fanfiction

My First Love Dilema | Part 1


Author: Bae Rin Mi

Title: [Part 1] My First Love Dilema

Genre: Romance, Sad, Angts, Happy

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast: Park Jiyeon

Cho Kyuhyun

Yang Yoseob

Bae Rin Mi *eksis ahha*

Oh ya ini FF series ke dua aku, sebenernya tadinya mau dibuat one shoot kalau ngga two shoot eh tapi panjang banget yaudah aku bikin series aja, ini FF selingan sama FF yang Mystery 😀 oh ya kalau banyak yang suka sama FF ini aku terusin, kalau ngga yah mungkin ngga bakal aku terusin, jadi harap comment yah 😀 wkwk

Waktu adalah hal yang paling kejam yang pernah ada sepanjang peradapan hidup manusia. Dia bisa berjalan begitu saja, tak peduli kita sedang sedih ataupun gembira. Dan dia bisa memberi kita sebuah hari baru yang bisa jadi merupakan hari terakhir kita melihat orang-orang yang kiita sayangi. Atau, dia bisa juga membawa pergi segala hal yang sedang kita nikmati.

Author POV

Jiyeon kembali merenung sambil melihat tetes demi tets hujan yang turun melewati  jendela kelasnya. Dalam benaknya dia tidak akan melupakan segala kenangan di hari itu. Hari dimana ketika semuanya berakhir, hari ketika dia tidak bisa lagi tersenyum lega seperti biasanya. Dan entah sampai kapan Jiyeon akan melupakannya dan kembali tersenyum seperti dahulu.

Hari ini sudah genap 1 tahun setelah kejadian itu. Kejadian dimana hilangnya senyuman wanita cantik yang bernama Park Jiyeon. Dan selama itu juga Jiyeon berharap akan ada sebuah keajaiban yang bisa merubah semuanya. Tapi bagi Jiyeon itu semua hanya harapan palsu yang tidak mungkin akan terjadi.

“Park Jiyeon, coba kau kerjakan soal didepan ini” tanya guru Yang yang sedang mengajar Bahasa Inggris dikelas. Tanpa banyak bicara Jiyeon maju ke depan kelas dan mengerjakan soal yang ada dipapan tulis tersebut. Tidak heraan kenapa semua guru yang ada disekolah itu selalu memanggil Jiyeon untuk mengerjakan soal didepan kelas, karena Jiyeon terkenal sebagai seorang murid yang sering melamun saat jam pelajaran.

“Lihat itu yeoja aneh melamun lagi, tidak tahu apa guru Yang sedang menerangkan pelajaran didepan, dia malah asik melamun begitu” kata seorang yeoja yang tak lain dan tak bukan bernama Krystal

“Ya bener sekali, yang aku tahu kalau orang slalu melamun tandanya orang autis” jawab yeoja disampinya bernama Yoona

“Autis? Ih seram sekali yah” balas Krystal

“Krystal, Yoona ngobrol saja kalian!! Sehabis Jiyeon mengerjakan soal didepan, giliran kalian yang mengerjakan soal berikutnya” kesal guru Yang sambil memelototi 2 yeoja yang sedang mengobrol saat jam pelajarannya

Author POV end

***

Jiyeon POV

Hari ini, berangkat ataupun pulang sekolah rasanya sama saja. Saat aku berangkat atau pulang sekolah tidak adalagi yang menyambutku dengan sebuah senyuman manis, ah sudahlah memikirkan itu membuatku sangat geram.

Saat ini aku sedang didepan gerbang sekolah, menunggu appa menjemputku. Tetapi hapeku berbunyi tandanya ada sebuah sms masuk, dan aku melihat bahwa pesan itu dari appa, aku membukanya dan “chagi, maap appa tidak bisa menjemputmu hari ini, appa sedang sibuk, mianhae chagi” itulah isi pesan sms dari appaku “hufft, sudah ku duga” kataku

“Lebih baik aku pulang naik taxi ataupun bus saja” kataku sambil berjalan menuju halte bus dekat sekolahku

Saat aku sampai dihalte bus, bus yang aku tunggu pun datang, aku segera duduk kursi belakang. Setelah 15 menit perjalanan akupun turun, tapi aku tidak langsung pula kerumah, melainkan pergi ketaman dekat perumahan tempatku tinggal

“Mungkin kalau aku ke taman, aku bisa melupakan sejenak masalah yang aku punya” kataku, akupun melangkahkan kaki ku ke pintu masuk taman, di taman ini tersedia berbagai mainan, seperti perosotan, ayunan, dll. Aku pun berkeliling di taman ini, saat aku ingin duduk di sebuah bangku didekat air mancur, aku melihat sesosok manusia sedang tiduran di bangku taman tersebut, aku pun yang penasaran mencoba mendekatinya, “Apakah dia masih hidup?” pikirku

Jiyeon POV end

Author POV

“Apakah dia masih hidup?” pikir Jiyeon, Jiyeonpun mencoba mendekati sesosok manusia tersebut, dan saking penasarannya Jiyeon, ia mengoyang-goyangkan tubuh namja tersebut, Jiyeon berharap semoga namja ini masih hidup.

“Bangun! Bangun! Bangun kamu masih hidup kan? Tidak mati?” tanya Jiyeon sambil terus mengoyang-goyang kan badan namja tersebut, namja tersebut merespon dengan mulai bergerak sedikit demi sedikit, ada perasaan lega di hati Jiyeon karena namja tersebut masih hidup, tetapi Jiyeon melihat wajah namja itu pucat dan putih sekali, wajah namja tersebut seperti wajah keturunan eropa, hidungnya mancung dan sangat tampan.

“Ah, tadi kamu bilang apa?” tanya namja tersebut dengan suara lembut

“Tadi aku bilang kamu masih hidup kan?” jawab Jiyeon

“Kamu lucu deh, masa orang lagi tidur dibilang sudah mati” jawab namja tersebut sambil tertawa kecil

“Kan aku pikir kamu sudah mati, habisnya kamu tidur seperti orang mati saja” balas Jiyeon

“Hahaha kamu lucu deh” balas namja tersebut sambil mengeluarkan senyum innocentnya

“Aku ini serius tau” seru Jiyeon sambil berkacak pinggang

“Tadi aku kehujanan, terus karena tidak ada tempat berteduh yah aku berteduh disini saja. Terus, karena suasanannya mendukung, yah aku ketiduran deh” ujar namja tersebut

“kau tidur ditempat dan waktu yang salah” kata Jiyeon

“Kalau tempat, aku yakin ini tempat umum, jadi siapa saja boleh main kesini. Tapi kalau soal waktu, aku rasa waktu selalu salah” kata namja tersebut

Jiyeon heran, kenapa ada seseorang yang berpikiran sama seperti dia, kalau waktu itu adalah hal yang sangat kejam dan selalu salah.

“Maksud kamu?” tanya Jiyeon sambil duduk disebelah namja tersebut

“Kamu tahu waktu adalah hal yang paling kejam sepanjang masa. Dia bisa berjalan melewati kita tanpa kita tahu dia bisa sudh melewati kita”

“Atau dia bisa dengan gampangnya membawa pergi semua hal yang sedang kita nikmati” Jiyeon menyambung kata-kata namja itu

“Loh kamu juga tahu itu? Kamu juga benci sama waktu?” tanya namja tersebut

“Mungkin orang-orang bisa menganggap aku aneh kalau aku bilang aku benci dengan waktu. Karena, waktu bisa berganti dengan cepat tanpa memandang siapapun orang yang merasakannya” jawab Jiyeon sambil terus melihat kedepan dan memikirkan sesuatu yang membuatnya seperti ini

“Memang aneh loh, soalnya kita berdua sama-sama membenci dia, WAKTU. Sesuatu yang abstrak yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata”

“Kok pemikiran kamu sama kaya aku sih? Aku jarang loh ketemu sama orang yang sependapat dengan aku soal WAKTU”

Saat namja tersebut ingin menjawab pertanyaan Jiyeon, tiba-tiba dari arah belakang muncul appa Jiyeon dengan wajah yang sangat panik mendekati Jiyeon bersama 2 satpam

“Jiyeon-ah, appa pikir kamu hilang, appa tuh khawatr banget sama kamu, kalau kenapa-napa gimana?” tanya appa Jiyeon dengan nada yang sangat panik

“Buktinya, aku sekarang baik-baik kan?” jawab Jiyeon

“Yah, syukurlah sayang”

Ketika Jiyeon berbalik untuk melihat namja yang tadi, tapi Jiyeon tidak menemukan namja tersebut, dari kejauhan Jiyeon melihat namja tersebut tengah tersenyum manis ke arahnya. Dan Jiyeon pun membalas senyuman namja tersebut, setelah sekian lamanya jiyeon tidak pernah tersenyum semanis itu, tapi hari ini ia bisa tersenyum kembali

Author POV end

***

Jiyeon POV

Sejak tadi malam, pikiranku terus melayang-layang. Anehnya memori di otaknya tidak lagi memutar flashback kejadian 1 tahun yang lalu, tetapi kejadian kemarin sore di taman. Saat aku bertemu dengan seorang namja yang aku kira seorang mayat di taman dekat komplek ruamhku

“Minho, sejak kapan kamu minjem barang-barang aku tampa bilang dulu?” kata Krystal dengan suara yang keras dan kencang melebihi toa manapun di dunia ini

“Sebaiknya aku cari tempat yang lebih sepi untuk memflash back kejadian kemaren sore” pikirku

Aku pun berjalan kesegala tempat, menemukan dimana tempat yang sepi, akhirnya kuputuskan untuk pergi ke atap sekolah, disana adalah tempat biasanya aku menyendiri dari orang-orang yang munafik dan bermuka dua!

“Huft, akhirnya sampai juga” kataku sambil menghela nafas “apa aku bilang disini sepi, udara sejuk dan aku terhindar dari orang-orang yang munafik” kataku kepada diri sendiri sambil merentangkan tangan menghirup udara segar di atap sekolah

Aku pun berkeliling di atap sekolah, tetapi aku melihat seorang namja sedang tertidur di bangku dekat pagar atap sekolah, aku penasaran dengan namja tersebut, tapi aku juga takut membangunkannya. Akhirnya aku memberanikan diri mendekatinya

Aku pun berjalan dengan sangat pelan dan tanpa bersuara, takut membangunkannya. Pas aku tepat disebelah namja itu, aku tidak dapat melihat wajah namja tersebut, karena wajahnya tertutup topi, aku pun mencoba membangunkannya.

“Hei” kataku sambil mengoyang-goyangkan tubuhnya pelan

Dia pun bergerak, aku pun mencoba menjauh darinya, dan akhirnya aku melihat namja tersebut masih tertidur pulas, akhirnya aku mencoba mendekatinya dan berdiri disampingnya

Aku merasakan angin sepoi-sepoi membelai rambutku, “sejuk” kataku

“Ternyata ada orang, aku pikir dari tadi ada hantu, eh ternyata kamu napak” kata namja tersebut dan hasil aku menoleh ke arahnya dan

“Lho? Bukannya kamu yang kemarin? Kita ketemu lagi” kataku

“Eh iya, ternyata kamu anak sini juga yah? Nama kamu siapa?” kata namja itu sambil menyodorkan tangan kanannya

“Park Jiyeon imnida, kamu?”

“Nama kamu indah yah, jonen Cho Kyuhyun imnida, oh ya kayanya aku baru lihat kamu, baru masuk juga?” kata namja tersebut yang bernama Cho Kyuhyun

“Iya, aku baru kelas 10, kelas aku 10-3, kalau Kyuhyun-ssi?”

“Aku 12-IPA-1, oh jadi kamu baru kelas 10. Oh ya jangan panggil aku dengan embel-embel ssi, panggil aja aku oppa, karena aku lebih tua dari kamu 2 tahun” kata Kyuhyun sambil tertawa

“Okay, baiklah Kyuhyun-ssi, eh salah maksudnya Kyu oppa” kataku sambil tersenyum

“Oh ya, kita tuh banyak kesamaan yah” kataku melanjutkan

“Aku juga baru nemuin tempat ini, eh ternyata kamu juga suka tempat ini” kata Kyu oppa

“Baru nemuin? Oppa itu kan udah 2 tahun lebih sekolah disini masa baru nemu tempat ini” kata ku bingung sambil mengaruk-garuk kepala

“Aku belum bilang yah, kalau aku anak pindahan? Baru 2 hari yang lalu aku sekolah disini, kita punya kesamaan lagi yah, sama-sama baru pindah kesini” kata Kyu oppa sambil tertawa

“Sebelumnya kamu sekolah dimana?”

“Di negri nan jauh dimata”

“Ya, tapi dimana? Negri itu”

“Spanyol” kata Kyu oppa sambil menoleh ke arahku

“Oppa bentar lagi bel masuk berbunyi, oppa ngga mau telat kan, lebih baik kita masuk ke kelas masing-masing, dari pada nanti opa di cap jadi anak bandel” kataku

“Lho, memang aku ini aslinya anak bandel banget! Belum tau aja kamu”

“Makanya nanti jam 5 sore, aku tunggu oppa ditaman di tempat pertama kali kita bertemu di taman komplek dekat rumahku, aku mau mendengar semua cerita tentang oppa, udah yuk turun” kataku mengajak Kyu oppa untuk turun

“Aku baru tahu loh ada cewe seagresif kamu, masa ngajakin namja ngedate duluan? Harusnya kan namja yang ngajak yeoja duluan”

“Sudahlah oppa lebih baik kita cepat turun , ebl masuk sudah berbunyi tuh, kajja” kataku sambil menarik tangan oppa untuk turun kebawah

***

Bel pulang sekolah pun berbunyi tanpa pikir panjang aku melesat keluar dari kelas.

Aku langsung menghampiri appa yang sedang menunggu di tempat parkir sekolah, dan aku membuka pintu mobil sambil tersenyum ke arah appa

“Yeon, tumben kamu nyambut appa dengan senyuman, biasanya kamu nyambut appa dengan tampang bete kamu” kata appa heran

“Ah, perasaan appa aja kali, udah ah appa konsentrasi menyetir saja” kataku sambil melihat jam tangan warna pink pastel di tangan kiriku

Akhirnya sampai dirumah juga, aku pun bergegas mandi dan segera pergi ke taman komplek rumahku, karena jam 5 nanti aku harus bertemu dengan Kyu oppa

Jiyeon POV end

***

Author POV end

“Hei, oppa” seru Jiyeon

Saat ini jam sudah pukul 17.10 KST, Jiyeon telat dari waktu jam janjian. Tanpa Jiyeon duga Kyuhyun sudah sampai duluan

“Harusnya orang yang ngajak janjian dateng duluan, ini malah yang diajak yang dateng duluan” kata Kyuhyun sambil memainkan ayunan

“Kamu yang terlalu cepat datengnya, lagian aku cuma telat 10 menit” kata Jiyeon

“Jangan salah 10menit itu berarti loh, dulu di Spanyol kalau aku mau sekolah naik kereta, kalau aku telat 1menit saja aku bakal ketinggalan kereta dan aku harus tunggu kereta selanjutnya yang memakan waktu setengah jam untuk nunggunya” kata Kyuhyun menjelaskan

“Oke oke maaf, ya aku salah, lain kali aku ngga akan telat lagi deh” ujar Jiyeon sambil berdiri didepan Kyuhyun tiba-tiba yang sedang bermain ayunan

Untung Kyuhyun tidak terlalu kencang bermain ayunannya, kalau ngga bisaa-bisa Jiyeon terpental dan jatuh gara-gara Kyuhyun

“Jiyeon, kamu jangan berdiri tiba-tiba didepanku dong, nanti kalau kamu terpental gimana?” kata Kyuhyun sambil berhenti dari aksi bermain ayunan dan menghampiri Jiyeon

Jiyeon terdiam mendengar kata-kata Kyuhyun barusan, bukan karena nada suara Kyuhyun yang khawatir tapi Jiyeon mengalami de javu. Jiyeon ingat dulu ia pernah berdiri secara tiba-tiba didepan seseorang yang sedang bermain ayunan dan orang itu bereaksi sama seperti Kyuhyun

Tapi ini bukan de javu biasa, ini seperti nyata yang pernah terjadi 5 tahun yang lalu, di sebuah taman juga

“Jiyeon, kok kamu jadi diam sih? Masih ngerasa bersalah gara-gara tadi kamu telat? Aku udah maafin kamu kok, jangan diem aja yah” kata Kyuhyun

“Ha?” Jiyeon tersadar dari lamunannya

Sepertinya Jiyeon teringat kembali kejadian 5 tahun yang lalu, dan kini kejadian 1 tahun yang lalu berputar kembali dimemori otak Jiyeon

“Jiyeon, kamu tidak kenapa-napa kan?” kata Kyuhyun dengan nada khawatir

Sekarang Jiyeon malah jongkok didepan ayunan sambil menundukan kepalanya

“ANDWAE, sedetik aku bisa ngelupain, sedetik kemudian aku ingat” ujar Jiyeon sambil mengacak rambutnya frustasi

“Jiyeon, kamu kenapa? Inget soal apa?” ujar Kyuhyun dengan suara halusnya seperti biasa sambil ikutan berjongkok didepannya

Jiyeon sendiri tidak sadar telah berbicara sendiri seperti ini, kini dibenaknya muncul memori kejadian yang selama 1 tahun ini menganggunya dan menyiksa batinya

Entah kenapa, sekarang Jiyeon merasa capek sekali, capek kareena ia tidak pernah membagi cerita ini kepada siapa pun. Dengan appanya saja Jiyeon tidak mau apalagi kepada orang lain

“Oppa, mian aku mau pulang aja” ucap Jiyeon saambil berdiri daan hendak pergi

“Emangnya kenapa? Kamu masih ngga enak? Udah aku maafin kok” balas Kyuhyun sambil memegang tangan Jiyeon agar yeoja itu tidak pergi

“Bukan, bukan soal itu, tapi ini tentang aku oppa” jawab Jiyeon sambil melepas tangan Kyuhyun dengan pelan

“Oke, aku ngerti mungkin lusa atau kapan kamu bisa cerita ke aku soal kenapa kamu tiba-tiba seperti ini, tapi aku mau besok kamu berangkat bareng sama aku, gimana?”

“Oppa, aku”

“Bilang iya atau ngga kok susah banget”

“Ya sudah” ujar Jiyeon sambil meninggalkan Kyuhyun

Sepeninggal Jiyeon, Kyuhyun pun memutuskan untuk pulang ke kosannya yang memang berada di sekitar daerah perumahan yang terkenal elite ini

Seharusnya sore-sore seperti ini Kyuhyun sudah harus ada diranjangnya untuk beristirahat, tapi karena Jiyeon ia merelakan untuk beristirahat di ranjangnya. Sejak 2 hari yang lalu Kyuhyun selalu tidur jam 1 pagi, sebenarnya ia tidak boleh tidur jam segitu. Tapi Kyuhyun merasa sangat jengkel kalau harus-harusan beristirahat dikasur dan minum obat

Kyuhyun sangat senang sekaligus penasaran tentang Jiyeon yang datang secara tiba-tiba di hidupnya. Apalagi dia dan Jiyeon sama-sama membenci yang namanya waktu.

Apalagi Jiyeonlah yang mengajaknya bertemu ditaman itu, tempat pertama kali ia bertemu. Tapi tiba-tiba saja Jiyeon memutuskan untuk meninggalkan Kyuhyun. Yeoja itu bahkan tidak memberi alasan kenapa ia bisa seperti itu dan meninggalkannya

Tapi, Kyuhyun sudah biasa diperlakukan seperti itu, ditinggalkan tanpa sebuah penjelasan dan alasan yang pasti.

Uncategorized

Fakta Tentang Kyuhyun


1. Kyuhyun berasal dari daerah distrik di Seoul yaitu Nowon.
2. Keluarganya terdiri dari mama, papa,dan kakak perempuan.
3. Lahir pada tanggal 3 Februari 1988.
4. Tingginya 180, dan beratnya 68. Golongan darah A.
5. Punya kakak perempuan bernama Cho Ara yang usianya 2 tahun lebih tua dari Kyuhyun.
6. Ayahnya bekerja sebagai chairman di sebuah asosiasi dan kakaknya kuliah di luar negri.
7. 조규현 merupakan Hangul untuk Cho Kyuhyun.
8. Kyuhyun beragama Kristen. Sewaktu berumur 8 tahun, dia pernah rekaman lagu gereja bersama kakaknya.
9. Waktu umurnya 16/17 tahun, Kyuhyun ikutan Buddy Star Contest dan menang juara 3.
10. Menjadi member SJ sejak 23 Mei 2006 di televisi. 24 Mei 2006 (official news article). 27 Mei 2006 (official debut, i-concert).
11. Kyuhyun punya sedikit gangguan di telinga kirinya karena infeksi sewaktu muda. Jadi telinga kirinya agak kurang pendengarannya.
12. Kyuhyun paling suka main game. Ternyata dia udah main game sejak kelas 3 Sd. Setelah pulang sekolah, Oppa buru-buru ke rumah supaya bisa cepat main game. Kalo ada temannya yang ngajak main keluar, Kyuhyun dengan sopan menjawab “tidak” atau Kyuhyun bilang kalo dia gak dikasih uang jajan *hehehehe*
13. Kyuhyun mempunyai lebih dari 50 julukan nama. Karena banyak, Leeteuk Oppa pernah nanyak nama apa yang paling Kyuhyun suka diantara banyaknya julukan. Dia bilang paling suka nama “Gamekyu”
14. Tapi Kyuhyun pernah bilang kalo dia nggak mau kalo orang ngolok-ngolok dengan sebutan Gamekyu. Soalnya orang tuanya pernah ngomel.
a. “Kyuhyun, kenapa kamu selalu main game setiap hari ?? kamu sudah besar Kyuhyun. Apa yang akan terjadi kalau kerjaanmu hanya bermain game terus ?? pikirkan masa depanmu !!.
b. Akhirnya karena perkataan dari ortunya itu, Kyuhyun sempat berhenti main game. Dan beralih hobi menjadi menonton film. Pernah dia bilang,”Akhir-akhir ini aku sering nonton film, mungkin suatu saat aku bisa jadi seorang aktor”. Gara-gara hobinya nonton film, dia sampe dijuluki “Drakyu” oleh Leeteuk.
15. Sampe sekarang Kyuhyun masih aja tuh main game. Kalo udah main game dia suka lupa waktu. Malem-malem setelah bekerja, Kyuhyun akan terlihat segar kembali kalau udah main game. Zhou Mi sampe iri.
16. Donghae sering terbangun tengah malam karena dengar teriakannya Kyu. Pernah kyu teriak keras banget, sampe Donghae  langsung bangun dan ngedatengin Kyuhyun lalu bertanya ada apa. Dia hanya menjawab ,”gak ada apa-apa. Aku baru saja kalah main game”.*wahaha*
17. Game favoritenya Kyu yaitu satrcraft dan game lainnya seperti Thousand Years, Diablo, Sudden Attack. Kyuhyun suka meracuni member Suju lainnya yaitu Donghae dan Heechul. Kyuhyun pernah bilang waktu interview di radio, jika seandainya dia gak jadi penyanyi dia akan jadi Gamer yang profesional. Kyuhyun juga pernah bilang kalau “ Game bisa membuatnya Relax .”
18. Selain game dan nonton, Kyuhyun  juga suka baca Novel.
19. Kyuhyun rela kurang tidur demi main game. Kyuhyun pernah satu kali berhenti main game. Soalnya waktu itu keyboard Kyuhyun hilang. Ternyata keyboard itu rusak dan disembunyikan oleh Ryeowook.
20. Kyuhyun kuliah di Kyunghee jurusan Modern Music. Padahal ortunya pengen dia masuk Hakwon.
21. Kyuhyun sangat suka salju. dia pemain ski yang baik. Sehingga dia punya julukan “Skykyu”
22. Paling nggak bisa masak, pernah sekali waktu masakin ramen buat para hyung nya, tapi karena kebanyakan air, ramennya jadi lembek, semenjak saat itu para hyung tidak mengizinkan Kyu pergi ke dapur buat masak.
23. Kangin  sampai bingung mau mengajarkan apa pada Kyu, karena dia pernah salah memasukkan minyak saat memasak ham yang sederhana.
24. Karena gak bisa masak, anggota Suju yang lain menyebut ramen Kyuhyun sebagai Legenda Sungai Han gara-gara kebanyakan air. Tapi kata Kangin, sebenernya masakan Kyuhyun itu enak kalau Kyuhyun masak buat dirinya sendiri aja.
25. Kyuhyun gak suka milih-milih makanan. Tapi dia gak suka sama sayur-sayuran.
26. Kyuhyun ternyata kena pneumothorax, bukan karena kecelakaan. Dia  pada saat kuliah emang sakit pneumothorax.
27. Kyuhyun dekat dengan Sungmin. Mungkin berawal waktu mereka main di mini drama MNET, mereka juga pernah maen di KBS love family. Mereka berdua disuruh ngasuh anak-anak. Mereka ini juga masak untuk anak-anak itu, karena Kyuhyun gak bisa masak, jadinya Sungmin yang masak. Kyuhyun juga gendong anak kecilnya dengan takut-takut. Sedangkan Sungmin emang jagonya dengan hal ini.
28. Sewaktu ikut KBS love family bersama Sungmin. Kyuhyun menampilkan suara yang menyeramkan lewat piano. Tapi ternyata anak-anak bukannya pada takut malah ketawa. Melihat itu, kyuhyun langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya karna malu.
29. Kyuhyun ternyata juga sangat mengagumi Mickey, Yoochun TVXQ.
30. Pernah memperkenalkan diri dengan cara seperti ini
a. “Annyeong Haseyo, Saya Kyuhyun dengan umur dibawah rata-rata member Super Junior”. Karena perkataannya itu, otomatis orang yang ada di studio ketawa.
b. Terus di SBS Intimate Note, dia cuma ngomong “Kyuhyun imnida” selama beberapa puluh menit di awal acara. Di Intimate Note, Kim Gura nanya dimana Kyuhyun tinggal, Kyuhyun hanya menjawab “Kyuhyun imnida”.
31. Kyuhyun susah banget dilawan.
32. Kyuhyun sangat pandai bermain clarinet. Dia bisa main clarinet sejak kelas 3 SMA. Dia juga bisa main piano. Di “Boys in the city” Kyuhyun bilang kalo dia ingin belajar main saxophone.
33. Kalung HP milik kyuhyun adalah pemberian dari Yesung Oppa.
34. Favourite Taeyeon di Member Suju adalah Kyuhyun.
35. Pernah mengalami kecelakaan pada bulan April 2007 bersama Eunhyuk, Shiwon, Shindong dan harus dirawat dirumah sakit dan vakum dari Super Junior selama beberapa bulan. Kyuhyun mengalami luka yang parah. dia duduk disebelah supir.
36. Lee Soo Man pernah membatalkan jadwalnya untuk mengunjungi USA, itu karena dia ingin menjenguk Kyuhyun di rumah sakit setelah kecelakaan.
37. Kyuhyun sayang banget dengan Heechul. Karena waktu ia di rawat di rumah sakit gara-gara kecelakaan, Heecullah orang yang selalu jenguk Kyuhyun tiap hari. Waktu Kyuhyun siuman, Heechul orang yang selalu nemenin dia  di rumah sakit.
38. Waktu masih di college, Kyu itu rakus sehingga pipinya jadi chubby. Tapi setelah memulai debutnya, Kyuhyun jadi kurus seperti Eunhyuk dan kecelakaan yang menimpanya membuat berat badannya turun 20 kg.
39. Sejak kecelakaan, kondisi Kyuhyun naik turun, otomatis para Hyung memberikan perhatian yang lebih. Kyuhyun kerap sedikit berulah. Dia pernah pura-pura bilang gak enak badan, kalau sudah begitu para Hyung langsung panik. Kata Kyuhyun paling gak 6-10 orang nanya ke dia apakah Kyuhyun baik-baik saja ?? *usil ya*
40. Waktu baru masuk SM karena ruang terbatas di asrama, Kyuhyun gak punya tempat tidur. Dia tinggal di dalam tenda selama beberapa bulan. Para fans mengatakan mereka ingin membelikan tempat tidur untuk Kyuhyun. Ini membuat managernya kaget. Jadi mereka pergi untuk membeli tempat tidur. Merasa bangga dengan tempat tidur barunya, Kyu mengambil foto dari tempat tidur dan diposting di Internet. Walaupun begitu, Kata para Hyung, Kyuhyun sayang banget dengan tendanya yang dulu. Dia marah kalo tendanya dipegang apalagi dibuang.
41. Kyuhyun kurang bisa menyetir mobil atau motor.
42. Waktu Interview di Easy Magazine (2008), Kyuhyun bilang seandainya punya waktu luang yang panjang, dia akan melewati harinya dengan pergi ke luar angkasa.
43. Kyuhyun pernah bilang waktu di Interview, kalo dia ingin terjun ke Hollywood.
44. Memenangkan olimpiade matematika dan meraih medali emas.
45. Kyuhyun selalu mengerjakan soal-soal matematika untuk mengisi waktu luang.
46. Banyak yang bilang kalo Kyuhyun mirip dengan artis Choi Sung Gook. Katanya gigi dan cara senyumnya mirip dengannya.
47. Ryewook bilang kalau Kyuhyun itu si mandiri yang imut. Walau kadang imutnya keterlaluan. Tiap dapat tumpukkan hadian dari fansnya. Kyuhyun pasti kaget terus. Kayak dia gak sadar kalo dia salah satu anggota yang paling bejibun fansnya. Ryewook aja pengen punya sifat kayak Kyuhyun.
48. Salah satu member SuJu yang filsuf dan religius. Kangin pernah bilang ke Anggota Suju “You Should listen to hyung’s words!!”.. itu kalau Kyuhyun lagi ngomongin pepatah2.
49. Saat Kyu ditanya “siapa satu – satunya orang yang ingin kamu ucapkan terima kasih ?” … lalu Kyu menjawab jika aku memilih cuma satu antara ayah dan ibuku, salah satu pasti akan ada yang marah. Jadi aku akan memilih kakak perempuanku yang umurnya beda 2 tahun diatasku. Dan kakakku itu sangat cantik. Dia selalu menganggap dan memanggilku sebagai anaknya. Tiap kali aku duduk depan komputer, dia akan lari dan langsung mencium dan memelukku. Sekarang dia sedang belajar di luar negri. Tiap kembali ke Korea, dia selalu membelikanku hadiah. Member yang lain bilang mereka iri melihatku punya kakak sebaik dan secantik dia, dan berharap mereka pun punya kakak perempuan sesempurna itu.
50. Kalau tidur, Kyuhyun pasti ngoroknya keras banget “dy ngaku sendiri”. Jadi kalau Kyuhyun  udah tidur, Anggota Super Junior yang lain pasti nutupin Kyuhyun pake bantal. Kata Kyuhyun dia kalo tidur suka ngiler *hah ??*
51. Percaya dengan cerita Natal bahwa kalau anak-anak menaruh kaos kaki saat Natal akan diberi hadiah dari Santa. Lalu, Kyu  punya ide, yaitu menaruh celana jeans nya yang longgar sebagai pengganti kaos kaki, karena menurutnya kaos kaki kurang besar untuk hadiah yang dia inginkan *… ha…ha…oppa lucu*
52. Kyuhyun sangat terobsesi dengan drama yang bersejarah. Pernah saat film Jumong disiarkan selama 10 bulan di tv korea dengan jumlah 81 episode. Dengan setianya dia nonton drama itu gak pernah kelewat. Kyuhyun akhirnya mendapat julukan “Kyumong”. Dia juga suka nonton drama Love in Paris, The Big Swindle, My Sassy Girl, Dae Jo yeong. Karena sukanya dengan My Sassy Girl, dia sampe hafal lagu-lagunya.
53. Suatu acara, KBS Star Golden Bell, Suju jadi bintang tamu. Acara ini mengusung topik. “ Sekarang kan saya selebriti “. Lalu Kyu  bilang “ tapi orang – orang tidak mengenal saya “. Dulu waktu 3 bulan aktif menjadi anggota Suju, waktu itu Kyu lagi jalan mau mengunjungi tetangganya. Lalu kepikiran orang – orang akan mengenalku kah ??”. Tiba – tiba ada 2 cewe ngikutin Kyu  terus. Dia pikir mereka mau minta tanda tangan. Dan ternyata mereka malah minta tolong Kyu buat beli rokok.
54. Kyuhyun termasuk member SJ terkaya ke-3. Setelah Siwon terkaya pertama dan Sungmin terkaya ke-2
55. Katanya si kyu pernah nampar Jessica-snsd gara-gara Eonni manggil Kyuhyun “labu”.
56. Kalimat Thailand yang paling Kyuhyun suka : Rak Na Dek Ngo (aku cinta kamu gadis manis).
57. Warna favorit Kyuhyun itu Biru, Hitam, Putih.
58. Tipe cewek idaman Kyuhyun : barambut panjang, bermata bulat, berkaki indah dan selalu peduli terhadapnya plus setia.
59. Kalimat Cina yang paling Kyuhyun suka yaitu Wo Bu Hui Han Yu (aku tidak bisa bahasa mandarin), Tai Bu Xiang Hua Le dan Fuwuyuar (pelayan), (Kyuhyun paling fasih kalau bilang Fuwuyuar). Dia pernah berada di restoran cina. Makanannya udah abis dan Oppa ngomong dengan lantang “Fuwuyuar”. Pas pelayannya datang dan menanyakan pake bahasa cina. Kyuhyun bingung mau jawab apa cos Oppa belum terlalu bisa bahasa cina. *hehhe*.
60. Paling nggak bisa menahan ketawa.
a. Bukti pertama : Pernah Kyu  saking nggak bisa nahan ketawa, Ia membuat Zhoumi  malu. Saat itu sedang pengambilan gambar SJ-M menyanyikan lagu Blue Tomorrow di salah satu televisi Cina. Nah, Zhoumi saat itu sedang kurang sehat dan saat menyanyikan bagiannya yang bernada tinggi, suara Zhoumi  tidak sampai dan menjadi sangat fals. Kyu  tidak kuat menahan ketawanya, sampai2 bagian menyanyinya di ambil alih oleh Ryeowook  dan Kyu  tidak berhenti tertawa sampai lagu selesai. Namun, setelah itu Kyu  memberi pelukan buat hyung yang telah Ia permalukan.
b. Bukti kedua : Pernah juga saat sedang show live, Super Junior menampilkan lagu Sorry Sorry dan saat itu Eunhyuk sedang tidak ada. Anehnya, mengapa Kyu  yang ditunjuk untuk menggantikan Eunhyuk  sebagai dancer tangannya ? Kenapa nggak Donghae  atau Heechul  yang lebih jago ? Kita tahu kalau Kyu  tidak terlalu jago dance, sehingga dance tangannya menjadi aneh. Dia malah menertawai dirinya. Wookie  cengar-cengir ngelihatnya. Hangeng  ngeliatin Kyu sebentar. Wonnie  lama ngeliatin Kyu mainin tangannya. Donghae juga pengen ketawa, Yesung  malah udah ketawa ngakak. Padahal itu diatas panggung.
61. Kyuhyun sangat terpesona dengan artis Kim Tae Hae dan Jun Ji Hyun.
62. Kyu Hyun memiliki omongan yang pedas (jika ia marah).
63. Kyuhyun pernah bilang waktu di star golden bell challenge ( May 2009 ) member favorite dia di SHINHWA itu Shin Hye Sung. Karna Kyuhyun pernah di kenalin sama orang-orang yang sejenis sama Kyu yaitu gamer sejati. Tapi beberapa menit kemudian Kyuhyun langsung bilang kalau member favoritnya itu ANDY.
64. Ternyata Kyuhyun ngefans banget sama penyanyi Sung si kyung dan Lee sok ra. Waktu itu di interview, dia juga bilang kalau dia ngefans juga sama A-mei penyanyi dari Taiwan.
65. Makanan favorit Kyuhyun : daging babi cincang,(iuuuuh), seafood, dan jajangmyeon.
66. Film favorite Kyuhyun : “ The Constitution of Crime ” & “ Romeo & Juliet ”.
67. Kyuhyun suka banget niruin suara Sung si kyung dengan ngomong kaya gini, “ Jal Jayo ”.
68. Lagu favorit dia di SuJu M : MIRACLE.
69. Kyuhyun sangat suka belajar bahasa inggris.
70. Kyuhyun sering sekali menyanyi lagu “ NAYOSEUMYEON ” ( If It Was Me ),,,, ( jika di suruh menyanyi dia akan memilih lagu itu untuk di nyanyikan ).
71. Orang yang pendiam, namun bila diajak ngobrol tentang game bisa ngomong panjang lebar.
72. Menyukai Yujacha daripada teh biasa ataupun minuman soda.
73. Prestasi Kyu sering diragukan oleh para hyungnya karena pernah salah memencet angka lift 12 menjadi 21. Ceritanya Suatu hari ketika anggota suju pulang malem ke apartemen mereka, Kyuhyun memencet tombol lift menuju apartemen mereka di lantai 12. Sampai di depan pintu mereka heran soalnya pintu apartemen mereka yang penuh coretan-coretan dari fans jadi bersih. Pintunya pun gak bisa dibuka. Setelah di cek mereka ternyata berada di lantai 21 bukan 12.
74. Dekat dengan Sungmin dan pernah menjawab pertanyaan dari ELF di UFOtown.com
a. Q: “Bagaimana cara mendapatkan hati Kyu-oppa?”
b. Kyuhyun: “Aku tidak tahu. Tapi kalau ingin mendapatkannya, kau harus minta izin dari Sungmin”.
75. Menempati posisi ke 2 dalam IQ tertinggi dalam Super Junior yang posisi pertamanya diduduki oleh Kibum yang memiliki IQ 138.
76. Tipe cowok yang bisa membuat hati cewek meleleh hanya dengan diam dan suaranya yang merdu.
77. Masuk 2 sub-group dalam Super Junior, Super Junior – M (bersama Hankyung, Shiwon, Ryeowook, Donghae, Zhoumi dan Henry) dan K.R.Y. (berisi para main vocal di Super Junior yaitu Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung).
78. Favorite brand kyuhyun namanya Doublesice.
79. Member favorit Taeyeon di SJ adalah Kyuhyun, dia pernah gugup saat ketemu dengan Kyuhyun.

Uncategorized

Fakta Tentang Kibum


1. Nama mandarin Ji Fan.
2. 김기범 adalah Hangeul untuk Kim Kibum. Dan
3. Lahir pada tanggal 24 Agustus 1987. Tinggi badan 179. Golongan darahnya A.
4. Kalian tahu kanapa kibum bisa jadi anggota suju ? saat di Amerika Kibum pulang sekolah lagi dengerin lagu sambil dance lalu salah satu org dari SM melihat dia dan akhirnya Kibum pun ikut audisi dan berhasil.
5. Kibum Member Super Junior yang memiliki ‘Senyum Pembunuh’.
6. Kibum dilahirkan di Seoul, tapi dia pindah ke California pada usia 10 tahun.
7. Kibum suka kucing, kelinci dan jeruk.
8. Kibum selalu mengatakan bahwa menjadi penyanyi adalah kehendak Tuhan.
9. Wajah dan badannya Kibum paling gampang memerah.Dia bakal kayak gitu kalau abis makan makanan pedas atau ketika cuaca sedang panas.
10. Kibum paling gak kuat muter-muter. Dia pasti langsung pusing dan hilang keseimbangan.
11. Kibum bisa nangis dalam waktu 1 menit kalau semuanya pada diem.
12. Kesukaan Kibum : Kucing, Jeruk and Kelinci.
13. Kibum tidak suka : Tikus, Musim Panas dan musin dingin, Angka 9 dan Apel.
14. Kibum memanjangkan rambutnya untuk keperluan shooting film Joomonjin. Gara-gara itu sekarang dia bersimpati sama cewek berambut panjang.
15. HeeChul memberinya nickname ′Snow White′.

fanfiction

Mystery Part 7


Title: Mystery (part 7)

Genre: Romance, Funny, Sad, Angts

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Park Jung Soo a.k.a Leeteuk

Lee Jae Min a.k.a Jae Min

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Supporting Cast: tebak aja yah ada siapa 😀 wkkw

“Haiish!! Ada apa sebenarnya dengan anak itu?” tanyaku bingung

“Mungkin dia itu sedang kesal” sambung Donghae yang dari tadi tengah sibuk dengan handphonenya

“HYAA!! Donghae kau ini sedang apa sih dari kemarin kau tidak pernah melepas benda yang bernama handphone itu?” tanya Sungmin teman satu memberku

“Iya, sejak kapan kau menyimpan kebiasaan seperti ini?” tanyaku kembali, aku pun langsung menghampiri Donghae dan mencoba merebut Hpnya

“Hya hyung apa yang kau lakukan? Cepat kembalikan HP ku?” pinta Donghae kepadaku

“Ayolah Donghae aku ingin melihat sebentar” aku pun terus berusaha mengerahkan tenaga merebut Hpnya

“Andwae hyung!!” bantahnya namun aku tetap bersikeras karena penasaran

“Jangan begitu!! Cepat berikan Hpmu padaku” bujukku agar aku segera dapat Hpnya

“Enak saja ini Hpku!”

“Hyaa!! Apa apaan sih kalian ini seperti anak kecil saja” pekik Siwon yang tengah berdiri disana

“Hya Siwon sebaiknya kau bantu aku merebut HP Donghae?” pintaku kepada Siwon

“Hyung curang!! Cepat kembalikan Hpku hyung nanti bisa jatuh”

“Sirooh”

“Jebal hyung”

“Aniya” aku pun terus merebut HP Donghae namun ternyata HP Donghae pun terjatuh tiba-tiba

“Pletak” semua orang pun menjadi diam, aku melihat semua orang yang terlihat juga mengincar HP Donghae, aku harus mendapatkan HP itu dan berusaha membaca semua smsnya tapi semua ini tidak mudah dengan keadaan Siwon didepan kami, Sungmin disamping Siwon dan aku serta Donghae yang berada didepan mereka

“Hana” kataku dalam hati

“Dul” lanjutku menghitung dan pada hitungan ketiga semua serentak berteriak

“SET” semuanya pun mengambil HP itu dan saling berebut satu sama lain

“Berikan kepadaku” teriak Sungmin yang sedang duduk dikursi rodanya

“Itu milikku tahu” pekik Donghae yang sedang tertindih oleh tubuhku

“Makannya beri tahu” perintah Siwon yang juga sedang menindih tubuh kami

“Memangnya dihapeku ada apa?”

“Hya, Donghae kau menyembunyikan sesuatu kan?”

“Jangan bercanda Siwon!! Cepat lepaskan Hpku”

“Iya, Donghae benar! Lepaskan dan berikan kepadaku”

“Hyung jahat!! Cepat berikan kepadaku Leeteuk hyung”

“Aku berusaha merebutnya dari tadi”

“HYA!!!! HENTIKAN!!!” teriak sebuah suara yang amat keras sehingga mampu meruntuhkan bangunan yang kami bentuk untuk merebut HP Donghae

“Hyung, aku menjadi merinding” kata Siwon

“Jangan berkata begitu, nanti kau bisa dibunuh Yesung hyung” sambung Donghae

“Hya!! Donghae cepat kau bangun aku sakit nih” kataku

“Apa-apaan kalian semua! Kenapa saling tindih menindih tubuh kalian” tanya Yesung kemudian

“Tidak ada!!” jawab kami serentak

“Donghae ini Hpmu!! Lain kali jaga dengan baik-baik” kata Yesung sambil memberikan HP itu pada Donghae

“Gomawo hyung!”

“Hya Yesung kenapa kau memberikan HP Donghae kepadanya?” tanyaku kepada Yesung

“Jangan kekanak-kanakan begitu” balas Yesung

“Sudahlah Yesung hyung itu benar! Lebih baik aku pergi dulu yah” sambung Donghae

“Hyaa, Donghae aku ikut” kataku sambil menyusul Donghae yang pergi menuju pintu kwluar”

Leeteuk POV end

Author POV

“BWA…HAHAHHAH” evil laugh Kyuhyun pun terlepas

“HUAHAHHAHAHHA”

“Apa-apaan dia itu? Semakin membuatku jengkel saja” runtuk Rin Mi dalam hati

“HAHHAHAHA”

“Dengar yah namja aneh! Bisa-bisanya disaat seperti ini dia tertawa” gerutu Rin Mi sementara Kyuhyun terus tertawa dan Rin Mi hanya bisa menatapnya sebal

“HUAHAHHAHAAHAH” begitulah bunyi evil laughnya yang aneh “Huft” Kyuhyun pun berhenti tertawa dan menghembuskan nafasnya, beberapa detik setelah ia tertawa ia pun kembali merenung diam dan suasana pun menjadi hening hingga hanya terdengar suara jangkrik

“Krik krik krik”

“Sudah puas tertawanya?” tanya Rin Mi kepada Kyuhyun, dan Kyuhyun pun hanya bisa mengangguk-angguk dengan wajah yang terlihat sedih

“Seebenarnya kau ini siapa sih?” tanya Rin Mi lagi

“Kau tidak mengenaliku?” tanya Kyuhyun balik

“Aduh gimana sih! Kalau saya bertanya jelas-jelas saya tidak tahu!”

“Sungguh tidak tahu atau pura-pura tidak tahu”

“Sepertinya dari 3 kemungkinan kelainan yang kau derita yang paling menonjol itu” baru saja ketika Ein Mi ingin berbicara Kyuhyun pun memotong kata-kata Rin Mi

“STOP!! Semua yang kau katakan itu tidak ada yang benar”

“Lalu? Buktinya saja kau tidak mendengar kata-kataku”

“Tidak bisakah kau menilai orang lain tidak dari gerak geriknya?”

“Tidak juga”

“Dulu waktu pertama kali bertemu denganmu, kau membuatku layaknya orang jahat”

“Masa?”

“Kemudian kau menjadikanku sebagai seorang sopir yang bisa kau suruh-suruh seenaknya”

“Ahhh boong ah”

“Lalu kau menjadikanku pelampiasan karena tidak bisa menonton konser BEAST”

“Maldo andwa”

“TERUS kau membuatku mendengarkan curhatamu yang isinya mengolok olok tentang hal yang membuatku kesal”

“Jangan-jangan kau laki-laki gay itu yah?”

“HYA!!!” bentak Kyuhyun denngan kerasnya sehingga membuat Rin Mi terkejut dengan refleks memgang jantungnya

“Haissh!! Jantungku rasanya mau terbang keluar dari tempatnya”

“Memangnya enak! Dengar yah tidak bisakah kau sekali saja tidak membuatku kesal hari ini aku sudah kesal dengan gosip-gosip itu”

“Iya iya mianhae”

“Aku saja hampir tidak punya tenaga karena hal itu”

“Dan aku juga tidak punya tenaga untuk dapat berjalan normal” kata Rin Mi sambil menatap sinis Kyuhyun

“Siapa suruh kau tidak melihat jalan”

“Yang berlari dengan menabrakku siapa?”

“Harusnya kau tidak menghalangi jalanku”

“Lalu berlari sambil melihat kebelakang masih tidak membuktikan kau salah?”

“Baik-baik aku salah aku yang sudah salah apa itu sudah meyakinkanmu kalau aku menyesal”

“Belum!!”

“Kurangnya apa sih?”

“Tulusnya mana?”

“HYAA!!! Apa kau tahu tempat ini tidak cukup untuk berdebat”

“Kalau begitu cari tempat lain saja untuk berdebat”

“Yasudah aku setuju”

Author POV end

Lee Jae Min POV

“Dimana dia sih” tanyaku bingung, aku terus melihat kekanan dan kekiri untuk mencarinya

“Jangan-jangan dia lupa lagi!” pikirku kemudian

“HYAAA!! Aggashi” teriak sebuah suara dari kejauhan

“Disini aku disini” teriaknya sambilo melambaikan tangannya, ia pun kemudian berlari menghampiri ku kemari

“Sudah menunggu lama?”

“Aniyo” sebenarnya aku sudah menunggu lebih dari setengah jam

“Bagaimana kalau kita mkesuatu tempat” ajaknya kepadaku dengan tatapan berseri-seri

“Memangnya kenapa dengan tempat ini” tanyakku binggung

“Tidak kenapa-napa kok”

“Terus kenapa ke tempat lain”

“Tempat ini suasananya tidak baik, jadi kita pindah saja ya?” jelasnya membuatu paham

“Ya sudah”

“Apa kau sudah makan siang?”

“Belum”

“Bagus!!”

“Bagus dari mana? Aku belum makan kok dibilang bagus”

“Bukan itu!! Kebetulan aku juga belum makan siang”

“Lalu apanya yang kebetulan deh?”

“Aduh kenapa kepalaku jadi cenat cenut”

“Kenapa”

“Lebih baik kita cepat pergi yuk”

“Kemana?”

“Sudahlah lebih baik kau ikut saja” katanya, ia pun menarik tanganku dan memasukkanku ke dalam mobilnya

“Sebagai permintaan maaf aku ingin mengajak kamu makan siang sekaligus”

“Lalu kameraku?”

“Itu nanti, sekarang kau nikmati saja perjalanan istemewa dariku yah!”

“Ok!! Terserah kau sajalah”

Lee Jae Min POV end

Lee Donghae POV

“Hai nona? Apa kabarmu?” tanyaku pada yeoja dihadapanku

“Baik oppa!!”

“Wah!! Kau cantik sekali” pujiku kepadanya

“Andwae oppa!!” katanya sambil membentuk tanda silang dengan kedua tangannya

“Waeyo?”

“Kalau kau memujiku annti aku bisa terbang keatas” jelasnya dengan telunjuk mengarah ke atas

“Lalu apa masalahnya?” tanyaku bingung

“Aku kan tidak punya sayap untuk terbang” katanya dengan senyuman mengembang

“HAHAH kau ini lucu sekali”

“Aku tidak bercanda”

“Sudahlah lebih baik kita pesan makanan dulu yah”

“Baiklah”

“Nona, aku pesan steak saja, kau mau apa Park Hae Soo?” tanyaku pada Hae Soo

“Aku bingung nih?”

“Bagaimana kalau steak juga?”

“Baiklah tidak masalah, aku pesan steak dan jus strawberry yah?”

“Steaknya 2 dan jus strawberrynya 2 juga nona” pintaku pada nona si pelayan

“Aku mau bertanya kepadamu Donghae oppa?” tanya Hae Soo tiba-tiba

“Wae? Tanya apa?”

“Kenapa kau waktu itu memberikan nomormu kepadaku? Memangnya oppa tidak takut aku menyebar kan nomor pada temanku?” tanyanya dengan wajah bingung

“Kenapa yah?” tanyaku kembali sebab aku juga bingung ingin menjawab apa, aku juga heran kenapa aku bisa tanpa ragu-ragu memberikan nomorku padanya

“Mungkin karena kau sedikit berbeda dari semua ELF yang ku tahu” jawabku asal

“Berbeda apanya? Aku waktu melihatmu saja hampir tidak mengenalimu dan ketika aku baru sadar akan dirimu aku hanya bisa menatap tidak percaya bahkan sampai menyuruhmu membuka topeng karena saking tidak percayanya” jelasnya panjang lebar

“Anggap saja semua itu adalah keajaiban”

“Iya!! Miracle”

“Ahahha oppa bisa saja”

“Kenapa memangnya?”

“Itu judul lagu Super Junior”

“Hhahah kau maish ingat”

“Tentunya”

“Nah, nona ini adalah kado specialku silahkan duduk disini nona Lee Jae Min” teriak sebuah suara yang amat keras hingga membuatku mendengarnya dan mampu membuatku menoleh ke arah suara tersebut

“Bukannya itu Leeteuk Super Junior” kata seluruh isi ruangan

“Iya benar bukankah itu leader Super Junior”

“Iya-iya”

“OPPA” panggil Hae Soo

“Ada apa?”

“Itu bukannya hyungmu?” tanyanya

“Iya benar!!”

“Lalu kenapa kau tidak menghampirinya?”

“Bukan waktu yang tepat”

“Ngomong-ngomong siapa wanita yang ada didepannya itu?”

“Aku tidak tahu!! Ia duduk membelakangi kita”

“Sepertinya aku kenal dengannya”

“Lebih baik kita cepat menghabiskan makan siangnya yah” perintahku kepada Hae Soo

“Hyung kau tertangkap basah ahha”

Lee Donghae POV end

***

Cho Kyuhyun POV

“Nah ini baru tempat yang tepat” katanya

“Hyaa!! Kau bilang berdebat didepan kamar jenazah itu yang dibilang tepay” pekiku kepada yeoja yang dipenuhi akal gila

“Memangnya kenapa? Menurutku kau ini memiuliki jiwa iblis yah seperti mayat-mayat didalam”

“Tutup mulutmu itu!! Kalau aku rekam kata-katamu tadi dan mempublikasikannya ke infotainment aku jamin sebentar lagi kau akan tertidur disamping mayat-mayat itu”

“Tuhkan aku bilang juga apa! Jiwamu itu sudah amat tercemar”

“Jangan membuatku naik darah lagi!! Sekarang aku akan membawamu ketaman saja” kataku sambil mendorong kursi roda yeoja itu dengan cepat menuju taman rumah sakit

“Hei hei, aku kan bilang kalau tempat tadi yang paling tepat”

“Diam dan menurutlah”

“Sirooh” teriaknya dengan keras membuatku ingin melakban mulut yeoja ini

“Berisik dan tidak bisakah kau diam, mulutmu itu bisa membangunkan mayat-mayat itu” kataku ketus sambil mendorong kursi rodanya

“Itu berarti aku ini pembawa keajaiban”

“Kau ini bukan pembawa keajaiban, tapi pembawa bencana” jelasku padanya dengan nada seketus mungkin

“Jahatnya, harusnya sebagai seorang laki-laki kau bersikap lembut pada seorang perempuan yang baik hati seperti malaikat” jelasnya dengan tampang yang dibuat-buat imut sehingga aku ingin muntah melihatnya

“Maksudmu kau ini malaikat pemabawa bencana yang sudah membuatku merasakan sakitnay bencana terdalam yang telah menancap hingga relung hatiku begitukan?” bentakku kali ini sehingga emmbuatnya terdiam karenaku dan aku senang saja sebab selagi aku masih bersamanya akupun bisa membalaskan sakitnya hatiku karea=nanya, BUAHHAHHAHAHHA

“Perasaanku tiba-tiba kenapa jadi tidak enak begini yah?”

Cho Kyuhyun POV end

Author POV

“Jadi aku dibawa ketaman hanya untuk melihatmu cemberut?” tanya Rin MI kepada Kyuhyun yang kini tengah terduduk dengan wajah ditekuk

“Sebenarnya masalah apa sih yang bisa membuatmu seperti ini?” tanya Rin MI kembali namun namja didepannya tetap diam dan masih menekuk wajahnya

“Jawablah agar aku dapat memberikanmu saran” teriak Rin Mi yang sudah tidak tahan dengan namja didepannya

“Kau tahu!! Hal yang paling aku benci adalah saat aku bertanya pada orang tapi orang itu hanya diam tidak merespon” tambah Rin Mi hingga membuat Kyuhyun membuka wajahnya yang ditekuk

“Aku sedang berpikir? Kalau aku bercerita kepadamu yang kudapat itu saran atau hanya olok-olokan mu saja?” kata Kyuhyun sengit

“Memangnya kemarin aku tidak sadar kalau kata-kataku agak keterlaluan padamu”

“Sekarang setelah dua hari kau sudah sadar apa belum?”

“Hanya satu pertanyaanku”

“MWO??”

“Kau gay atau bukan?” tanya Rin Mi dengan nada pelan hingga membuat Kyuhyun terdiam dan kini tengah memasang tatapan evilnya

“Hehehe aku pasti salah iya kan?” kata Rin Mi dengan gugup “Tatapanmu mirip dengan KYUHYUN Super Junior” tambahnya hingga makin membuat Kyuhyun geram menatapnya

“Lain kali kaau buang bioskopmu dan ganti dengan Televisi lalu rajin-rajinlah menonton semua acara disana” saranya kepada yeoja yang masih tidak menyadari akan dirinya

“Tenang saja, aku ini sudah melakukannya tanpa merusak bioskopku, nah sekarang kau mau cerita kepadaku?”

“Aku masih tidak percaya kepadamu”

“Tidak masalah kau tidak percaya kepadaku, aku bahkan salut padamu karena tidak percaya padaku”

“Salut kenapa? Dasar yeoja aneh”

“Sebab artinya kau tidak punya kelainan pada matamu”

“Dasar bodoh! Jawaban macam apa itu?”

“Jawaban ala Chef Rin Mi”

“Apa? Chef Rin Mi?”

“Iya itu anmaku”

“Sebenarnya topik pembicaraan kita berada dimana?”

“Kira-kira 1km lagi ada perempatan ambil jalur kiri lalu lurus kemudian belok kanan deh” jawabanya membuat Kyuhyun mengusap jidat

“Rasanya aku tahu mau kemana itu?”

“Memang!! Itu kan jalan kerumahku”

“Memang tidak bis adipercaya”

“Kan aku sudah bilang”

“Lalu aku ingin bertanya kepadamu”

“Tanya apa?”

“Bukankah kematin kakimu itu hanya terkilir lalu kenapa jadi diperban begitu?” tanya Kyuhyun sambil melihat kaki Rin Mi yang tengah diperban

“Ceritanya panjang”

-Flash Back On-

“Aku pulang” teriak Rin Mi sambil membuka pintu

“Lama sekali kau ini?” kata Rae In yang kini telah berdiri didepan pintu

“Siapa bialng kau suruh menungguku?” kata Rin Mi sambil terus berjalan menuju dalam rumah dengan kakinya yang masih sakit

“Kau kenapa?” tanya Rae In

“Terjatuh dan terkilir”

“Hahahha, dasar ceroboh”

“Enak saja aku begini juga karena orang lain tahu”

“Aku tidak percaya”

“Kenapa?”

“Semua orang berkata karena tampangmu tidak meyakinkan”

“Jahat sekali, aku ini sedang tidak dalam mood yang baik untuk berdebat denganmu”

“Yasudah sekarang kau duduk, akan aku balut lukamu” kata Rae In sambil pergi mengambil kotak P3K

“Kenapa kau cepat sekali Rae In” tanya Rin Mi yang sedang duduk dengan kaki diatas meja

“Sebab aku ini sedang dalam masa cekatan” jawabnya sambil menghampiri Rin MI dengan membawa kotak P3K

“Artinya?”

“Cepat sekali spontan”

“Ngga nyambung”

“BRAAK!!” bunyi kotak P3K yang ditaruh Rae In diatas meja secara kasar

“HYAA, kau ini ingin merusak kotak p3K milikku?” bentak Rin Mi

“Hehhe biar suasananya ngga terlalu sepi” katanya dengan seulas senyum

“Maksudku biar kotak P3K milikku cepat rusak?”

“Ya sudahlah cuma kotak doang, cepat mana akakimu” tanay Rae In dan spontan Rin Mi yang kakinya tadi direntagkan diatas meja pun ia turunkan

“ANDWAE”

“Kenapa? Kau takut?”

“Bisa-bisa nanti kakiku tambah bengkak lagi kaya waktu itu”

“Aigo! Ngga percayaan banget siih”

“Bukan masalah percaya atau ngga tapi masalah apakah nanti aku masih sapat berjalan”

“Kalau ngga diobatin ngga bisa jalan”

“Ngga mau nanti akkaiku nasibnya sama kaya hamstermu lagi”

“Memangnya apa hubungannya?”

“Hamstermu mati karena takut dijadiin kelinci percobaan”

“Aku kan cuma mau mengobati kakimu memangnya harus pake kelinci percobaan apa?”

“Ya nanti kalau kakiku jadi kelinci percobaan bisa-bisa nonton konser BEASTku jadi terhalang lagi”

“Heeh, memangnya aku ini profesor apa yang ngga ada kerjaan apa, yang menggunakan kakimu sebagai kelinci percobaan” bentak Rae In

“Sudah ah aku ngga jadi ngobatin biarin aja biar tambah parah” kata Rae In sambil pergi meninggalkan Rin Mi namun Rae In pun tiba-tiba kesandung dan terjatuh karena kaki meja

“BRUK!!” seketika itu kotak P3K Rin Mi terjatuh tepat dikakinya

“Appo” teriaknya

“Hah, Rin Mi gwenchana?” tanya rae In yang sedang terduduk

“Kakiku sakit tahu” katanya sambil menjauhkan kotak P3K

“Sini aku lihat” Rae In pun mencoba bangun kembali namun saat ia ingin bangun ia pun tersandung lagi dan menginjak kaki Rin Mi yang tengah terlentang di lantai

“Aww appo”

-Flash Back End-

“BWAHAHHAAAHHAHA” evil laugh Kyuhyun pun meledak lagi

“Tidak ada yang lucu tahu” teriak Rin Mi

“Mendengarmu kesakitan itu sungguh lucu hahah” jelasnya sambil tertawa

“Tahu begitu harusnya aku tidak menceritakan padamu” katanya dengan wajah cemberut

“Iya iya aku minta maaf, sudah jangan cemberut lagi yah” katanya namun yeoja didepannya tetap cemberut tidak berbicara

“Kalau kau tersenyum nanti aku traktir makan ice cream loh” bujuk Kyuhyun kepada yeoja didepannya

“ANDWAE” teriak Rin Mi

“Wae?”

“Sebenarnya sebelum jadi B2UTY aku ini seorang ELF sama kaya temanku Il Sung”

“Lalu apa hubungannya denga ive cream?”

“Karena dulu aku ELF orang yang paling aku sukai itu CHO KYUHYUN” jelasnya

“Naega?” kata Kyuhyun dalam hati

“Saat itu aku masih SMP dan aku mendengar saat malam hari keempat member Super Junior krcelakaan diperjalanan dari temanku Jae Min”

“Lalu?” wajah Kyuhyun pun berubah menjadi serius dan keadaan disekitar perlahan-lahan juga menjadi hening

“Salah satu member Super Junior yang mendapat kecelakaan itu adalah Kyuhyun dan pertama kali mendengar hal itu membuatku sedih hingga ingin menangis” jelas Rin Mi dengan wajah sedihnya

“Apakah kau begitu menyukainya?” tanya Kyuhyun

“Tentu, aku sangat menyukainya”

“Lalu kenapa kau beralih ek B2UTY?”

“Aku selalu menunggunya” jelasnya hingga membuat jantung Kyuhyun berdebar karena mendengar kata-kata yeoja dihadapannya

“Menunggu sampai ia sadar dan bisa bernyanyi lagi seperti dulu, tapi” semakin lama wajah Rin Mi pun memerah dan Kyuhyun pun tidak bisa menahan debaran jantungnya juga akan perasaan sedihnya

“Tapi seiring berjalannya waktu aku pun harus melupakan semua tentangnya” jelasnya dan kini Rin Mi pun menangis, air matanya bercucuran tiada henti mengatakan kata-kata itu

“Wae?” tanya Kyuhyun dengan suara yang amat pelan dikarenakan tenggorokannya yang tiba-tiba mengering karena tidak tahan menahan rasa perihnya, Kyuhyun pun melihat yeoja dihadapannay denga serius

“Terlalu perih mendengarkan kenyataan tentangnya, aku takut diagnosa Uisa benar kalau Kyuhyun tidak mampu bangkit dari masa kritisnya” tambahnya dan kini air mata Kyuhyun pun mampu dibuat bercucuran, Kyuhyun pun tidak menyangka yeoja didepannya ini dulunya adalah penggemarnya kini ia pasrah mendengarkan curahan hati yeoja didepannya ia hanya dapat melihat yeoja didepannya bercerita dengan air mata yang mengalir dengan derasnya. Sebenarnya Kyuhyun ingin sekali memeluk dan menghapus air matanya, tetapi ia takut yeoja tersebut malah memarahinya

“Karena semua itu aku pun bertekat untuk melupakannya dan mencoba beralih darinya, namun aku tetap tidak bisa sampai disaat kelulusanku di SMP aku tetap tidak bisa melupakannya, aku terlalu menyukainya sangat menyukainya hingga aku berharap ia akan menjadi suamiku kelak dan aku juga tidak bisa melupakannya” jelasnya dengan nada yang pelan karena air mata Rin Mi yang terlanjur semakin membasahi pipinya

“Sampai disaat aku lulus, teman-temanku pun yang selalu menemani waktuku bersama, bernyanyi, tertawa, memasak, menonton DVD, jalan-jalan dsb, teman-temanku yang selalu ada saat aku sedih, teman-temanku yang mengajariku tentang Super Junior, teman-temanku yang juga sama seperti aku sebagai seorang ELF pun juga harus pergi”

“Pergi?” tanya Kyuhyun

“Aku, Il Sung, Jae min, Hae Soo, dan Rae In kami berlima tidak lahir dari keluarga yang biasa, kami semua bertemu disekolah yang begitu megah dan bukan sekolah biasa karena itu saat kami lulus, orang tua kami pun mengirim kami bersekolah diluar negri, dan saat itu akupun hanya bisa menangis”

“Kenapa?”

“Aku masih menyukai Kyuhyun dan sangat menyayangi teman-temanku”

“Lalu kenapa kau bersedih?” tanya Kyuhyun sambil menghapus air matanya

“Sulit untukku berpisah dengan mereka disaat seperti itu apalagi saat itu dia juga masih tidak kunjung sadar”

“Tapi sekarang kau sudah melupakan Kyuhyun Super junior?”

“Sejak aku dikirim bersekolah ke Spanyol semakin lama aku dapat melupakan wajahnya, tapi ketika aku melihatmu kembali rasanya aku ingin tahu seperti apa dia saat ini” jelas Rin Mi sambil melihat Kyuhyun, Kyuhyun pun tersenyum

“Aku rasa dia bertambah tampan seperti aku” katanya sambil tersenyum berusaha mengubah suasana

“Kau ini bisa saja”

“Jangan bersedih lagi meskipun sudah lama kau tidak bertemu dengannya bukan berarti hatinya berubah seperti iblis”

“MWO???”

“Seperti yang kau katakan waktu dimobil bukankah dia itu amat-amat menyeramkan dan terkenal sebagai mr evil. Kalau kau bertemu dengannya dan bertatap langsung pasti nyawamu melayang bukankah itu yang kau katakan waktu itu”

“Aku cukup terkejut kau masih mengingat hal itu”

“BUAHHAHHA” Kyuhyun pun tertawa lagi, seketika senyum Rin Mi pun menghilang

“Bisakah kau berhenti tertawa seperti itu”

“Aku masih senang mengingat bagaimana kakimu terluka AHHAHHA”

“HYAAA” bentak Rin Mi

“Kau membuat suasana menyedihkan ini menjadi tidak berguna tahu”

“Itu sangat lucu tahu, sampai sekarang aku tidak mengerti apa hubungannya ice cream dengan Cho Kyuhyun HAHHAH”

“Kata temeanku KIM IL SUNG agar aku dapat bertemu kembali dengan Cho Kyuhyun, tiketnya itu makan Ice Cream”

“Makan Ice Cream?”

“Tadikan aku sudah cerita kalau Kyuhyun hampir dinyatakan tidak kuat makanya Il Sung bilang tidak usah beli tiket SS, cukup makan Ice Cream saja hidupku bisa bahagia dengan Kyuhyun”

“Itu lucu, bagaimana bisa?”

“Kata guruku makan yang manis-manis bikin umur makin pendek karena Il Sung tahu aku suka makan Ice Cream makannya dia suruh aku begitu”

“Temanmu menyuruhmu cepat mati yah? HAHAHHAH”

“Enak saja itu tidak benar tahu” dan hari ini pun  menjadi awal pertemanan Rin Mi dan Kyuhyun

Author POV end

fanfiction

Mystery Part 6


Title: Mystery (Part 6)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast : Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Han Rae In a.k.a Rae in

Choi Siwon a.k.a Siwon

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Suporting Cast : cari sendiri :p

Yesung POV

“hahhahahha, lucukan aku bilang!! Lihatlah eunhyuk kasian sekali sih tuh orang” jelas Yeoja itu

“hahhahah iya benar juga dia itu memang kasihan” sambungku sambil memakan sepotong kue “kalau boleh tahu kau itu seorang ELF bukan?” tanyaku

“bukan sih? Tapi aku kenal sama Super Junior kok” jelas Yeoja itu sambil menonton video membuatku tersadar “pantas saja dia tidak mengenaliku” kataku dalam hati

“hei, kau ini punya nama samaran atau tidak? Tidak enak nih kalau aku tidak tahu mau memanggilmu apa?” tanya Il Sung

“matilah aku, aku harus menjawab apa? Satu-satunya nama samaranku hanya Yesung, aduh rasanya saat-saat terpojok seperti ini aku ingin menonton cartoon Detective Conan”

“ayo katakan padaku biara aku bisa tahu” bujuknya

“memangnya aku ini anggota FBI apa ada nama samaran” jelaslku kepadanya, lebih baik berpura-pura tidak memiliki nama lain dari pada akhirnya mati

“kalau begitu aku panggil kau Soohyun yah!! Habinya kau sekilas mirip dia di MV Neverland U-Kiss” sarannya dan sepertinya lebih baik aku mengiyakan biar tidak bikin susah diriku lagipula aku tidak keberatan

“hei-hei Soohyun lihat orang itu lihat” Il Sung pun menunjukkan kepadaku orang ia tunjuk

“yang mana Il Sung?” tanyaku sambil mendekati laptopnya

“itu yang BABO banget!” jelasnya membuatku berpikir 2x

“hmm?? Mbaknya kalau orang BABO dimana-mana itu banyak”

“oh iya juga, maaf yah abangnya jadi bingung dah” jelasnya

“nih lihat yang itu yang gaya ngedancenya babo banget!! Kalau tidak salah namanya Yesung” tambahnya entah mengapa itu membuatku merasakan getaran-getaran esmosi eh ralat maksudnya emosi dalam hatiku

“tuh lihat sumpah babo banget tuh orang mana jalannya kece banget lagi” jelasnya membuatku tersedak ketika mendengarnya

“mbaknya!! Kok saya merasa tersinggung yah”

“kenapa? Lihat yang itu aduh sumpah Yesung itu bikin malu saja, lihat saja masa kaya gitu aja tidak bisa, bikin malu SuJu aja deh” jelasnya

“oh iya iya benar-benar bikin malu aja yah!!” kataku gemetar “dasar yeoja kurang ajar menyesal aku minta nonton video tau begini lebih baik tadi nonton foto aja yang tidak bisa bergerak” umpatku kesal dalam hati

“hmm?? Sepertinya aku pernah lihat Yesung tapi dimana yah?” katanya membuatku semakin tersedak

“jinja?”

“iya, kayanya aku pernah lihat tapi dimana yah?” pikir Il Sung

“pasti saking gantengnya kau bermimpi bertemu dengan Yesung SuJu kan?” sambungnya

“ihhh, ganteng dari mana dah!!” lanjut Il Sung “oh iya aku ingat orang ini seperti orang gila yang aku temui kemarin” jelas Il Sung

“MWO??? Orang gila!!” pekik Yesung

“iya!! ,asa gara-gara aku lempar kaleng dia teriak kalau ketampanannya luntur, padahal tanpa dilempar kaleng wajahnya juga nanti luntur sendiri” jelas Il Sung

“jadi kemarin itu kau? Dasar wanita sialan! Kenapa aku harus bertemu lagi denganmu dan mendengarkan kata-kata biadap yang keluar dari mulutmu” runtukku dalam hati

“lebih baik kita ganti nonton video aja yah, abisnya video yang ini bikin sakit gigi, bisa-bisa nanti gigiku copot lagi sebelum masanya!!” pintaku

Yesung POV end

Rae In POV

“beginih nih yang namanya orang susah!! Udah tahu sakit infeksi lambung malah makan-mankanan yang dilarang ditambah kaki sakit kayanya hidupmu suram sekali Rin Mi, kenapa tidak sekalian kena komplikasi penyakit mematikan saja!!” gerutuku sejak tadi yang sedang menunggu dibagian administrasi

“ya ampun!! Lama banget sih” runtukku dalam hati “hah, tau begini aku tidak mau menebus obat buat dia lihat saja sekarang aku jadi orang susah” gerutuku kembali

“kalau nanti aku kembali ke kamar Rin Mi aku akan memarahinya hahha” kataku senang

“kau sungguh pintar sekali Rae In ahhah” kataku sambil tertawa

“oh iya!! Ngomong-ngomong aku berbicara dengan siapa yah?” tanyaku pada diriku sendiri

“tentunya bukan dengan Rin Mi dan dia lagi dikamarnya terbaring sakit dan tidak berdaya kaya nenek-nenek aja dan yang lebih bagusnya aku masih tetap disini menunggu obatnya Ran Mi” kataku sengit, aku pun melihat sekeliling “sepertinya banyak yang melihatku dengan tatapan aneh yah biarin saja deh!! Sudah terlanjur ngomong sendiri yasudah lanjutkan saja dari pada tidak ada kegiatan lebih baik marah-marah tidak jelas” tegasku namun ketika aku ingin memulai kembali marah-marah, nama Rin Mi pun dipanggil

“BAE RIN MI” kata salah satu Asisten Apoteker yang bekerja di RS ini

“ne” balasku, aku pun langsung mendekati Asisten Apoteker itu untuk mengambil obatnya Rin Mi, beberapa menit kemudian aku pun selesai dalam urusan ambil mengambil obat

“obat-obat ini bisa bikin sembuh atau bikin overdosis yah?” tanyaku bingung

“ihh, Rin Mi kuat apa minum obat sebanyak ini? Aku sih tentunya tidak kuat kalau langsung sekaligus tapi kalau dipaksain mungkin kuat kali” pikirku

“yasudahlah lebih baik aku cepat-cepat pergi menuju kamar Rin Mi kasihan dia kalau nunggu lama” tegasku namun ketika aku ingin pergi menuju kamae Rin Mi seseorang yang ingin pergi menuju luar Rumah Sakit menghalangi jalanku

“HYAA!!! Bisa minggir atau TIDAK!!” bentaknya dengan keras

Rae In POV end

Author POV

Seorang namja yang sedang berjalan-jalan ditengah lorong Rumah Sakit terlihat sedang menelepon

“ne, nan arra” katanya dengan tampang serius

“iya, saat ini aku akan bersiap-siap untuk kembali ke Seoul dan mengemasi barangku lalu kembali kemari lagi tapi setelah menyelesaikan administrasinya sungmin” jelasnya

“baik ahjusi” katanya dan itupun menjadi akhir perbincangan, ia pun menutup teleponnya dan segera menyelesaikan urusnanya yang menunggu di bagian administrasi beberapa menit kemudian pria itu pun selesai, karena ia sedang buru-buru ia pun langsung pergi menuju keluar Rumah Sakit namun ketika ia ingin keluar seorang yeoja yang bernama Han Rae In yang ingin menuju ke dalam Rumah Sakit menghalangi jalan namja itu, karena Rae In merasa kesal ia pun kekiri namun namja itu pun juga jalan ke kiri, kemudian namja itu pun mencoba untuk keaarah kanan namun Rae In juga kekanan secara serentak. Namun hal itu tambah membuat pria itu kesal

“HYAA!!! Bisa minggir atau tidak” bentak namja itu kepada Rae In

“bisa kok” balas Rae In “tapi kau duluan yang minggir” tambah Rae In

“MWOO?? HYAA!! Aku sedang buru-buru jadi sebaiknya kau cepat minggir dari sini” bentak Siwon lagi, namun Rae In hanya terdiam dan menatap sinis namja didepannya, ia pun mendekati pria itu untuk melihatnya

“hyaa!! Apa yang kau lakukan? Cepat minggir” pekik namja itu, namun Rae In pun tidak menghiraukan namja itu, ia pun tetap melihat namja itu semakin lama Rae In semakin dekat dengan namja didepannya membuat pria itu menelan ludah “wae? Kenapa kau melihatku begitu?” tanya namja itu bingun, dan kini Rae In pun sedang memutari namja itu dan kembali lagi ke hadapan namja itu

“wae???” tanya namja itu lagi

“neo!! CHOI SIWON!!” pekik Rae In dengan keras sehingga membuat seluruh isi ruangan menengok ke arah mereka

“hya!! Apa yang kau lakukan, kau ingin memfitnah” bisik Siwon, namun semua isi ruangan sudah terlanjur melihat mereka dengan tatapan tajam

“aaaaaaah maksudku CHO SIWON!! Apa kabar teman lamaku!!” sambung Rae In dengan senyuman mengembang sehingga cukup meyakinkan seluruh ruangan

“cepat ikut aku” Rae In pun menarik tangan Siwon dan membawanya pergi

“hyaaa, aku mau dibawa kemana?” tanya Siwon

“sudahlah diam dan menurutlah” perintah Rae In

“bagaimana aku bisa menurut dengan orang yang hampir membocorkan rahasiahku?” pekik Siwon

“husssssssst!! Aku bilang diaaaaaaam!! Keep silent, please!!” perintah rae In dan seketika Siwon pun menjadi diam, sementara itu Rae In pun tetap membawa Siwon sambil terus menariknya kesuatu tempat

“tunggu ngomong-ngomong kok jadi sepi yah?” tanya Rae In, Rae In pun melihat kearah Siwon “kok diam sih!” kata rae In

“tadi kan anda menyuruhku untuk diam!!” jawab Siwon

“oh iya ya masa aku bisa secepat itu lupa” kata Rae In

“jangan-jangan kauy punya penyakit demensia ya?” celetuk Siwon tiba-tiba kepada yeoja yang ada disampingnya

“idiiiiiiih!! Memangnya aku ini nenek-nenek lanjut usia apa, sudah terkena demensia aku ini tadi lupa karena saking buru-buru” jelas rae In

“aduuuh.. pintar banget sih cari alasan” sambung Siwon tiba-tiba sambil menatap Rae In serius

“kenapa? Memang itu benar” jelas Rae In kembali

“bilang saja kau senang” kata Siwon lantas memberi isyarat dengan tatapan matanya yang menuju ke tangannya

“MWOO??” Rae In pun melihat ke bawah dan seketika ia pun langsung melepas tangan Siwon dengan kasar

“CHOI SIWON itu orangnya memnag percaya diri sekali yah?” tanya Rae In kemudian

“hmmm? Kadang iya, kadang tidak!! Tergantung keadaanlah” jelas siwon

“lalu menurutmu apakah keadaan yang tadi sangat mendukung rasa percaya dirimu” sambung Rae In

“boleh aku tanya berapa umurmu skerang?” tanya Siwon

“ihhh!! Orang tanya apa dia balik tanya?” ketus Rae In “memangnya mau banget tau yah?” kata Rae In sengit

“kalau tidak mau kasih tahu yasudah lagi pula aku hanya mau bertanya saja” kata Siwon dengan aktingnya yang cemberut

“ehhhh, jangan cemberut gitu!! Aku minta maaf aku sudah kasar” kata Rae In menyesal

“waaaaaah? Segitu bagusnya aktingku barusan harusnya aku ikut syuting Dream High 2, karena menurutku wajahku lebih mendukung ketimbang Jinwoon 2AM” jelas Siwon dalam hati

“hyaaaa!! Kenapa kau tersenyum-senyum begitu?” bentak Rae In

“jangan-jangan kau sedang mengerjaiku yah?” sambung Rae In  kembali

“tidak kok!! Aku hanya sedang teringat suatu film yang membuatku seperti ini” jelas Siwon asal

“aduuuuuh!! Pintar banget sih cari-cari alasan?” ketus Rae In dengan tatapan sinis

“kau ini selain cerewet, pintar juga yah ngambil kata-kata orang lain” balas Siwon kesal

“memangnya kalau iya kenapa?” kata Rae In sengit

“sekarang aku mau tahu kau ini sudah umur berapa? Masih remaja atau sudah tua? Masih perawan atau sudah janda?” tanya Siwon dengan tampang penasaran

“memang hari ini semua orang ngajak ribut yah!! Tadi teman-temanku, sekarang kau!! Nanti siapa lagi? Semuanya aja protes, kenapa tidak demo aja sekalian disini” runtuk Rae In dengan kesal sehingga membuat Rae In pergi menuju bangku disebelahnya dengan wajah yang kesal

“aduh suasana jadi tidak enak nih” kata Siwon sambil mencoba menghampiri yeoja yang telah menyeretnya kesini

“sedih sekali sih hidupku, hiks hiks” kata Rae In sambil menutupi wajahnya yang sedang menangis

“yah yah yah!! Dia menangis lagi” kata Siwon panik “bagaimana ini? Harusnya tadi aku tidak memperburuk keadsaan” tanya Siwon bingung, Siwon pun mencoba meneangkan suasana yeoja disampingnya dengan menepuk-nepuk punggungnya pelan-pelan

“jangan bersedih yah!! Aku yang salah, aku minta maaf sudah melukai perasaanmu” jelas Siwon dengan senyuman manisnya, Siwon pun hanya bisa berkata seperti itu karena yeoja disampinya terlihat sangat sedih

“hiks hiks hisk” namun Rae In tetap menangis entah mengapa rasanya air mata Rae In tidak berhenti bercucuran

“ayolah tersenyum, jangan menangis kembali! Aku kan sudah minta maaf” Siwon pun hanya pasrah sekaligus merasa bersalah ia merasa seperti orang bodoh dan dibuat salah tingkah. Kini ia pun hanya bisa diam dan tidak tahu apa lagi yang harus dilakukannya demi menenangkan wanita disampingnya.

“apa yang salah padaku! Aku merasa tidak ada yang berpihak kepadaku, aku tahu kata-kataku kasar, tapi aku tidak pernah bermaksud seperti itu” kata Rae In sambil terus menangis, dan Siwon hanya bisa menatapnya sedih.

“hiks… hikss!! Apakah sikapku ini salah? Wae ireoke nae mameul apeuge hanayo?”

“mianhae jeongmal mianhae bukan maksudku membuatmu sakit”

“eoteokhe? Apa yang harus aku lakukan? Kenapa seperti ini?” Siwon pun memeluk Rae In secara tiba-tiba

“jeongmal mianhae, aku memang salah! Kau tidak perlu melakukan apapun, sikapmu itu wajar sekarang kau hanya perlu diam dan tenanglah” kata Siwon sambil terus memeluk Rae In untuk menenangkannya

“dag dig dug dag dig dug” suara jantung Rae In pun bergema keras

“haaaah” Rae In pun mendorong Siwon karena terkejut, namun Rae In tidak sadar sudah mendorongnya terlalu keras sehingga membuat Siwon terpental kebawah

“hya!! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau mendorongku?” pekik Siwon sambil membenarkan posisinya dan mencoba duduk disamping yeoja itu kembali

“eotteokhe? Jantungku tidak berhenti berdebar keras!” runtuk Rae In dalam hati, sementara itu Siwon pun sudah berdiri dan mencoba duduk namun tiba-tiba Rae In pun berteriak

“ANDWAE!!” pekiknya tiba-tiba

“wae?” tanya Siwon bingung, ia pun mencoba mendekat

“ANDWAE” pekik Rae in kembali “ANDWAE aku bilang ANDWAE, ANDWAE”

“hyaa!! Gwenchana??”

“aku harus pergi! Saat ini temanku dalam keadaan sekarat jadi aku harus cepat memberikan ini. Sampai jumpa!” jelas Rae In, kemudian ia pun pergi

“hyaaa, tunggu kau mau kemana?” tanya Siwon namun semua itu sudah terlambat Rae In pun sudah terlanjur menghilang

“cepat sekali dia itu menghilang” kata Siwon heran

“benda apa itu?” Siwon pun mendekati gelang berwarna putih

“HAN RAE IN, jadi nama yeoja itu”

Author POV end

***

Kim Il Sung POV

Kini jam menunjukkan pukul 13.30 KST dan aku masih berada di taman bersama namja yang namanya masih dirahasiakan

“wae?” tanyannya dengan tatapan bingung karena aku terus menatapnya

“semakin aku melihatmu semakin aku jadi mengenalmu” jawabku

“maksudmu itu apa?” tanyanya sekali lagi

“semakin aku melihatmu semakin aku mengenalmu, semakin aku mengenalmu aku semakin mencurigaimu” jelasku kepadanya

“mencurigakan bagaimana? Tanyanya lagi

“wajahmu itu” kataku sambil menujuk wajahnya

“wajahku”

“iya wajahmu itu”

“memangnya ada apa dengan wajahku”

“wajahmu mirip seorang yaitu” baru saja aku mau menjelaskan ia pun memotong pembicaraan

“stoop!! Jangan katakan mirip orang gila yang kau temui kemarin” bentaknya

“iya iya, tapi wajahmu itu terlihat” aku pun mencoba melanjutkan pembicaraan namun ia melakukannya lagi

“stop! Jangan bilang wajahku terlihat seperti alien” lanjutnya

“bukan itu, maksudku wajahmu itu sangat” aku pun kembali berbicara bermaksud menjelaskan lagi namun ia melakukannya kembali

“stop!! Aku bilang stop, ya stop!!” katanya mencoba meyakinkan

“hyaaaaaaaa!!” bentakku keras “STOP INI STOP ITU BEGINI STOP BEGITU STOP!! Aku belum selesai berbicara tidak bisakah kau berhenti berkata STOP!!” bentakku kembali

“memangnya kenapa dengan kata stop?” tanyanya bingung

“bisakah kau mencari kata-kata selain stop” perintahku

“BERHENTI!!” aku pun mengusap jidat tak percaya

“sudah berapa tahun kau sekolah”

“kira-kira 12 tahun lebihlah”

“kalau begitu kau tidak pernah TK yah”

“kenapa?”

“nenek-nenek mau kesandung juga tahu kata lain STOP itu BERHENTI” jelasku kesal

“berarti nenek-nenek itu memaksakan diri tahu ngga!!”

“maksudmu?”

“iya, sudah mau kesandung masih saja sempet mikir kata lain dari STOP kalau begitu sih jadinya ngga tepat”

“terus yang tepat itu bagaimana?”

“nenek-nenek jago bahasa inggri yang tahu kata lain dari STOP”

“ngga usah ngomong aja yah!”

“kenapa?”

“membuatku kesal bodoh” runtukku dalam hati

“haaaaaaaah, eoteokhe?” teriakku karena teringat sesuatu

“ada apa?”

“aku harus kembali”

“lalu kau besok akan kemari lagi kan?” tanyanya mencoba meyakinkan

“entahlah mungkin ya, tapi mungkin juga ngga”

“kau jangan membuatku PHP begitu”

“memangnya aku ini kekasihmu apa?”

“setidaknya kau jangan membuatku seperti ini”

“memangnya apa yang membuatmu ingin bersamamu”

“temanilah aku selama di Rumah Sakit ini, aku sangat bosan semenjak datang kesini aku tidak punya pekerjaan yang harus aku kerjakan”

“makannya cari saja hobi baru”

“ya nonton video bersamamulah hobi baruku”

“terserah”

“jadi bagaimana?”

“tunggu saja aku pada sore hari aku akan berusaha menyempatkan diri datang kemari”

“ok bos”

Kim Il Sung POV end

 

Bae Rin Mi POV

“menyebalkan sekali” runtukku sedari tadi

“kenapa semua kesialan terjadi kepadaku?” tanyaku kesal

“jangan-jangan yang dikatakan Rae In itu benar lagi” pikirku tiba-tiba, aku pun langsung berkaca “wajahku ini terlihat sehat dan cantik” kataku sambil tersenyum

“masa orang secantik aku ditakdirkan untuk sakit? Dasar Rae In ini bisa-bisanya dia bilang seperti itu” pikirku dengan penuh kerja keras namun sesuatu pun muncul kembali dipikiranku

“kakiku sakit karena namja tidak tahu diri itu, mana orangnya seram banget lagi udah gitu ganteng-ganteng tapi GAY, ih memalukan negara banget! Gaya udah keren sukanya sama CHO KYUHYUN, cih bikin merinding aja! Kalau aku suka sama KYUHYUN wajar aja, tapi dia? Ih bikin moodku hilang aja “ kataku panjang lebar sambil berkaca

“tunggu dulu mikirin yang kaya gitu aja udah bikin moodku hilang bagaimana kalau aku benar-benar melihat dia kaya gitu! Kira-kira dia udah mulai suka sama cowok sejak kapan yah?” tanyaku, aku pun mulai khawatir dengan laki-laki itu dan tiba-tiba semua pikiran muncul dibenakku

“bagaimana kalau dia benar-benar jatuh cinta dengan CHO KYUHYUN?”

“bagaimana kalau dia berbuat nekat?”

“sebenarnya apa yang ada dipikirannya?”

“sungguh sial harusnya kemarin aku menahannya dirumahku, dan harusnya aku meluruskan otaknya yang bengkok” tanyaku dengan hati gelisah

“haaaaaaaaishhh, lebih baik aku keluar saja rasanya aku mau muntah memikirkannya ditambah lagi melihat wajahku sendiri” putusku

Bae Rin Mi POV end

***

Cho Kyuhyun POV

“haish jinja!” runtukku kesal

“MWO? Berita macam apa ini!” teriakku dengan kerasnya

“haish jinja haish jinja hyaaaaaaaaaaa!!” bentakku sambil memukul meja dengan keras

“HYAA!! Kyuhyun kau ini apa-apaan sih!” sambung Leeteuk hyung mencoba menegurku, aku pun diam dan hanya menoleh dengan tatapan penuh amarah

“ahhhh a-aku mengerti kok! Silahkan kau lanjutkan” katanya dengan tergagap-gagap

“Kyuhyun apa kau baik-baik saja” tanya Sungmin hyung kepadaku

“menurut hyung?” jawabku sinis sebab terlalu malas saat ini untukku berbicara lembut

“jangan begitu, ceritakan kepada kami” sambung Yesung hyung

“aku sedang tidak dalam mood yang baik untuk menceritakan apa yang terjadi” jawabku dengan sinis kembali

“kau ini diperhatikan salah tidak diperhatikan juga salah”

“sudahlah Leeteuk hyung lebih baik biarkan dia sendiri saja dulu”

“tapi Sungmin aku hanya ingin mencoba menenangkannya”

“tidak perlu” sambungku tiba-tiba berusaha memotong pembicaraan

“aku mau sendiri” lanjutku, aku pun langsung pergi keluar untuk mencari udara segar terlalu sesak untukku saat ini melanjutkan membaca berita yang telah beredar

“haishh, menyebalkan sekali memikirkan apa yang terjadi” pekiku didepan pintu

“haishh, menyebalkan sekali memikirkan apa yang terjadi” gerutu sebuah suara yang sepertinya tidak asing untukku

“haish, sungguh menyebalkan sekali” gerutunya sekali lagi membuatku menoleh ke asal suara itu

“hyaa, kursi roda babo tidak bisakah kau membawaku jalan-jalan! Kau ini sungguh manja kenapa harus aku yang membawamu jalan-jalan sih” runtuknya kepada kursi rodanya membuatku geli melihat tingkahnya

“BABO” kataku dengan nada pelan “pagi-pagi begini sudah ribut” desahku

“aduh, malang sekali nasibklu ini tidak bisakah aku beruntung sekali saja” katanya kesal, aku yang merasa tidak asik dengan yeoja itu pun terus mengikuti dari belakang secara perlahan-lahan

“kenapa disaat seperti ini mereka harus pergi sih, sungguh kejam sekali teman-temanku” runtuknya sekali lagi

“geu Yeoja?” aku terus bertanya-tanya dalam hati tentang yeoja itu

“coba ada seorang malaikat yang datang untuk menemaniku” pintanya membuatku tambah bertanya-tanya tentangnya

“sepertinya aku pernah bertemu dengannya tapi dimananya?” tanyaku bingung aku pun berusaha mengingatnya kembali

“menyebalkan! Harusnya kemarin aku bukan hanya menahan dan meluruskan otaknya yang bengkok karena CHO KYUHYUN tapi harusnya aku minta pertanggung jawaban akan kakiku ini” teriaku kesal seketika aku pun langsung ingat akannya, aku pun kemudian mempercepat langkahku dan berhenti tepat didepannya

“nuguseyo?”

Kyuhyun POV end

***

Author POV

Seorang yeoja sedang duduk dikursi roda terlihat begitu kesal

“menyebalkan sekali” runtuknya, ia pun menggerakkan kursi rodanya meninggalkan kamar tempat ia dirawat

“coba disaat seperti ini datang seorang malaikat yang baik hati yang bisa membantukku” pintanya dengan penuh harapan

“menyebalkan! Harusnya aku bukan hanya menahan dan meluruskan otaknya yang bengok karena CHO KYUHYUN tapi harusnya aku minta pertanggung jawaban akan kakiku ini” teriaknya kesal, yeoja itu pun hanya bisa mengaduh karena keadaanya, kini yeoja itu pun terdiam bingung ia melihat dari bawah hingga keatas

“siapa sih orang ini?” tanyanya dalam hati

“dilihat dari penampilannya yang rapi sepertinya ia bukan orang sembarangan” pekiknya setelah meneliti pria di hadapannya

“nuguseyo?” tanya yeoja itu namun pria dihadapannya hanya menatap diam

“hya! Nuguya?” tanya yeoja itu kembali namun prria itu tetap diam dan terus menatap yeoja dihadapannya

“huft” yeoja itu pun menghembuskan napas geram

“HYAAA!!” teriak yeoja itu dengan keras

“aku bertanya kau ini siapa? Kenapa kau menghalangi jalanku? Lalu kau ini punya kelainan pada telinga atau mulutmu sih?” bentaknya kepada pria di hadapannya sehingga membuat pria itu meresponnya dengan mendekati wajah yeoja itu

“MWO? Kenapa kau melihatku begitu?” tanyanya kembali

Apa mungkin kau juga punya kelainan pada matamu?” tambahnya lagi, namun namja itu semakin mendekatkan wajahnya ke yeoja itu, namja itu pun tersenyum

“tidak salah lagi” katanya

“apa? Apanya yang tidak salah”

Author POV end

fanfiction

Mystery Part 5


Title: Mystery (part 5)

Genre: Romance, Funny

Rate: All Age

Lenght: Series

Cast:  Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Lee Sungmin a.k.a Sungmin

Lee Donghae a.k.a Donghae

Park Jungsoo a.k.a Leeteuk

Bae Rin Mi a.k.a Rin Mi

Han Rae In a.k.a Rae In

Kim Il Sung a.k.a Il Sung

Kim Jae Min a.k.a Jae Min

Park Hae Soo a.k.a Hae Soo

Supporting Cast: All of Super Junior members

oh yah mian lama ngepostnya , maklum sibuk 😀 yaudah dari pada penasaran mending baca aja deh 🙂

Keesekokaan harinya dikamar Rin Mi, Il Sung dan kawan-kawan tengah sibuk dengan tugas masing-masing seperti misalnya Rin Mi dan Jae Min yang sedang berkomplotan dalam membasmi HAN RAE IN, juga Rae In yang sedang menancapokan tatapan horornya untuk melawan Rin Mi dan Jae Min sementara itu Hae Soo pun masih sibuk mengotak atik Hpnya sejak tadi malam, dan Il Sung pun hanya bisa menatap kelakuan teman-temanya

“AIGO coba kalian lihat kebodohan diri kalian itu” kata Il Sung

“aduh Il Sung aku dan Rin Mi sedang mencoba membasmi Rae In sebaiknya kau ikut denganku” kata Jae Min

“heeh enak saja kau berkata memangnya aku ini serangga apa pakai segala dibasmi” ketus Rae In

“MEMANG!! Kau ini kan bagaikan serangga yang mengangu hidup orang lain” balas Rin Mi

“heeh kau mengulanginya lagi kan, akan kubalas kau Rin Mi” pekik Rae In

“para permisa sebentar lagi kita akan melihat pertandingan antara Rae In dengan Rin Mi” kata Jae Min

“baiklah aku mendukungmu Rin Mi” kata Il Sung

“bagus kalau begitu aku juga mendukungmu Rin Mi” sambung Jae Min

“IL SUNG kau berani membantu Rin Mi!!! Pokoknya kau tidak boleh membantunya kau harus membantuku” pekik Rae In

“heeeh, itu namanya pemaksaan pokoknya leader tidak boleh membantumu titik” bentak Rin Mi

“benar leader kita Il Sung lebih memilih Rin Mi itu berarti dia hanya boleh memilih Rin Mi dan tidak boleh berpaling dari Rin Mi karena Il Sung hanya mau mendukung RinMi” kata Jae Min

“SAMA SAJA!! Itu namanya pemaksaan kalian sungguh jahat kepadaku ini tidak adil” pekik Rae In

“biarkan saja kau juga sama memaksa orang” kata Rin Mi

“aduh sungguh janbgan memperebutkan diriku nanti aku bisa mati bahagia saking senangnya” kata Il Sung

“BERHARAP SEKALI KAU IL SUNG” serentak semua teriak kecuali Hae Soo

“ahhh, kalian ini membuatku jadi bingung kan? Sudah ah aku tidak jadi ikut mendukung” sesal Il Sung “hyaa!! Hae Soo dari semalam kau tidak berhenti-henti mengotak atik Hpmu kau ini sebenarnya sedang apa sih?” tanya Il Sung

“iya, memang ada apa saja di Hpmu sampai-sampai tidak mau berhenti menatap Hpmu” tanya Jae Min bingung

“ada kue, ada roti, ada strawberry, ada jeruk, apel, pisang dan masih banyak lainnya” jawab Rin Mi yang kini sedang menyebutkan macam-macam makanan yang berada di meja sampingnya

“hyaaa Rin Mi kami tidak bertaya padamu” sambung Rae In

“iya nih kadang-kadang nih anak agak rada-rada” lanjut Jae Min

“haah rada? Rada bukannya yang buat masak yah?” tanya Rin Mi

“ITU LADA” serentak semua teriak

“atau jangan-jangan kau menyimpan video anak dibawah umur lagi” sambung Rae In

“hah video di bawah umur?? Memangnya video apa itu?” tanya Rin Mi

“video apalagi kalau bukan video adiknya Hae Soo” jawab Rae In

“dasar bodoh!!” ketus Il Sung

“wae??” tanya Rae In

“HAE SOO MANA PUNYA ADIK” teriak Il Sung

“oh iya aku lupa” lanjut Rae In

“ahhh sudah lupakan tentang Rae In!! Ayo Hae Soo katakan kepada kami kenapa kau terus menatap Hpmu? Kemarin ada kejadian apa? Tidak baisanya kau terus mengotak atik Hpmu?” tanya Rin Mi

“sebenarnya kemarin aku bertemu dengan Donghae SuJu” jawab Hae Soo, semua terdiam

“ANEH?? Kenapa aku tidak terkejut yah!!” kata Rae In

“iya aku juga berpikir seperti itu” sambung Il Sung

“hhaha, aku juga sama” lanjut Jae Min

“ya ampun Hae Soo? Apakah segitu inginya kau melihat SS4 sampai menghayal kau bertemu Donghae” tanya Rin Mi

“aduh kalian ini, aku tidak menghayal tapi ini nyata” pekik Hae Soo

“tapi menurutku ini aneh bukan nyata” sambung Jae min

“ya sudah kalau tidak percaya!! Aku ini tidak berbohong kau bisa memeriksa semua pesanku” pinta Hae Soo, semua kembali terdiam didetik pertama namun kemudian didetik ke 10 semua serentak berkata “MALDO ANDWAE”

“sungguh aku tidak bohong untuk apa pula aku bohong” jelas Hae Soo

“iya aku tahu tapi Hae Soo kau harus ingat kepada orang tuamu, kan kasihan mereka kalau tahu anaknya sudah mulai gila” jelas Rae In

“ya ampun sudah aku bilang berapa kali kalau aku itu sungguh bertemu dengan Donghae SuJu” jelas Hae Soo kembali

“makanya aku bilang kau jangan terlalu menghayal sekarang lihat apa yang terjadi padamu hae Soo” kata rin Mi

“apanya yang susah sih dari penjelasanku tadi?” tanya Hae Soo

“kalau aku bilang kata-katanya TIDAK masuk akal bisa dibilang susah NGGA??” tanya il Sung

“kalau aku jawab kalian orang susah nyambung ngga?” tanya Hae Soo

“TIDAK!!! Habisnya yang ngomong aja susah” jawab Rae In

“terus kapan TIDAK jadi susahnya?” tanya Hae Soo

“TIDAK AKAN PERNAH” serentak semua menjawab

“ya sudah tidak usah percaya juga tidak apa-apa lagian yang terpenting aku sudah berkata jujur pada kalain” balas Hae Soo

“sudahlah lupakan semua ini!! Aku lelah hari ini dan kemarin membuatku lelah, tenagaku juga sudah habis dipakai untuk memarahi kalian tadi malam jadi aku mau pergi keluar saja mencari udara segar” kata Il Sung

“ehhhh aku ikut dengan Il Sung, aku juga sama lelahnya berada dekat Rin Mi” sambung Rae In

“heeeh kalau begitu kalian tebus obat untuk Rin Mi yah” lanjut Jae Min

“eeeh Jae Min kalau Rae In yang menebus obatnya bisa-bisa nanti obatnya dimasukkan racun sama dia” kata Rin Mi panik

“tuh kan!! Aku juga tidak mau menebus obat kalau oranya tidak percaya sama aku” balas Rae In

“ihh, udah biarin aja Rin Mi mumpung dia lagi mau keluar” kata Jae Min

“ya sudah terserah tapi kalau nanti aku kenapa-napa kau yang harus bertanggung jawab” pinta Rin Mi

“iya iya!!” kata Jae Min “tuh Rae In orangnya sudah percaya kok” sambung Jae Min

“yasudah mana resepnya?” tanya Rae In sambil meminta dengan tangan kanannya

“ini” kata Jae Min sambil memberikan sebuah kertas

“yasudah kalau gitu Good Bye” kata Il Sung

Author POV end

***

Il Sung POV

“dsssssss” desiran angin yang sejuk membuatku merasa tenang setelah kejadian kemarin malam aku pun harus memikirkan lagi waktu yang tepat untuk mengerjakan tugas miniatur rumah “huuuft” aku menghela nafas sejenak

“dua bulan lagi?? Apakah aku snaggup mengerjakan miniatur perumahan itu dalam waktu singkat ditambah lagi Rin Mi yang sedang terluka” kataku lelah

“walaupun ini bukan tugas Rin Mi dan Hae Soo rasanya tetap saja tanpa mereka berdua itu akan amt mustahil” jelasku

“apa boleh buat lebih baik sekarang aku bersantai!!” kataku

“bersantai jau lebih enak sambil menonton video dilaptopku” kataku senang, akhirnya akupun mengeluarkan laptopku dan mulai menonton video

“hmm, nonton apa yah?” tanyaku bingung “reality show? Hmm?” aku pun melihat semua video yang ku simpan dilaptopku “aahhh!” teriakku dengan keras “eoteokhe?” yang tersisa hanya reality show SuJu semua” pekikku dengan keras

“aneh? Dimana-mana sekarang semua orang jadi demam SuJu?” tanyakku bingung

“tidak di KOREA tidak dinegara lain, dari dulu sampai sekarang demam SuJu mereka tidak pernah turun-turun” lanjutku “kalau begitu kapan mau sembuhnya?” pekiku dengan keras
“ya sudahlah dari pada aku pusing lebih baik dari sekarang aku memutuskan untuk jadi ELF sejati, jadi aku harus belajar melewati reality show mereka semua dari awal sampai akhir mudah-mudahan setelah ini aku tidak menjadi gila” begitulah keputusanku dan akhirnya tanpa basa basi aku langsung menonton semua reality show SuJu yang ku simpan di laptop

Kim Il Sung POV end

***

Author POV

“hahahhahahha” tawa Il Sung pun meledak

“perutku keram hahahhaha” kata Il Sung sambil tertawa

“eoteokhe? Hahha” tanya Il Sung sambil tertawa, Il Sung tidak sadar kalau di belakannya ada Yesung yang sedang mencoba tidur di bangku taman

“AIGO!! Samapi kapan reality show ini berakhir? Hahah” tanya Il Sung yang masih tertawa keras

“aduh barisik sekali!!” gerutu Yesung, namun Il Sung tidak sadar dengan suara yesung

“ya ampun!! sungguh BABO sekali mereka, hahahaha” kata Il Sung

“aduh!! sungguh menjengkelkan” pekik Yesung dan akhirnya ia terbangun karena tidak tahan lagi

“HYAAA, nona bisakah kau tertawa “bentak Yesung, namun Il Sung tidak terpengaruh ia pun tetaptertawa dan tidak mendengarkan laki-laki yang tengah membentaknya

“ya ampunn??? wanita ini sebenarnya nonton apa sih sampai-sampai tidak mendengarkan aku berteriak” tanya Yesung “padahal aku pindah ke taman ini untuk bisa tidur dengan tenang, eh malah terganggu tidak disini tidak di kamar Sungmin semuanya sama-sama heboh, aku jadi rindu kamarku yang nyaman” sesal Yesung

“HAHHAHAAH” tawa Il Sung makin meledak sejadi-jadinya “tolong aku!! Hahah, tolong hentikan” pinta Il Sung membuat Yesung pun penasaran dan ingin mencoba mencari tahu sebenarnya apa yang membuat wanita yang sudah membangunkannya tidak berhenti tertawa, karena Yesung pun tidak tahan ia pun langsung menghampiri yeoja yang berada di bangku belakangnya

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, perutku tambah keram ,pipiku jadi sakit, aku bertambah gila, tawaku semakin keras, HAHAHAHA,  apa lagi ya? ”tanya Il Sung sambil tertawa

“wajahu jadi merah dan kau juga semakin aneh” batas Yesung sehingga berhasil menghentikan tawa Il Sung

“MWO?” teriak Il Sung sehingga membuat Yesung tersentak kaget

“waah! Hebatnya dirimu, aku bisa sadar hanya dengan kata-kata aneh” kata Yesung

“siapa kau? Datang-datang mengatai orang yang sedang asik tertawa” pekik Il Sung dengan sinis

“ya ampun nona, tawamu itu mengundang banyak orang coba kau lihat sekelilingmu!!” jelas Yesung

“memangnya kenapa? Tidak suka? Kau terus mau apa?” bentak Il Sung keras

“aku? Aku sih maunya kau berhenti tertawa dan pindah ke tempat lain” balas Yesung sengit, Il Sung yang merasa bukan saatnya yang tepat untuk menonton video pun mencoba menghentikan dan menutup laptopnya

“dengar yah? Ini itu taman jadi siapapun bebas untuk berada disini” tegas Il Sung

“kau ini sudah menganggu ketenangan orang lain jadi untuk apa kau berada disini?” pekik Yesung

“heeeeeeh, seenaknya kau berkata!! Kau juga sama saja menganggu kesenangan orang lain saja” balas Il Sung

“heeh, ngga usah pakai nyolot bisa ngga!!” bentak Yesung

“kalau aku jawab TIDAK mau diapain” tanya Il Sung

“kalau aku ambil lakban buat mulutmu bisa berhenti nyolotnya tidak?” tegas Yesung

“TIDAK JUGA!! Habisnya yang ngomong juga bikin kesal orang saja” balas Il Sung

“eeh!! Kau ini sungguh membuatku kesal!!” kesal Yesung

“kau juga sama!!” balas Il Sung

“BABO!!” kata Yesung

“aneh” balas Il Sung

“micheoseo” balas Yesung kembali

“neo!!” teriak Il Sung

“neo!!” balas Yesung

“husssssst” tiba-tiba semua orang menegur Yesung dan Il Sung

“diamlah disini itu rumah sakit”

“iya, kalau mau bertengkar jangan disini”

“sudah tahu rumah sakit pakai segala berisik”

“kau sih” kata Yesung

“ihh kau juga sih ngajak ribut orang” balas Il Sung

“mangkanya berhenti bikin orang kesal” pekik Yesung

“hussssssst, diamlah disini rumah sakit tahu” tegas Il Sung

“oh iya, iya aku akan diam” kata Yesung

“maksudku tidak usah terlalu diam juga!! Tapi cukup tenang” tegas Il Sung kembali

“tapi kalau mau tenang harus diam kalau ngga bukan tenang namanya” jelas Yesung

“tapi tenang sama diam itu berbeda”

“aduuh!! Bilang aja iya biar cepat selesai” pekik Yesung

“tidak bisa begitu!! Semua ini mesti dilurusin dulu biar tidak salah paham!!”

“kenapa kau berbicara seperti ingin menjelaskan semua kesalahpahaman kepada kekasihmu?” tanya Yesung

“haaaah? Masa sih?” tanya Il Sung balik

“pikirin aja sendiri?” jawab Yesung “ngomong-ngomong aku boleh bertanya tidak?” pinta Yesung

“hmmmm? Tanya apa?”

“kenapa dari tadi kau tertawa? Memangnya kau sedang apa?”

“nonton video”

“singkat sekali jawabannya?” tanya Yesung

“memangnya kau ingin aku menjawab sepanjang apa?” tanya Il Sung balik

“minimal sepanjang tembok China lah” jawab Yesung

“HAHHAHAHHA, kau ini sedang bercanda yah?”

“bercanda apanya?” tanya Yesung bingung

“sudahlah lupakan kata-kataku tadi?” kata Il Sung “bagaimana kalau sekarang kita nonton video bersama, yah itupun kalau kau mau?” bujuk Il Sung

“yasudah deh daripada aku diam tidak ada kerjaan” angguk Yesung tanda setuju

“yasudah tunggu sebentar ya” kata Il Sung sambil membuka laptopnya, sambil mencari video yang ingin iya cari ia pun mendekatkan laptopnya kepada Yesung

“oh iya aku lupa” pekik Il Sung

“wae?” tanya Yesung, Il Sung oun hanya diam dan memberikan laptopnya kepada Yesung “peganglah sebentar”

“ada apa?” tanya Yesung bingung namun Il Sung diam ia pun mengaduk-aduk tasnya untuk mencari sesuatu

“ini dia” celetuk Il Sung sambil mengeluarkan makanan atau bisa dibilang cemilan tepatnya

“ya ampun, aku ingin pergi piknik ya?” kata Yesung

“memangnya aku mau piknik, sekarang aku kan lagi di Jinan dan suasananya mendukung sekali untuk piknik bersama kaya di drama 49 Days tapi gara-gara salah satu temanku yang ceroboh pikniknya jadi dirumah sakit deh!! Padahal aku sudah senang sekali memikirkan piknik ditengah taman yang dipenuhi rumput hijau ditemani dengan orang yang kucintai tapi masalahnya ada banyak” jelas Il Sung

“oh begitu memangnya apa yang menjadi permasalahannya?” tanya Yesung

“yang pertama aku tidak bisa memutuskan makanan apa saja yang cocok untuk piknik, yang kedua aku juga bingung memilih hari yang tepat untuk memualai ritual pikniknya, yang ketiga aku juga tidak bisa memutuskan pakaian apa yang harus aku pakai untuk acara pikniknya, yang keempat yaitu sampai sekarang aku tidak bisa menemukan MC untuk acara pembukaan pikniknya” jelas Il Sung kembali membuat Yesung pun menepuk jidatnay mendengar kata-kata terakhir wanita disampinya

“hmmm? Hmmm? Memangnay sejak kapan di acara piknik ada Mcnya?” tanya Yesung iseng

“ya ampun?? Kau ini jadl banget sih!!” pekik Il Sung “sekarang itu jaman sudah semakin maju seiring berjalannya waktu!! Ya ngga ada yang mustahil dong acara piknik ada Mcnya!! Emang Cuma reality show aja yang bisa ada Mcnya” jelas Il Sung sehingga membuat Yesung menjadi melamun memikirkan kata-kata Yeoja yang ada disampingnya

“masa sih bisa begitu? Aku sih memang aneh tapi seaneh-anehnya aku, aku juga masih normal dan tahu kalau acara piknik tidak mungkin ada Mcnya!! Terus gimana mau ada Mcnya orang yang piknik Cuma dia seorang aja ya mungkin bersama pacarnya” pikir Yesung dalam hati

“heey kau kenapa melamun?” tanya Il Sung sambil menggerakkan tangan kananya ke kanan dan ke kiri

“ohhh! Aku tidak melamun” jawab Yesung “hanya saja aku bingung” tambah Yesung

“ya sudah lupakan saja. Ini makan kue saja dulu” suruh Il Sung sambil memberikan kue kepada Yesung

“tidak apa-apa aku makan kue?” tanya Yesung

“tidak apa-apa kok, aku tidak pernah meracuni orang lewat kue” kata Il Dung dengan seulas senyuman “hanya saja aku pernah bikin kue buat temanku dan setelah itu dia jadi koma dirumah sakit” tambah Il Sung

“hah? Yang benar apa mungkin karena kue buatanmu mengandung semacam bahan kimia yang disebut racun?” tanya Yesung

“bukan itu” balas Il Sung

“ahhhh, pasti gara-gara tidak enak!! Mangkanya saking tidak enaknya temanmu jadi pingsan dan koma dirumah sakit dan tidak mau bangun soalnya takut nyicipin kuemu lagi kan?” tanya Yesung

“enak aja kalau ngomong, temanku koma bukan karena kueku mengangdung racun sama tidak enak” bantah Il Sung

“terus kalau gitu kenapa bisa koma? Padahal menurutku racun didalam kue berpadu langsung dengan rasa kuemu yang mengerikan dan akhirnya jadilah kue kutukan pembawa malapetaka” jelas Yesung

“heeeeeeh seenaknya kau berbicara!! Dengar yah kue itu rasanya sudah enak dan aku juga tidak pernah meracuni temanku lagi pula untuk apa aku membuat kue kutukan pembawa malapetaka kaya tidak ada kerjaan lain saja” bentak Il Sung

“lah terus kalau bukan begitu apa lagi” kata Yesung

“dia koma karena dia lupa operasi begitu” jelas Il Sung dan sekali lagi membuat Yesung menepuk jidatnya

“memangnya ada orang lupa operasi?” tanya Yesung

“ihh mangkanya jangan nonton film drama mulu!! Cari dong berita-berita penting!! Kaya guruku yang namanya pak fauzi” pekik Il Sung

“memangnya temanmu masuki berita apa?” tanya Yesung

“bagaimana sih? Kan tadi aku sudah bilang temanku itu masuk rumah sakit karena masuk angin bukan masuk berita” tegas Il Sung

“yasudah ah! Sini kuenya aku juga lapar” kata Yesung sambil mengambil kuenya “kalau nanti aku koma, bilang sama entertainment kalau aku tidak masuk angin dan lupa operasi tapi karena tidak tahan sama kamu” tegas Yesung sambil mencoba memakan kue yang diberikan yeoja disampingnya

“nah gitu dong”

“terus apa lagi masalah piknikmu? Sampai berapa banyak masalah” tanya Yesung kembali

“oh iya!! Aku lupa!!” pekik Il Sung “yang terakhir ini adalah pokok masalah dari semua cabang masalah yang terus bertumbuh dan masalah ini benar-benar masalah penting” kata Il Sung dengan serius sehingga membuat Yesung ragu untuk makan kue dengan lahapnya

“masa? Apa masalah yang penting itu?” tanya yesung

“yaitu sampai saat ini pula aku tidak tahu mau piknik dengan siapa karena aku juga tidak punya kekasih” jelas Il Sung “yang ada juga Cuma patung replika Seungho MBLAQ dan aku masa disuruh teman-temanku untuk piknik dengan patung itu kan itu masalah besar bagiku!! Bagaimana jadinya aku ditaman nanti kalau semua itu terjadi!! Yang ada aku disangka orang gila lagi” tambah Il Sung dan dari penjelasan Il Sung tadi Yesung pun menjadi tersendak dengan benar-benar merasa menyesal sudah menanggapi semua ini secara seriosa eh ralat tapi secara serius

“ngomong-ngomong kapan kita nonton videonya?” tanya Yesung berusaha untuk mengalihkan topik pembicaraan yang sepertinya tidak penting

“maunya kapan?” tanya Il Sung balik

“kalau bisa sekarang selagi makanan yang kau berikan masih utuh ditempat” tegas Yesung

“yasudah kalau begitu mana laptopnya?” pinta Il Sung

“ini” kata Yesung sambil memberikan laptop kepada sang pemilik

“changkaman!! Aku mau mencarinya jadi sabar yah” kata Il Sung sambil mengotak atik laptopnya

“ehhh! Tunggu” pekik Yesung

“wae?” tanya Il Sung

“bolehkah aku melihat folder fotomu itu yang berada diujung kiri, aku mau tahu” kata Yesung sambil menunjuk ke laptop

“oh tentu boleh tapi jangan terkesan dengan kecantikanku ya?”

“MWO??” teriak Yesung

“tidak kok!! Oh iya sebentar aku akan membukanya” kata Il Sung sambil membuka folder yang berisi foto-foto kumpulan dirinya bersama teman-temannya

“banyak sekali fotomu dan juga teman-temanmu” celetuk Yesung

“memang!! Kau tidak tahu kan seluruh teman-temanku memiliki kelainan yang bermacam-macam lihat saja dari banyaknya foto!! Tidak ada satupun temanku yang bergaya baik kebanyakan aneh semua” jelas Il Sung

“termaksud kau kan?” sambung Yesung

“kau bosan hidup yah? Atau kau ingin ribut lagi denganku?” tanya Il Sung dengan tatapan membunuh

“oh kalau begitu kau pasti yang paling normal kan? Sudahlah lupakan semua pertanyaanku aku ingin tahu siapa itu?” tanya Yesung kembali mencoba mengalihkan topik pembicaraan

“yang ini foto temanku Jae Min dan Rin Mi saat masih di SMP yang sedang iseng berfoto di kamar mandi” jelas Il Sung sambil menunjukkan laptopnya

“memangnya tidak ada tempat lain apa selain kamar mandi?” tanya Yesung

“yah biar lebih kreatif dikitlah, soalnya kalau berfoto backgroundnya tempat-tempat bagus kan sudah bikin bosen” jelas Il Sung secara asal

“lalu yang ini siapa?” tanya Yesung sambil menunjuk kembali ke laptop

“ini Rin Mi dan Rae In yang sedang berpose sedih di kebun” jelas Il Sung kembali

“kelihatannya suasananya sangat tidak mendukung” celetuk Yesung

“memang!!” ketus Il Sung

“lalu ini”

“ini Hae Soo dan Jae Min yang sedang berebutan poster Super Junior di pinggir sungai” jelas Il Sung

“wah kalau yang ini foto yang paling mengesankan!!” kata Yesung senang

“masa kalau kataku ini foto orang kerajinan, saking rajinnya rebutan poster di pinggir sungai mending sungainya jernih tapi yang ini udah keruh tingkat dewa” jelas Il Sung

“kata siapa? Orang sungainya masih kelihatan jernih” bela Yesung

“gimana kelihatan jernih, orang sungainya aja ketutupan poster” sambung Il Sung

“hehehhe maksudku kekurangan dari sungai itu bisa tertutupi oleh poster Super Junior yang orangnya tampan-tampan” jelas Yesung

“seleramu bagus!! Tapi sayang alasanmu tidak bagus” kritik Il Sung

“yasudah!! Terus mana foto-fotomu?” tanya Yesung

“ini yang sedang beramai-ramai di tangga sekolah” jelas Il Sung sambil menunjuk ke foto yang dituju “ini aku, ini Jae Min, lalu Rin Mi, terus Rae In dan ini Hae Soo” jelas il Sung

“ohhh!! Iya iya iya” kata Yesung mengerti, namun Il Sung pun terdiam sejenak ketika selesai memperkenalkan temannya

“hyaa!! Kau kenapa?” tanya Yesung, Il Sung pun mengubah posisi duduknya menghadap Yesung

“masa temanku Hae Soo berkata kalau dia kemarin bertemu Donghae Super Junior” jelas Il Sung

“hah yang benar?” tanya Yesung

“ya aku tidak tahu benar atau tidak, tpi aku tidak percaya sungguh tidak percaya masa dia bertemu dengan Donghae!! Memangnya Donghae itu betah apa sama Hae Soo” jawab Il Sung

“memangnya kenapa? Kau iri? Bukannya kau juga sudah bertemu dengan salah satu member Super Junior yang berbakat” tanya Yesung

“kata siapa aku sudah bertemu dengan member Super Junior yang berbakat? Ada juga aku sudah pernah bertemu dengan MBLAQ tapi didalam mimpi” jelas Il Sung

“terserah katamu saja lebih baik lanjutkan nonton video sajalah” pekik Yesung

“tapi aku masih tidak percaya dengan temanku yang satu itu. Jangan-jangan dia mulai gila lagi!” kata Il Sung panik

“seharusnya kau itu memberiksa temanmu itu bila memang dia bertemu Donghae SuJu pasti ada buktinya” tegas Yesung

“tadinya aku berpikir seperti itu, tapi aku tetap tidak percaya” jelas Il Sung

“kenapa? Siapa tahu temanmu itu benar-benar bertemu” sambung Yesung

“habisnya dari pada aku cemburu lebih baik pura-pura tidak percaya” jelas Il Sung

“dasar bodoh!! Jawaban macam apa itu!!” ketus Yesung “oh iya ngomong-ngomong siapa namamu?” tanya Yesung

“jonen KIM IL SUNG IMNIDA” jelasnya “neo??” tanya il Sung balik, Yesung pun hanya dia terbingung sebab percuma saja ia menjelaskan kepada yeoaj disampinya karena dari awal bertemu ia tahu pasti akan sulit menyakinkan yeoja yang berada disampingnya kalau dirinya adalah Yesung Super Junior

“hyaaaaaaaa, aku bertanya kepadamu!!” pekik Il Sung

“hmmmmmm?? Bagaimana kalau nanti saja aku beri tahu namaku setelah kita menjadi teman” kata Yesung mencoba meyakinkan, Il Sung pun menatap Yesung dari atas kebawah lalu keatas lagi

“ada apa??” tanya Yesung

“mencurigakan!!” ketus Il Sung

“kau meragukanku?”

“sejujurnya iya, lagi pula kau yakin sekali bisa menjadi temanku” jelas Il Sung

“bagaimana kalau setiap hari kita bertemu di taman ini kebetulan temanku sedang dirawat dirumah sakit” kata Yesung

“kenapa kau tidak langsung saja beri tahu siapa namamu?”

“jadi kau tidak mau berteman denganku?” sambung Yesung

“bukannya tidak mau tapi kau ini sungguh aneh, masa hanya demi nama saja aku harus menjadi temanmu! Sudah kaya selebritis saja yang identitasnya ketahuan” jelas Il Sung

“memang iya” celetuk Yesung tanpa sadar

“MWO??” teriak Il Sung terkejut “kau seorang artis?” tanya Il Sung

“ohh! Aniyo!!” jelasnya “sudahlah Il Sung lebih baik kita lanjut nonton video ya?” bujuk Yesung mencoba mengalihkan perhatian Il Sung, namun Il Sung pun tetap menatap heran namja disampingnya

“siapa bilang kau boleh memanggil namaku seenanknya? Dengar yah sudah 3x kau berusaha mengalihkan pembicaraan dari awal kita bertemu!! Dan yang ini sungguh mencurigakan, katakan poadaku kau berasal dari Entertainment mana? Apakah kau anggota BoyBand atau seorang aktor? Atau mungkin kau seorang penguntit?” tanya Il Sung panjang lebar

“kau ini!! Mana mungkin aku seorang aktor?” kata Yesung

“biar aku tebak kau berasal dari SM ENTERTAINMENT dan kau salah satu member Super Junior yang namanya? Namanya? Siapa yah namanya?”

“ya ampun nona itu tidak benar!! Aku ini hanya belum bisa memberi tahu siapa namaku karena alasan pekerjaan” sambung Yesung “padahal sebenarnya kau benar aku memang takut identitasku ketahuan, bisa-bisa kau mengancamku yang macam-macam lagi” kata Yesung dalam hati

“oh begitu, bilang dong dari kemarin!! Kan kau begitu aku jadi ngerti!”

“hehehhe iya iya!” kata Yesung setuju “kalau begitu lanjutkan nonton videonya” kata Yesung

“oh tentu, tapi ada satu masalah lagi” jelas Il Sung

“apa lagi kok banyak banget sih?” tanya Yesung

“sebenarnya tadi aku sedang nonton reality shownya Super Junior, kalau aku sih tidak masalah tapi kau bagaiman?” tanya Il Sung

“masalah banget” bentak Yesung

“kenapa?” tanya Il Sung

“soalnya bisa membunuhku” umpat Yesung dalam hati “ngga!! Ngga kenapa-napa kok. Yasudah tidak apa-apa nonton aja aku setuju kok” jelas Il Sung “tapi bisa tidak nonton video itu wajahku di sensor” pinta Yesung dalam hati

“ok!! Kalau begitu ayo kita mulai!!” kata Il Sung sambil menekan tombol play di video yang ingin dia tonton

“aku berharap  kau tidak menyadariku” kata Yesung dalam hati

Author POV end

fanfiction

My Precious part 1


Author       :  Han Rae In

Title          :   My Precious

Length      :   Oneshoot

Genre       :   Romance

Rating      :   PG 13+

Main Cast   :

  • Park Jiyeon
  • Park Sanghyun

Lanjutkan membaca “My Precious part 1”