awal kau tahu aku ini adalah CHO KYUHYUN. Sekarang aku ingin tahu bagaimana reaksimu HAHAHAHA” senangnya Kyuhyun dalam hati

“kau pasti GAY ya J” kata Rin Mi dengan senyum berbunga-bunga sehingga sekali lagi Kyuhyun menepuk jidat

“kau ini tidak punya televisi yah, lihatlah wajahku ini dengan jelas apakah mirip dengan sesseorang yang mungkin sudah kau HINA tadi” bentak Kyuhyun keras

“APA? MANA yang mirip dengan siapa kau mirip aku tidak tau’ “ jawabnya

“apa perlu aku membelikan televisi 30 inch agar kau menyadari“ saran Kyuhyun

“HAHAHAHA , tidak perlu dirumahku sudah ada bioskop kok“ jawabnya

“oh tuhan tolong aku, berikan aku kesabaran“ Kyuhyun pun pasrah dan berusaha diam sepanjang perjalanan, akhirnya Kyuhyun dan Rin mi sampai ditempat tujuan Kyuhyun pun keluar dari mobil dan berjalan kesisi mobil satunya untuk membantu Rin Mi keluar dari dalam mobil

“gwenchanayo? Apa kau masih bisa berjalan sampai dalam rumah?” tanya Kyuhyun

“gwenchana tapi sepertinya aku tidak kuat berjalan ke dalam rumah”

“sini kakimu biar aku lihat” Kyuhyun pun menarik kaki Rin Mi

“ANDWAE, jangan menyentuh kakiku” Rin Mi pun mencegah Kyuhyun “lebih baik aku berjalan sendiri saja” jawab Rin Mi

“ya sudah aku malah senang sekali karena bebanku berkurang, ku ucapkan syukur malah kalau perlu aku akan bersujud saking senangnya terbebas dari dirimu” jawab Kyuhyun

“ya sudah lagi pula aku juga tidak betah dekat ddenganmu membuatku merinding saja” bela Rin Mi “oh ya kau pulang dengan apa?” tanya Rin Mi

“dengan lelahnya aku pulang” jawab Kyuhyun

“kau ini serius sedikit” pinta Rin Mi

“mungkin jalan kaki atau memang jalan kaki tapi, sepertinya memang sajaln kaki” jawab Kyuhyun

“tidak perlu biar supirku saja yang mengantarmu” saran Rin Mi

“ya sudah” jawab Kyuhyun, dan akhirnya Kyuhyun pun pulang dengan diantarkan supir Rin Mi sampai rumah

Author POV end

***

Leeteuk POV

“hoosshh…hoossh…” aku menghela nafas lelahku “kemana setan babo itu pergi? Cepat sekali dia menghilangnya” pikitku dengan nafas terengah-engah

“harus kemana lagi aku mencari anak sialan itu?” tanyaku bingung

“tunggu, ngomong-ngomong aku ada dimana? Tanyaku sesaat “tentunya di Jinan hehehe” jawabku “Leeteuk, ini bukannya waktu untuk bercanda dengan dirimu sendiri, kalau kau terus-terusan berbicara sendiri kau akan disangka orang gila” saranku pada diriku sendiri, tidak lama kemudian aku mencoba meneruskan petualanganku sendiri di Jinan entah aku bingung karena aku tidak tahu mau melakukan apa? Yang jelas bila nanti aku sudah sampai kerumah aku berjanji akan mengeksekusi CHO KYUHYUN setan babo sialan itu dan aku tidak akan memberikan ampun kepadanya

“bagi yang menemukan orang yang memilikki ciri-ciri sebagai berikut yaituwajah yang tidakk jelas bentuknya, rambut yang jelek, memiliki pendengaran jelek, sikapnya angkuh dan dingin memiliki kemampuan gaib seorang setan yang bila berada didekatnya akan mati merinding, tubuhnya tidak ramping dan juga tidak gemuk, intinya tidak ada yang bagus dan menarik darinya yang ada hanya banyak jeleknya. Oh iya dan satu lagi dia memiiliki mata yang jahat yang dapat membuatmu masuk kedalam NERAKA jadi aku sarankan kalian harus memakai kaca mata hitam juga perlengkapan perang karena orang itu saat ini sudah berkeliaran dimana-mana, sementara ciri-ciri lainnya cari saja sendiri” khayalku sesaat untuk memproklamirkan pengumuman itu, namun aku menggelengkan kepalaku “kalau aku melakukan itu bisa-bisa semua orang jadi ketakutan lagi yang ada bisa-bisa terjadi perang dunia ke 3 dan nanti akhirnya tidak selesai-selesai, bisa-bisa aku mati terbunuh sebelum menemukan anak gaib itu” pikirku panjang-panjang

“sudahlah sepertinya aku mulai merasa tidak waras lebih baik aku berjalan-jalan saja sebelum akhirnya aku menjadi benar-benar tidak waras tapi, khayalanku tadi lumayan bagus yah…?” tanyaku, akhirnya aku memutuskan untuk berjalan-jalan disekitar tempat ini  namun entah mengapa aku merasa tidak enak jangan-jangan akan terjadi sesuatu lagi

Leeteuk POV end

***

Lee Jae Min POV

“ck….kreek…ck…kreek” begitulah suara kamera instaxku berbunyi, yah seperti inilah kegiatanku sekarang memotret pemandangan sekeliling untuk mencari ide pembuatan miniatur perumahan karena aku harus mebuat gambar dari konsep perumahan kelompokku

“wah sepertinya disana pemandangannya sangat bagus perumahan-perumahan disana juga terlihat bagus dan keren, juga terkesan mewah lebih baik aku kesana siapa tahu aku dapat ide” pikirku sambil melangkah menuju perumahan-perumahan itu dan mulailah aku tenggelam ke dalam suasana, sudut demi sudut rumah pertama hingga rumah yang aku potret sekarang tengah aku potret entah sudah berapa banyak rumah yang aku foto juga taman-taman disekitarnya, tapi sepertinya sudah cukup banyak, karena aku merasa sudah cukup akhirnya aku memutuskan pergi menuju taman diujung perumahan sekitar sini untuk memulai menggambar

“baik sepertinya tempat ini cocok untuk aku kuasai sendiri” pikirku, kemudian aku pun membuka tasku membongkar perlengkapan semua yang aku bawa dimulai dari alat tulis yang lengkap, buku gambar, macam-macam penggaris, spidol berwarna-warni, pensil warna, juga crayon yang akan aku pakai untuk mendesaain. Titik demi titik menjadi garis yang lama-kelamaan membentuk sebuah bidang beberapa menit kemudian akupun selesai membuat rumah yang aku buat dari bermacam-macam bentuk rumah tadi, tapi bukan berarti aku menjiplak karena setiap aku memotret aku selalu dapat ide yang menghasilkan karya yang bagus, satu jam lebih berlalu dan gambarku sudah hampir selesai dihias dan tinggal diwarnai.

“yes, sebentar lagi akan selesai tinggal diberi warna dan aku bisa pulang kerumah Rin Mi” kataku senang

“wah, agasshi gambar yang bagus sekali” kata seseorang yang saat ini tengah memperhatikanku dan ternyata ia seorang namja

“kau siapa??” tanyaku bingung

“kau tidak mengenaliku?” tanyanya kembali

Lee Jae Min POV end

-To Be Continue-

please comment , jangan jadi silent riders , author butuh banget comment , dimana kurangnya 🙂

fanfiction

Mystery Prolog


Title: Mystery (Prolog)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

Ooooooooooppppppppppppssssssssssssss!!!!!!!!!!!!!!!

Ada sesuatu yang terjadi pada anggota Super Junior loh,!! Suatu saat SM Entertainment memilih 5 orang dari 10 member Super Junior. Mereka adalah Leeteuk, Yesung, Sungmin, Donghae dan Kyuhyun.

Karena mereka di tuntut menunjukkan performa yaang bagus mereka pun dikirim ke Jinan. Namun siapa sangka, karena ulah si maknae Kyuhyun ia pun membuat sang leader Leeteuk menjadi geram dan di mulailah kejar-kejaran antara leader dana maknae.

Tapi memang dasar mereka berdua kalau sudah bertengkar pasti ada aja yang menjadi korban dan salah satunya adalah Yesung si Lead Vocal Super Junior. Karena Yesung kesal ia pun tak mau kalah dan mencoba mengejar mereka. Donghae yang melihat ke 3 membernya pun penasaran dan ikut melarikan diri, Kyuhyun masuk ke dalam pasar , sementara Leeteuk ia pun jauh meninggalkan Kyuhyun dan yesung yang juga kehilangan jejak kedua orang yang menyebalkan itu dan Donghae yang tidak sengaja mengejar ke 3 membernya hingga ke taman.

Namun siapa sangka ditempat itu telah menunggu seseorang yang akan mengubah hidup mereka. Siapakah orang yang menunggu mereka? Apa yang terjadi dengan mereka? Aapa hubungan mereka sebenarnya? Lalu apa yang akan mereka lakukan?